DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU
kuserahkan seutuhnya


__ADS_3

aku tak dapat menjawab pertanyaanya ,ku anggukkan kepalaku menunjukkan bahwa aku siap ,tetap ku pejam mataku ,kurasakan pergerakannya begitu cepat sehingga aku tidak sadar kapan pakaianku mulai terlepas semua , hingga tak ada sehelai benang pun menempel di tubuh kami ,kurasakan perlawanan ntah mengapa aku menikmati keadaan itu bahkan aku melakukan perlawanan tidak sama seperti saat pertama dulu karena kondisinya aku dalam keadaan tidak sadar.


semakin terasa kuat hasrat nya hingga sampai ke titik puncak , aldopun tertidur disampingku , aku segera membersihkan badan dan kembali tidur .


*****


setelah kejadian malam itu aldo semakin perhatian sama kami ,hampir tiap malam kegiatan itu terjadi hanya semalam saja tidak terjadi karena aku mulai mempersiapkan kebutuhan kami selama pulang kerumah aldo , dan perutku juga terasa keram lagi


hari ini aku terakhir dirumahku karena ntar sore kami sudah mjlai tinggal di rumah aldo , walau jarak perumahan kami tidak terlalu jauh , tapi kami harus lebih awal kesana karena aku perlu waktu untuk menyusun barang kami di sana .


lelah sekali kurasa , tak lama aldo datang dengan semangkuk sop buah


" wow .... tau aja suamiku ini kalo saat ini aku perlu makanan segar " candaku kepadanya


kami hanya melemparkan senyuman dan aldo menyuapiku sembari aku merapikan lagi barang barang yang terlewatkan


tak lama kemudian langkah kaki mama muju kebkamarku " vi.... " sapa mama


aku menoleh ke arah pintu kamarku " ya mah ... ada apa ? " tanyaku


" ntar apapun yang terjadi di rumah mertuamu ,kamu harus tetap jadi anak yang patuh ya , jangan manja karena ,biar bagaimanapun mertuamu belum mengenal kebiasaan mu " pesan mama


" siap ma ... " jawab ku singkat sembari melempar senyum manis kemama


******


perasaan ini dag dig dug ...


tinggal hitungan menit aku meninggalkan mama pergi kerumah suamiku dalam hati ku berharap semoga saja mereka menerimaku seperti papa dan mama open welcome ke aldo


kupeluk kedua orang tuaku , ntah sepertinya aku akan pergi meninggalkan dia selamanya , seperti berat sekali meninggalkan rumah ini , rumah di mana aku dilahirkan dan di besarkan ,tempatku bercanda dengan amel dan cindy sahabatku


ku lihat butiran - butiran bening jatuh dari pipi papa dan mama , tak kuat rasanya kupeluk mereka berdua " doain selvi bisa jadi menantu yang baik ya , maafin selvi juga karena belum bisa jadi kebanggaan papa dan mama " air mataku pun tumpah kami saling berpelukan


" selvi ... cuma bisa buat malu papa dan mama ,maafin selvi ya gak bisa ngelanjutin kuliah seperti cita cita kalian " air mata ini pun gak bisa di bendung aku nangis sesegukan .


hingga tak lama datang lah aldo membawa mobilnya untuk menjemputku , aldo tipikal cowok yang jatang membawa mobil karena dia lebih aenang mengendarai motor sportnya .


akhirnya aku dan aldo berangkat menuju rumah nya , selama perjalanan kami hanya diam ,aldo melihatiku sepanjang jalan

__ADS_1


" tadi abis nangis ya ? " tanya nya


dalam hatiku pakai nanya udah jelas - jelas tadi lihat , " iya .... nanyanya ngeledek betul " jawabku dengan manja


" heheheheh , abis wajahnya manyun terus ,gak enak aja lihatnya ,kayak gak ikhlas mau kerumahku " godanya lagi


akhirnya ku hapus air mataku dan kupaksa untuk tersenyum sambil ku lirik dia jahat " hemmmm... puas "


dia tertawa lepas " hahahahahahah.... sumpah kalo kayak gini kamu tuh lucu banget bikin gemes " ejeknya lagi


ugh...


geramnya aku , kalo gak lagi nyetir aja udah ku cibitin dia .


mobil mulai masuk di halaman rumah aldo , terdengar lagi suara aldo


" disini penguasa rumahnya mama ya , jadi selvi harus berusaha nurut sama mama oke " serunya dan berharap aku mengikuti ucapnya


" ya ... " jawabku lirih


" akhirnya anak semata wayangnya mama pulang " sambut mamanya , tapi memandang sinis kepadaku


" kalo gak karena perempuan ini anak ku seharusnya masih sekolah di sana , terpaksa aku pindahkan kesekolah lain biar gak ada yang tau kejadian ini dan ,anak kesayangan ku bisa mendapat suasana baru " ucap mamanya ketus


" jangan sayang ... mama hanya bercanda " seru mama nya lagi


" tapi soal sekolahmu mama tidak bercanda " ucapnya lagi


aldo kaget " jadi maksud mama aldo pindah sekolah gitu


" yes " jawab mamanya santai


apa boleh buat terpaksa suamiku mengikuti mau mamanya , tapi inilah yang akan menjadi sumber masalahku kedepannya dan kondisi ini lah yang akan membuat aldo berubah kepadaku .


aldopun membawaku menuju kamarnya dalam perjalanan ke kamar , terlihat seseorang dengan perawakan hampir mirip aldo namun tampak berumur lebih tua dari mamanya


" sayang sini ...." panggil aldo


ya aku agak tertinggal di belakang karena usia kandunganku memasuki usia 4 bulan dan sering keram jadi agak berat langkahku , serta aku memikirkan ucapan mamanya tadi .

__ADS_1


" iya do .... " jawabku lirih


" pah ... " panggil aldo kepada lelaki separoh baya tersebut


lelaki itu pun berbalik mengarah ke suara aldo " welcome to your home my son " ujar papanya seraya berdiri memeluk aldo


" this is my wife " ucap aldo lagi


senyum manis tapi agak aneh terlihat seperti om om nakal " come hire , kesini anak menantuku jangan malu malu " panggilnya


akupun menghampiri tadinya mau jabat tangan salam kenal aja , tetapi ada hal aneh yang tak bisa aku ceritakan ke aldo , papanya menjabat erat tanganku bahkan lama banget baru di lepas ,lalu menarik tubuh ku dan memelukku , tapi rasanya aku gerah karena tidak sewajarnya cara dia memperlakukanku .


ah ku abaikan saja jawabku dalam hati , mungkin ini cara dia , karena keluarganya kaya jadi cara menyambutnya berbeda .


aku mulai risih , untung saja aldo cepat membawaku menuju kamar .


akhirnya aku bisa beristirahat perutku terasa keram ,kupegang perutku sambil meringis


" kenapa sayang keram lagi ya " tanya aldo sambil mengusap perutku juga


" iya ... mungkin kelelahan " ujarku,sambil kusandarkan badanku di sofa yang ada di kamar aldo .


" yaudah sebentar aku suruh bibi bawakan minuman segar ya " ucapnya lagi seraya mengecup keningku


" terimakasih, ya " sambil ku lepaskan senyuman manis untuknya


sepertinya aku lelah sekali ,ku selonjorkan badanku di atas sofa sambil kunikmati alunan musik ,den asalam by nisa sabian .


" sayang ,bangun .... bersihin badanmu lalu kita makan malam " terdengar suara aldo membangunkanku dengan lembut , ternyata aku tertidur di sofa


lumayan cukup lama aku tertidur hingga waktu magrib hampir habis , segera aku ke kamar mandi dan mengambil air wudhu " sebentar aku menyusul ya ,aku sholat dulu " ucapku sambil , memakai mukena dan melaksanakan tugasku .


ternyata aldo masih menunggu , aku pikir dia akan turun duluan ,ada rasa senang karena terlihat tanggung jawabnya , ini hari pertamaku makan malam di rumah mertuaku , dan aldo masih libur satu hari lagi karena lusa dia sudah mulai bersekolah di tempat yang baru


" sudah selesai " tanyanya lagi


aku menganggukan kepala dan menyimpan kembali alat sholatku lalu ku gandeng dia " ayo , aku sudah siap "


sambil menuju ke ruang makan kami bercanda kecil sepanjang perjalanan aku merasa mulai nyaman karena dia masih memperhatikan apa yang ku butuhkan di tempat dan suasana yang sangat baru buatku .

__ADS_1


terlihat orang tuanya di meja makan bersama ntah siapa gadis itu , tapi aku malas ambil pusing yang penting aldo menggandengku penuh kasih sayang , karena yang ku tau aldo sama sepertiku anak tunggal


bersambung .........


__ADS_2