DIAM-DIAM MENIKAH

DIAM-DIAM MENIKAH
Kabur dari apartemen


__ADS_3

...****************...


Hari yang ditunggu tunggu razu datang juga,dimana ia akan punya teman untuk diajak bermain sesuai kemauannya karena akhirnya meysha dibawa juga oleh razu ke apartemen pribadinya.


Setelah sampai di apartemen razu langsung mengubah mimik wajahnya yang manis menjadi mimik wajah kejam seperti biasa iya berada dikampus.


“Anindya, karena disini kita hanya ada berdua maka aku akan memberikan serangkaian peraturan ditempat ini” kata razu secara tiba tiba saja.


“maksudnya?” meysha tak paham apa yang sedang dikatakan oleh razu yang secara tiba tiba saja.


“peraturan yang harus lo patuhi selama menjadi istri gue” kata razu menghela napas.


“owh, Yang kayak drama Korea itu ya.. yang tentang nikah kontrak gitu bukan?.. kalau begitu katakan” meysha duduk di sofa menatap razu yang sedang berdiri.


“what katakan?...ogah banget” ketus razu sudah terlihat pasti ini tidak akan mudah untuk meysha.


Razu menarik sebuah kertas dari tas yang iya pake kemudian melemparkan kertas tersebut ke wajah meysha. "Punya mata untuk melihat dan bisa membaca kan. Kalau gitu baca sendiri." Ketusnya.


Meysha membaca tulisan demi tulisan. Meysha pun mengangguk dan setuju,wajahnya tersenyum miring kemudian melihat razu. “ini sangat menguntungkan,jadi tidak ada masalah untuk ku. Thankyou atas aturan yang sepele ini untuk ku” Ucap chya mengangkat alisnya.


“sepele?,kau yakin udah membaca seluruhnya?”Tanya razu.


“yakinlah” sahutnya dengan pede.


“masih ada satu lembar lagi yang tercecer itu” menunjuk lantai. "Gue rasa itu adalah yang paling sangat penting."


Meysha melihat lantai tersebut kemudian memungut kertas tersebut.


“ SELAMA DIKAMPUS KAU TIDAK BOLEH SOK AKRAB DENGAN KU.”


“TERAKHIR JALANI KEWAJIBAN LO SEBAGAI ISTRI DAN GUE AKAN MENJALANI KEWAJIBAN GUA SEBAGAI SUAMI.” Meysha langsung melotot kedua matanya.


“kewajiban suami istri? Waeee.. jangan bilang bang razu akan meminta hak bang razu yang itu?” Tanya meysha.


“kalau gue minta yang itu gimana?” Tanya razu menaiki sebelah alisnya.


“jangan gilak. Dan jangan harap gue akan ngasih perawan gue yang gue jaga seumur hidup gue yaitu untuk suami gue. akan gue berikan kepada bang razu. jangan berharap.!” teriak meysha berdiri.


Razu langsung terkekeh melihat reaksi meysha yang sangat emosional sekali.


“dengar ya, Apa lo lupa?, suami lo itu gue. berarti itu perawan buat gue dong." ujar Razu tak terhenti hentinya menahan tawa.


"Noo... bang razu hanyalah orang asing. yang boleh melakukan nya. hanyalah orang yang sangat ku cintai."


" lo adalah istri gue, apa pun yang terjadi berarti itu tanggung jawab gue. Nah untuk menanggulangi bencana banjir.. eh salah.. upaya untuk mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan. Maka gue MELARANG LO DEKAT DENGAN SIAPA PUN.” Tegas razu."TERMASUK PACAR LO" Razu mengubah topik karena itu menurut nya terlalu vulgal.


“why?.. nggak bisa gitu dong. bagaimana mungkin aku menjauhi pacar ku sendiri” celoteh meysha.


“gue nggak mau tau, Pokoknya gue nggak mau Lo dekat dekat dengan laki laki!” ujar razu mempertegas.


“Bodo amat” kesal meysha.


“Jika ketahuan Gue akan merobek selaput dara lo itu.” Ancam razu lagi.


"Nggak semua perempuan punya selaput dara?, Emang bang Razu yakin aku punya selaput dara?" tanya meysha dengan wajah menyebalkan menurut Razu tersebut.


"Belum pernah dimasukin bukan?" tanya razu menaikan satu alisnya dengan tatapan nakal tersebut.


"Dimasukin?. apa yang mau dimasukin?"tanya Razu.


"Mau gue masukin sama burung beo gue?"tanya Razu. "Agar gue tau juga. Sebenarnya Lo punya selaput dara atau nggak nya." ujar Razu membuat meysha berteriak keras.

__ADS_1


"Bang razu!!!!"


"Itu aja takut Lo kan?.. baru cuma kata kata udah teriak sampai satu penghuni planet ini mendengar suara Lo itu. apalagi benar benar gue masukin. Nggak kebayang teriakan Lo.. bisa membuat pluto tiba tiba muncul kembali setelah menghilang." ledek Razu.


“Boda amat. Itu tidak akan membuat ku terpengaruh. Awas saja kau berani melakukan nya. aku akan memotong beo kesayangannya mu itu!!!” Ketus gadis ini melawan.


"Wah parah banget Lo yaa.. berani Lo nyentuh nya?. sini sentuh lah." ujar Razu mendekatkan diri membuat meysha mundur ketar ketir dengan perilaku senior sekali Gus suaminya ini.


"Gila!!!"


"Ingat ya.. jangan dekat dengan siapa pun" peringatan dari Razu.


"Kalau gue melanggar. apa yang akan bang Razu lakukan?" tanya meysha.


“Gampang saja...kalau gitu gue akan menghamili lo.. biar Lo tidak dapat berkutik dan akhirnya gue langsung punya dedek bayi.” Ujar razu menyeringai sehingga mata meysha makin besar dan melotot


Tangan razu terulur mengusap lembut kepala meysha yang tengah kesal. “hati hati sayang, kamu hanya baru aku nikahi. Belum aku kawini. Jika kamu macam macam aku akan mengawini mu sampe perut mu mengembung.” kekeh Razu. "Oh iya,, aku ingin banget punya dedek bayi kembar." tambahnya.


"Bikin sana sama pacar Lo!!!" pekik Meysha.


"Udah pernah bikin,tapi gagal." ujar Razu lepas.


"ja_ja_di.. bang Razu de_de_dengan kak Bella. udah pernah gituan?" tanya meysha malah sembarang menyimpulkan membuat Razu langsung menutup mulut gadis ini dengan gemas.


"Lo kira gue, pen zina hah?" ketus Razu kesal.


"Siapa tau aja..." jawab meysha mengangkat bahunya tak peduli.


"Seterah Lo, yang penting gue nggak kek dipikiran Lo itu!!" ketus Razu. Razu pun meninggalkan meysha yang kesal.


“bg razu, tunggu aku!.” Ujar meysha mengejar razu yang telah hampir membuka pintu.


“ kamu memiliki hubungan dengan kak bella, jadi jangan mengganggu hubunganku dengan alfano. Jika itu terjadi?


“ Bg razu mau kuliah bukan?. Pergilah nanti terlambat.” Ujar meysha mengubah topik pembicaraan.


“ Kamu hanya milik ku. Meski kamu pacaran dengan alfano. Kamu akan tetap menjadi milik ku seutuhnya.”


“what?” meysha tersentak bagaikan mendengar ledakan bom disampingnya. Seketika tubuh wanita ini langsung membeku. Razu pun pergi.


Menjadi istri seorang razu yang kejamnya seperti monster dan sedingin kulkas berpintu tak terhingga. Itulah takdir sosok meysha yang orangnya gampang ketawa dan periang.


“now,aku tidak boleh terjebak ditempat ini. aku akan mencari kos dan tinggal disana.” Ujar meysha.



Meysha pun menarik kopernya kembali keluar dari apartemen razu menuju lokasi dengan mobilnya. “aku tidak mau tinggal dengan pria kejam egois dan gila itu.” rungut meysha sangat kesal.


15 menit kemudian sampai,meysha ditunggu alfano. Ternyata kosan ini sangat dekat dengan kampus sekali gus fakultasnya. Meysha turun, alfano pun tercengang melihat gadis ini yang turun dari mobil mahal tersebut.


“anindya” panggil alfano gugup melihat gadis cantik ini.


“hy,sayang.” Sapa meysha. “bisa tunjukan aku tempatnya.” Ujar meysha.


“ok, ibu kosnya kebetulan juga ada. Langsung aja.” Ujar alfano masih takjub melihat mobil meysha.


Meysha melihat kamar kosannya yang berada dilantai dua bersama alfano. Ketika sampai alfano langsung memperkenalkan meysha dengan ibu kosnya. Setelah basa basi mereka pun langsung melakukan pembayaran. Meysha membayar untuk satu bulan terlebih dahulu. Setelah selesai mereka pun ditinggalkan oleh ibu kos tersebut.


“yang diluar itu mobil kamu?”Tanya alfano.


“iya sayang.”

__ADS_1


“ooo, kenapa kamu mendadak pindah, kan ini sudah jalan pertengahan semester.” Tutur alfano.


“hehe… biar bisa didekat kamu.” Jawab meysha manja.


“haha.bisa aja kamu.”


“sayang, kos kamu dimana?”


“dibawah. Diatas khusus cewek dan dibawah khusus cowok.”terang alfano.


“oooh begitu. Baru tau aku disini ada kos campuran.”


“banyak disini yank. Ya udah aku pergi dulu ya. Soalnya mau kekampus.”


“iya, aku juga mau kekampus kok.”


“ya udah bareng aja yank.”


“ide bagus tuh.”


Mereka pun pergi bersama. Meysha tampak sibuk chatting sehingga alfano merasa diacuhkan. Beberapa kali alfano melihat meysha dari kaca spionnya.


“yank jangan main hp dijalan bahaya.” Peringat dari alfano.


“eh iya yank”


Disini lain Razu sedang bersama pacarnya duduk santai setelah selesai kuliah didepan laboratorium.


“yank kamu lagi chatting dengan siapa sih?” ketus bella kesal sekali melihat razu yang sibuk dengan ponselnya sendiri. “sini aku tengok.” Ujarnya langsung merebut.



“siapa dia?” Tanya bella seketika. “bukankah terlalu istimewa orang ini,kalau dikasih nama khusus.” Ketus bella mencurigai razu.


“aku tidak suka, ponselku diperiksa.” Ujar razu mengambil hpnya dari tangan bella.


“razu!, kamu tidak selingkuh bukan?”


“tidak”


“lalu itu siapa?” Tanya bella ingin tau.


“siapa pun dia itu tidak lah penting yank” tutur razu mengusau rambutnya.


Bella terdiam sejenak. “ razu, kamu nggak selingkuh dengan salah satu junior bukan?” ujarnya meraih tangan razu.


Razu seketika langsung emosi saat mendengar dirinya dituduh selingkuh. “bella kita putus aja.”


Seketika mata bella langsung berkaca kaca. Seakan akan dirinya ditembak petir disiang bolong dengan panas membakar kulit. “ kenapa tiba tiba,salahkah aku bertanya.”


Razu terdiam. Ia tak mampu menjawab karena dia tadi hanya emosi padahal dari lubuk hatinya ia tak ingin mengatakan hal tersebut.


“kenapa tiba tiba kamu meminta putus?, kenapa?.” Teriak bella.


“aku minta maaf. Aku tidak bermaksud mengatakannya. Aku hanya kebawa emosi. Maafkan aku sayang. Ya.” Tutur razu memegang kedua tangan kekasihnya.


“kita pacaran 7 tahun, orangtua kita sudah saling mengenal. Tapi bisa bisa nya kamu mengatakan putus kepadaku dalam emosi hanya karena pesan itu?” ketus bella.


“maafkan aku, aku tidak serius dengan kata kata ku bella.”


“keterlaluan.” Ketus bella kemudian pergi meninggalkan razu.

__ADS_1


Arghh.. razu mengusau rambutnya. “ini semua gara gara semut merah itu.”


Bersambung ;)


__ADS_2