
...****************...
Menjelang pagi hari, meysha bangun dan menyentuh sisi sampingnya. Kemudian gadis ini berdecak. “kebiasaan banget, ninggalin gue sekarang.” Ketus meysha mengusap wajahnya gusar.
“kenapa kamu pagi pagi udah merungut gitu?” tanya razu membuat meysha terkejut. Masalah semalam udah kelar bukan?” tanya razu seketika.
“ah, ku kira bang razu udah pergi lagi ninggalin aku pagi pagi.” Ujar meysha malu sendiri karena sudah souzon sama sang suami.
Razu pun mendekati gadis tersebut. “aku nggak pergi kemana mana kok, aku tadi habis bangun langsung masak. Kan sekarang hari libur.” Ujarnya mengusap rambut meysha.
“nanti kita pergi beli ponsel baru untuk kamu ya” ajak razu.
“benar?, bang razu yang beliin kan?” tanya meysha seketika langsung mengukir sebuah senyuman dibibirnya.
“iya sayang” sahut razu. “ya udah mandi dulu sana.” Suruhnya.
“okey”
….
Pov: mall
Mereka sudah berkeliling dimall tersebut. saat razu masuk betapa kegetnya meysha ketika semuanya menyambut razu. bahkan pengunjung tidak ada lagi yang tertarik dengan diskon 99% karena kedatangan pasangan muda ini.
“kenapa mereka menunduk kepada bang razu?” tanya meysha berbisik kepada razu.
“bila kamu masuk kekantor papa mu?, apakah karyawan sana tidak menunduk?” tany razu malah balik bertanya.
Meysha pun mengangguk mengerti. “wah, berarti mall ini punya orangtua” tebak meysha.
“bukan."
“lalu punya paman kamu?, kakek kamu? Nenek kamu?, dan semacam nya gitu?” tebak meysha tak menyerah begitu saja.
“bukan juga.” sahut razu.
“auk ah” meysha merajuk gemas. Sehingga membuat orang orang ikut gemas juga karena gadis ini kiyowo sekali. Mana kelihatan sangat bocil lagi.
“pilih aja semua yang ingin kamu mau, karena mall ini adalah milik aku.” Ujar razu membuat mesyha menganga.
Razu ternyata bukan anak orang kaya yang menjadi beban keluarga. Tapi dia adalah anak orang kaya yang mandiri dan mendirikan perusahaan sendiri bahkan tempat hiburan itu juga miliknya.
‘milik bang razu?, yang benar saja?.” Ujar meysha benar benar syok. “ku kira bang razu beban keluarga karena uangnya nggak habis habis, tapi nggak nyangka ternyata bang razu adalah..”
“apa apa, hadueh kelihatan sekali kamu metrenya.” Ledek razu mencubit hidung meysha.
“aaa, aku nggak matree” ketus meysha kesal.
“haha, iya sayang iya. Yuk katanya mau beli ponsel terbaru.” Ajak pria ini merangkul gadis ini dengan sangat gemas sekali.
Ketika para staf yang bekerja disana hendak menghampiri razu, namun razu pun Cuma tersenyum untuk mengode jangan lakukan itu karena ia bisa sediri saja. Razu memegang tangan meysha dengan erat dan berkeliling.
“dia razu, anak pak anton bukan?”
“yang kecil itu istrinya?”
Mereka bergosip tentang keduanya.
“mereka kan yang sempat menggemparkan berita 2 minggu yang lalu masalah pernikahan yang diadakan diam diam.”
__ADS_1
“hooh.”
“wah mereka sangat sosweet banget.”
“emang idaman banget kalau punya suami seperti razu.”
“dan istrinya juga idaman para laki laki. Uudah cantik putih dan kaya raya lagi.”
Mereka pada fokus dengan pasangan yang sedang berjalan.
Razu dan meysha melihat lihat ponsel. “keluarkan ponsel model terbaru tahun ini.” pinta razu.
“baik tuan muda razu.” sahut si pelayan toko. Ia mengambil semua model terbaru tersebut kemudian meletakannya di depan keduanya.
Razu melihat semuanya, begitu juga meysha. “sayang mau yang mana?, atau mau yang ini, ini model terbaru bulan ini loh”Ujar razu menawarkan ponsel dengan tiga boba dan ada gambar apel digigit tersebut. meysha meraih ponsel tersebut.
“nggak deh, bosen make itu terus. Lagian nggak jaman lagi. Udah pasaran.” Ujar meysha malah melihat yang lain.
“haa” razu pun mengangguk.
Namun meysha malah jatuh cinta dengan produk yang baru ia pegang. “ini model terbaru ya mbak?” tanya meysha.
“iya nyonya muda” sahut pelayan tersebut. “ini baru produk satu satunya disini nyonya muda.”
“bang razu, aku mau yang ini” ucap meysha langsung mengantongi ponsel tersebut dengan harga 17 juta tersebut.
“okey” sahut razu dengan setuju. “yang ini satu ya” tutur razu memberikannya.
“baik tuan muda.” Sahut wanita tersebut mulai membungkusnya dan memasukannya kedalam tas smarpthone lalu memasukanya juga kedalam paperbag. Razu pun memberikan atmnya dan seketika digesek dan keluar struk pembeliannya.
“jangan lupa datang lagi, tuan dan nyonya muda.” Sahut mereka hormat banget.
Ketika semuanya sudah pergi, mereka pun kehilangan kosentrasi karena ketampanan razu yang sangat memukai ditambah lagi dengan istri cantiknya itu yang sangat ramah.
“mau apa ya?, soalnya meysha udah punya semuanya loh.” Sahut meysha.
“mau beli baju baru nggak?” tanya razu.
“mau nggak ya..” meysha menaikan alisnya. “nggak deh.. tapii?” meysha tak meneruskan Kata katanya.
“tapi apa?” pria ini menaikan alisnya.
“temani aku beli buku.” Pinta meysha tentu membuat senyum razu langsung berubah seketika. Karena razu sangat benci dengan buku buku, bukan benci sih tapi sangat malas bila berurusan dengan buku perbukuan dan mesyha tahu itu.
Razu menatap meysha dengan lekat. “aku akan membelikan apapun didalam mall ini, tapi nggak usah ke toko buku ya.” Ujar razu membujuk razu.
“tapi aku mau membeli majalah bts kak. Mau ya mau.” Rengek meysha.
“hah?. Toko bukunya tutup” ketus razu cemburu.
“aaa, mau beli.” Rengek meysha bertingkah langsung duduk dan berguling guling membuat drama disana membuat mereka seketika menjadi pusat perhatian.
Karena tidak tahan dengan rengekan meysha razu pun jongkok. “iya deh iya sayang. Ayo kita kesana.” Ujar razu menggendong istrinya seperti anak kecil sehingga kemera para pengunjung muda tersebut memvideokan mereka dan akhirnya mereka viral.
Tiba dipusat toko majalah dan buku buku lainya, meysha langsung berlari mencari rak buku yang isinya semua khusus majalah bts terbaru. Sedangkan razu meraih keranjang untuk letak surga dunianya wanita tersebut. meysha pun tampa memilih milih ia memborong mulai dari majalah besar yaitu bts lalu memasukannya kekeranjang. Kemudian mengambil majalah suga pertama kalinya.
“suami pertama aku,” ujarnya meletakkan majalah khusus suga tersebut dikeranjang kembali. Karena suga adalah biasnya yang paling favorit.
“suami pertama enak aja, terus aku siapa cobak” ketus razu kesal. “Hanya aku ya suami kamu.” Ujar razu mmengabek.
__ADS_1
“kamu selingkuhan aku yang ke 7, alias suami aku yang ke 8” sahut mesyha makin membuat razu menganga.
“suami kedua aku.” Ujarnya meletakkan majalah jimin. “ketiga, namjoom. Suami hot aku. Ke empat jin …”
“lama lama gue bungkam juga nih mulut gadis ini dengan mulut gue.” rungut razu kesal sendiri saat istrinya mengatakan pria ganteng tersebut sebagai suaminya.
Suami ku suami ku. “enam v dan ketujuh jungkook dan kedelapan ayank aku.” Sahut meysha memeluk suaminya yang lagi ngambek.
“udah kan?” tanya razu betek banget karena bisa bisanya ia dibuat cemburu sama member member korea mana pada ganteng lagi.
“belum dong” sahut meysha. “Aku mau cari buku yang sering dibaca suami aku dulu, yaitu yoongi” ujar wanita ini berpindah sehingga membuat razu makin menggila tak karuan. Ketika sampai disana meysha berteriak kegirangan saat melihat ternyata banyak banget penulis hebat yang bukunya telah rilis.
“wah aku harus beli semuanya” ujar meysha melihat razu.
“aku akan menghukum mu nantik liat saja” ancam razu.
“aku terima hukuman mu sayangku” sahut meysha dengan gemas kemudian mengambil semua buku tersebut membuat razu menggelang.
“apakah kamu akan menghabiskan waktu dengan membaca semuanya ini?” tanya razu.
“yes” sahut meysha. “lagian minggu besok sudah mulai ujian dan setelah itu kita libur uas. Maka akan aku habiskan waktuku membaca para suamiku dan membandang suamiku setiap hari.” Ujar meysha.
“eh nona meyhsaa” sapa seorang pelayan dengan ramah.
“hay,,
“apakah lagi mencari novel terbaru tentang suaminya?, kalau mau disini model terbaru” ujar pelayan tersebut membuat razu geram banget.
“besok aku tutup toko ini” ketus razu membuat pelayan tersebut langsung menunduk
Namun meysha melihat pelayan tersebut. “tenang saja, nanti aku beli tokonya” sahut meysha. “ayo antarkan aku kesana” ajak meysha.
Aaaa, razu benar benar berteriak menahan api cemburu karena dikalahkan oleh bts. Alfano bukan apa apa, tapi kalau bts siapa yang bisa melawan mereka aset negara penggemarnya aja mendunia. Sekali bacot jelek para army tersebut bisa demo dan menghancurkan razu tak tersisa. Jadi saat ini adalah yang diperlukan razu adalah. “sabar, sabar razu.”
Ketika istrinya sudah selesai memilih semua buku novel dan majalah segunung tersebut mereka pun ke meja kasir membuat tukang kasir langsung syok melihat sebanyak itu.
“wah banyak banget nona meysha.” Ujarnya.
“kamu mengenalnya?” tanya razu kepada pelayan tersebut.
“tentu tuan muda, nona meysha adalah langganan kami.” Sahut pelayan tersebut.
“dia sering beli buku sebanyak ini?” tanya razu lagi.
“biasanya nggak, biasanya nona meysha hanya beli buku sekitar 10 buku sekali 4 hari.”
“10 buku setiap 4 hari sekali?” ujar razu seketika syok.
“wah pasti rumah mu ada perpustakaan sendiri yang besar bukan?” tanya razu seketika melihat meysha.
“iya, ada dibawah tanah dan itu semuanya tempat suami suami aku disimpan.” Sahut meysha.
“yah, dia bilang iya.” Ujar pria ini mengusap wajahnya gusar.
“mau ku ajak kesana, lain kali ya.” Sahut meysha.
“totalnya 5 juta 7 ratus lima puluh, nona meysha.”
“sayang bayar” suruh meysha.
__ADS_1
Dengan razu memberikan atm tersebut.
Bersambung:)