
...****************...
Razu benar benar sangat kesal, Pacarnya ngambek dan istrinya malah kabur dari apartemen.
Razu pun pergi meninggalkan tempat tersebut dengan berlenggang ke tempat sepi yang tak pernah dilewati orang orang tersebut.
Meysha pun langsung syok dengan pesan tersebut. Dengan tergesa gesa gadis ini membereskan barang barangnya kemudian memasukannya kedalam tas.
“meysha mau kemana?”Tanya dian.
“gue ada urusan bentar.” Ujar meysha segera berlari meninggalkan teman temanya.
Dari sisi lain alfano melihat meysha berlari kesebuah lorong, bukankah tempat itu tidak ada dilewati orang ngapain dia kesana. Karena merasa tidak ada yang beres alfano menyusul meysha.
Meysha sampai disitu, tak lama alfano sampai juga disitu. Ia melihat meysha sudah dihadapan seniornya yaitu bg razu. “ Kenapa mereka bertemu ditempat seperti ini.”
Meysha ditarik razu kedinding dengan kasar. “apa kau sedang memanfaatkan diriku?” Tanya razu.
“maksudnya?” Tanya meysha tak mengerti.
“ Dari dulu kau tidak boleh kemana mana oleh orangtuamu bukan?, Lalu setelah Aku meminta mu kepada orangtuamu kau merasa bebas begitu?, ingat ya!. Kamu itu tanggung jawabku!. Jadi kamu harus tinggal bersamaku.” Desak razu.
“apa yang mereka bicarakan?” ujar alfano masih mengintip.
“aku tidak mau tinggal dengan mu. Wanita dan pria tinggal serumah. Apakah benar benar lazim?” ketus meysha.
"Lazim lah, aku ini suamimu!!!" ketus razu menahan suara nya.
"Aku tau kau suami ku, tapi bila kita tinggal berdua. apakah yakin kita bisa menahan hasrat kita hah!!. Kau pria normal+hiperseks. aku gadis normal. Bagaimana kalau kita macam macam bagaimana" teriak meysha menunjuk wajah razu.
Razu menggaruk kepalanya, urat urat dilehernya menonjol matanya besar melotot. “kalau gitu tinggal kita lakukan saja. Gampang kan. kamu memenuhi hasrat ku dan aku memenuhi hasrat mu!!.. kita kan suami istri. melakukan nya itu udah menjadi tugas kita!!."jawab razu Dengan dewasa nya.
"Aku tidak mau melakukan nya dengan pria yang tidak ku cintai!!!" ketus meysha membelalakkan matanya.
"Kalau begitu...Kenapa tidak bilang kepada orang tua mu!. Bahwa kau tidak mau tinggal serumah denganku karena aku seorang hiperseks!!” bentak razu memukul dinding tepat disamping kepalanya.
Meysha langsung memejamkan matanya kuat, dirinya ketakutan dengan yang baru saja suaminya lakukan. Sedangkan razu menatap istrinya ini penuh kemarahan. “tanggung jawab ku besar anindya!. Kau paham!” teriak razu kembali. “kau keluar dari rumah mu itu dengan ku!. Orangtua mu mempercayaiku karena dirimu bersama ku!. Sudah ku katakan kembali ke apartemen kalau tidak.."
“aku tidak akan kesana, apapun yang terjadi..” ketus meysha membelalakkan bola matanya.
“baiklah, aku akan melaporkan ini kepada orangtuamu.” Ancam razu.
"Bang razu!,Aku mohon jangan mengancam terus terusan. Aku benar-benar tidak tahan melihat mu begini. Sebenarnya apa sih kamu mau dari bocah seperti ku ini?!!" ketus meysha benar-benar kesal banget.
"Karena kau itu istriku!!." ketus Razu menahan suaranya. "Aku tidak ingin sesuatu terjadi denganmu. Karena bila terjadi pasti aku yang menanggung nya. aku nggak mau menanggung sesuatu yang bukan dari perbuatanku, Anin!!! Paham Lo tidak hah" geram Razu memperagakan kedua tangannya hendak meremas wajah meysha karena Sakin geramnya.
"Kalau begitu kenapa tidak cerai saja kita... agar kau tidak perlu repot-repot mengurus ku!" balas meysha menggeram juga.
"cerai?. ide yang bagus tuh." tutur Razu mencoba berpikir sejenak. "Tapi itu tidak akan pernah terjadi." tegasnya kemudian membuat meysha makin geram.
"Pokoknya aku nggak mau tinggal dengan mu!!" tegas Meysha.
"oke,, aku yang akan tinggal dikos mu itu." ketus Razu.
"bang razu jangan gila deh!"
__ADS_1
"Waktu mu hanya 2 jam.. kalau nggak aku akan menarik mu dari sana, bukan hanya itu. aku akan menyetubuhi mu dihadapan pacarmu itu. bukankah kau satu kos dengan nya!!. akan ku tunjukkan pria hiperseks kata kau itu!!!" ancam razu. setelah itu Razu pun keluar.
Razu keluar dari sana, alfano langsung bersembunyi. “awas saja kau, bagaimana pun akan ku buat dirimu kembali.”tutur razu berlalu.
“apa hubungan bg razu dengan meysha?. Ini udah kedua kalinya aku melihat kebersamaan mereka. pertama aku melihat meysha menemui kak Razu diparkiran dihari jadian kita. sekarang di lorong. Kenapa mereka selalu bertemu secara bersembunyi." batin alfano tak lama melihat meysha berlalu sambil mengusap air matanya.
"Aku benar-benar penasaran hubungan apa yang mereka miliki." ujar alfano melihat punggung Meysha yang berlalu.
“bg razu” sapa Sonia dan kawan kawan saat mereka berpapasan.
“ya” sahut razu berlalu.
Setelah itu tak lama dirinya melihat sahabatnya keluar dari arah yang sama dengan seniornya. Febi berlari menghampiri meysha begitu disusul yang lain. “sha lo kenapa?” tanya febi melihat mata temannya sangat basah.
“bg bg bg..
“bukan apa apa. Gue hanya kelilipan. Yok ke kelas.” Ujar meysha merangkul teman temanya untuk ke kelas bersama.
"Lo serius nggak bohong nih?" tanya Sonia penasaran apa yang telah terjadi.
"Serius banget... emang gue ada tampang pembohong gitu?" tanya meysha sambil tertawa.
"Banyak malahan"
"mana ada"
…
“ Lo kenapa bel?, keknya Lo kesal banget?”Tanya teman bella bernama wira.
“iya nggak biasanya.” Tambah Kelly.
“gimana gue nggak kesal, razu itu dia sibuk dengan ponselnya aja.” celetuk Bella memonyongkan bibirnya satu meter.. haha.
“jangan sembarangan.” Ketus wira.
Bella menghela nafas berat. “gue rasa memang benar.” Ujar bella.
“nah iyakan”
“diam ah Kelly.”
"Lo jangan dengarkan Kelly ngomong. Razu itu kan cinta banget sama Lo. bagaimana mungkin dia selingkuh." Hibur Wira
“razu meminta putus ke gue tadi, karena gue mengintrogasi kontak yang bernama semut merah.” cerita Bella kepada teman temannya.
“what? Semut merah. Siapa tu?” tutur wira terkejut.
"Ntah lah, biasanya guekan selalu memeriksa hpnya,dan selalu bertanya bila ada nomor yang aneh.. tapi sekarang galerinya dikunci medsos nya juga dikunci. Wajar Ndak sih tiba tiba aja sifatnya berubah gitu." tanya meysha hampir menangis bercerita.
"Ya positif thinking aja Bella,siapa tau Razu lagi ada masalah dengan keluarga nya. kan Lo juga bilang bila Razu itu kurang per sama orangtuanya karena orangtuanya banyak nuntut." jelas Wira
"Iya tuh" sambung Kelly
"gue tau gue tau Wira. bahkan gue tau perasaan nya tapi kali beda benget guys. Biasanya dia sekecil ataupun sebesar apapun dia tidak akan menutupinya dari gue. tapi sekarang.. Dia Menutupinya. pokoknya setelah pulang KL." jelas Bella.
"Terus sekarang gimana dong?"
"Awalnya gue curiga sama junior yang sering ngintip razu waktu ospek itu loh... Terus gue tengok banget kontak nya yang ini."
__ADS_1
Bella menunjukkan ponselnya dengan nomor wanita ini.
“ANINDYA MEYSHA FIS B” Baca mereka secara serentak.
"Dia itu cantik dan bahenol itu Ndak sih.. Razu benar benar ya.. tau aja dia sama yang bahenol begit" ujar Kelly.
"Kelly Lo nggak usah bicara deh, bicara Lo menyakiti orang tau Ndak." tegur Wira. kemudian melihat Bella kembali.
“ini selingkuhannya?.. Lo yakin?.” Tanya wira.
“nah itu yang gue tidak tahu.” Sahut bella lemas lesu dan kecewa.
“tapi gimana lo tau, kalau semut merah itu dia?” tanya Kelly.
“profilnya. Gue sempat mencurigai dia juga. ndak taunya memang benar dia orangnya.” Ujar bella kembali.
“kalau begitu kenapa tidak kesana aja kita.”
“anak fis b ada kelas sekarang. Nggak mungkin.” Ujar wira.
“tau dimana loh?” tanya Kelly.
“adik angkat gue.” Sahut wira. “tapi gue chat lagi deh,soalnya juga mau memberikan barangnya yang gue pinjam.
Wira pun mulai ngechet. Emang ya kalau jadi senior itu pasti menjadi utama.
“katanya dosennya tidak masuk.” Tutur wira. “ dan anindya juga masih dikelas.”
“yok kita kesana.” Ujar bella semangat.
“dikelas mana mereka?”
“ kelas FMIPA0007”
“ lantai 4.?”
“iya.”
“Wah naik tangga coy lelah aing” ujar Kelly mengeluh.
“minta sama bapak lu bangun lift dong.” Tutur bella berlalu.
“gimana mau minta, bapak gue hanya petani. Bukan rector.” Ketus Kelly kesal.
“ayok la Kelly.” Ajak wira menggandeng temannya ini.
"Bentar dulu la... gue mau Chet dia dulu. mau ngajak ketemu." ujar Bella.
Bella pun mulai geram karena junior nya tak ingin bertemu dengan dirinya.
"Seperti nya dia menghindarkan mu" ujar Wira.
"Cuma dibaca aja njirt.. arghh gue makin kesal banget tau Ndak sih" teriak Bella menahan amarahnya dengan menggenggam kedua tangannya erat.
__ADS_1
Meysha pun hanya ngeread pesan yang dikirim seniornya itu.
Bersambung;)