DIAM-DIAM MENIKAH

DIAM-DIAM MENIKAH
Kena marah


__ADS_3

...****************...


Meysha pulang ujian sangat betek sekali. Gadis ini mencampakkan tasnya disembarang tempat. razu yang baru saja nyampe didalam melihat tas meysha dilantai membuat pria ini menggeleng geleng kepala.


“sayang, tarok tas kamu ditempatnya” suruh razu berdiri dihadapan tas meysha yang tergelatak dilantai tersebut dengan serius melihat kepada meysha sedang memegang hpnya dengan nonton aplikasi kekinian dengan video para suaminya itu. “meysha.”panggil razu lagi membuat meysha melihat razu seketika.


“ya” jawab razu.


“aku katakan letakkan tas kamu ditempatnya, sayang” ujar razu mengulangnya kembali.


Karena melihat wajah razu yang serius meysha pun mengembalikan apknya tersebut kemudian berdiri dan meraih tasnya tersebut. “iya, maaf” ujarnya mengerucutkan bibirnya.


“tarok, ganti pakaian mu segera, habis itu mau ngapain pun terserah” ujar pria ini bak seperti ibunya yang mengomelinya bila pulang sekolah.


“iya” cicit meysha sambil pergi keruang tata rias dan meysha menggantungkan tasnya kemudian meraih baju daster putih polos yang tergantung. Setelah mengganti pakaiannya ia pun segera masuk kekamar dan meraih beberapa majalah dan novel yang belum selesai ia baca kemudian keluar.


Di Sofa meysha meraih remote tv dan menghidupkan tv, kemudian tangannya satu lagi memegang novel terbaru yang sempat terganggu dalam membacanya semalam karena menerima hukuman dari suaminya. Tepatnya bukan hukuman tapi suaminya minta jatah.


Sedangkan razu di dapur entah apa yang ia kerjakan kayak nya tampak sibuk sendirian saja. Meysha melihat sang suami. “apakah ada yang bisa aku bantu, sayang?” tanya meysha.


“tidak, kamu lanjut saja baja. Dan berhenti ngemil makanan yang berpengawet seperti sayang.” Ujarnya melihat meysha sambil membaca dan cemilan terus lalu di mulutnya.


Pria ini menghampiri meysha dengan sepiring buah yang sudah dipotong. “kamu makan buah saja. Jangan makan makanan yang seperti ini terlalu sering” ujarnya mengemasi cemilan meysha yang dapat merusak tubuhnya karena makan makanan yang berlebihan.


“bawel” rungut meysha meraih garpu yang terletak di piring, gadis ini menamcapkannya pada buah yang sudah dipotong dan dikupas tersebut. lalu memasukannya kedalam mulut,sedangkan razu meraih duduk di sofa satu lagi dengan satu laptopnya.


Meysha ketawa ketawa sendiri saat membaca, membuat razu ikut tersenyum melihat gadis tersebut kadang ketawa kadang mayun kadang nggak jelas. Kadang geli sendiri


“apakah ini yang disebut army?. Gue hanya sering dengar cerita orang, tapi gue nggak nyangka banget menikahi salah satu komplotannya.” Ujar razu memerhatikan gadis. “tapi dia tak erotis seperti di twit.” Ujarnya lagi.


Razu pun meraih ponselnya. Ia membuka aplikasi WhatsApp dan mengirim pesan kepada danto.


DANTO


Online


^^^Pe^^^


^^^Pe^^^


^^^Pe^^^


Ye


^^^lo pernah bilang pacar lu^^^


^^^fans kpop ndak sih?^^^


Iya, emang kenapa?

__ADS_1


^^^Kebetulan gue mau tanya,^^^


^^^marahnya komplotan mereka itu ketika apa sih?^^^


Lo hina aja idolnya


Setelah itu gue yakin lo akan dicaci maki kembali


bisa jadi sampe bunuh diri mental lu diserang


^^^anjir, segitunya kah?^^^


Awalnya gue nggak percaya sih,


tapi setelah gue coba.


Ternyata rasanya pedas banget,


untung aja tu cewek pacar gue.


andaikan saja kalau bukan mungkin dah dimutilasi gue waktu itu


^^^hadueh, kalau gitu seram juga sih.^^^


^^^Nggak jadi gue ganggu lah^^^


^^^Istri gue^^^


Coba aja dulu, gpp tu.


^^^Coba apanya, ntar mampus gue disuruh tidur diluar,^^^


^^^atau nggak dia minggat pula ntar^^^


yah takut banget nggak dikasih jatah


^^^bacot lah, gue lanjut bikin skripsi dulu la.^^^


Alah cemen lu


^^^Gue pecinta hidup damai.^^^


^^^Bye.^^^


….


“sayang” panggil razu.


“iya, sayang” jawab meysha tapi matanya tetap melihat majalah karena satu novelnya sudah tamat iya baca.

__ADS_1


“besok kamu ada ujian. Nggak belajar sayang?. Ntar ngomel lagi kayak tadi karena satu soal tidak ke isi.” Ujar razu memperingati meysha.


“iya sayang, bentar lagi ya. Dikit lagi tamat kok” sahut meysha terus membolak balik majalah yoongi dan membaca setiap kata katanya.


“yang benar?” ledek razu. “ntar baca sampe subuh pula.” Tambah razu.


“shutt semalam aku nggak jadi menamatkan nya, karena kamu.” Ketus meysha.


“lah kok aku, emang ngapain aku semalam?” tanya razu seketika.


“pake minta jatah segala”


“aku nggak minta jatah ya, tapi itu hukuman mu.” sewot razu meletakan laptopnya.


“hukuman pembawa nikmat untukmu, tapi sakit untukku.”


“mulut mu itu ya, aku tambal sama buku mu itu bentar lagi mau?” sinis razu kesal namun bercanda.


Meysha pun berdecak lalu lanjut membaca lagi. Razu yang melihat meysha melanjutkan membaca. “sayang, belajar sayang. Besok ujian” ujar razu memperingati.


“iyaa!!!!” teriak meysha mengemasi semuanya lalu membawa pergi. Sedangkan razu malah terkekeh melihat istrinya mengoyak mulutnya berteriak histeris tersebut.


Dikamar meysha meletakan buku bukunya. “dasar bawel.” Rungutnya merajuk marah. “suka ngatur, kerjaannya ngatur muluk arghh.. bangsaat” pekik meysha lupa kalau kamar nya bukan lah kedap suara seperti kamar dirumahnya.


Razu bangkit dari duduknya setelah menutup leptop. Pria ini berjalan dan membuka kamar seketika meyshaa langsung duduk dimeja belajar mulai belajar. Razu menghampirinya dan berdiri disamping kursi mesyha.


“sayang, lihat aku?” pinta razu meminta meysha melihat dirinya.


“kenapa?” tanya meysha lembut melihat razu dengan cara mendongak.


Pak


Razu menepuk bibir meysha dengaan pelan. “aku tidak suka cewek kasar, mulut kek kotoran begitu.” Ujarnya menghukum sang istri.


Istrinya menangis. “hiks hiks.. kamu jahat” ketusnya.


“aku tidak bercanda, jangan ulangi mulut kasar itu dihadapanku atau disekitar ku, karena aku tidak suka wanita bermulut kotor.” Peringatan razu.


“iya maaf” cicit meysha. gadis ini menangis. Membuat hati razu jadi merasa bersalah juga.


Pria ini meraih kepala meysha dan mendekapnya keperutnya sambil mengelus kepalanya. “maafkan aku sayang, aku terlalu keras ya” ucapnya.


Meysha tak menjawab, gadis kecil itu hanya menangis karena kena marah oleh suaminya. “berhentilah menangis, maaf kan kata kata aku yang keras ya sayang, ini juga demi kebaikan kamu aku mengatakan begitu sayang.” Ujar razu kini jongkok melihat wajah meysha yang sudah basah. “maafkan aku sayang, maaf ya” pinta razu terus membujuk agar istrinya berhenti menangis.


“iya, aku minta maaf juga” isak meysha melihat wajah tampan razu dan mengusap nya.


“mmm” mereka berpelukan.


Bersambung :)

__ADS_1


__ADS_2