DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU
2 minggu sebelum ku meninggalkannya


__ADS_3

saat dia meletakkan tanggannya kepinggangku dan ingin ku tepis lagi dia berbisik " tenang saja , aku tidak akan menyentuhmu sampai kamu benar benar siap "bisiknya di telingaku


lalu hening sejenak " aku hanya ingin memeluk anak ku yang ada di kandunganmu biar dia nyaman dan tidak kedinginan "


ughhhh yang tadinya ada rasa canggung tiba tiba luluh seperti ada rasa bahagia lagi dan rasa trauma yang sempet ada tiba -tiba mencair seperti gundukan es yang meleleh , akhirnya kupejamkan mata dan lelap dalam tidurku


suara adzan subuh mulai membangunkanku , segera ku mengambil air wudhu , dan tak lupa aku mencoba membangunkannya " do.... bangun ,kita sholat subuh berjamaah yuk " sambil ku pegang lengannya untuk membangunkannya


tapi karena tidak ada gerakan ku tinggalkan saja dia aku melaksanakan kewajiban itu sendiri ,hingga aku selesai juga membaca mushaf ku , aldo masih belum bergerak dari tidurnya


yah inilah mungkin salah satu kebiasaan yang kita tidak tahu dengan pasangan kita , ku hela nafasku sambil mengelus dada .


ku tinggalkan dia yang masih terlelap ,terdengar suara mama yang berkutat di dapur , akupun segera turun untuk membantu mama menyiapkan sarapan .


******


2 minggu hampir berlalu aku dan aldo juga belum melakukan kegiatan apapun seperti layaknya pengantin baru pada umumnya


ada rasa bersalah dalam hati karena aku belum melaksanakan tugasku sebagai istri yang sah , kali ini sepertinya aku mulai tenang karena sudah terbiasa dengan tidur dipeluk dia.


dalam hati aku berniat mungkin malam ini aku akan mencoba melaksanakan tugas ku sebagai seorang istri dan menyerahkan seutuhnya tubuhku tanpa ada rasa trauma .


****


malam sudah tiba , aldo dan aku baru pulang dari membeli kebutuhan kami , ya habis liburan ini Aldo harus kembali ke kegiatan semula bersekolah dan duduk di kelas 3 SMK karena dia harus menyelesaikan pendidikannya , sengaja pernikahan kami rahasiakan agar dia bisa menyelesaikan sekolahnya


aku dan dia memasuki kamar lelah sekali, dia langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri , kusiapkan handuknya


terdengar gemericik air , sepertinya segar sekali ditelingaku ,mungkin ini efek bawaan bayi yang selalu membuatku merasa gerah padahal sudah diruangan ber AC " do..... buruan aku mau mandi juga "


dia buka pintu kamar mandi " sini masuk mandi bareng aku "


" apa ... ogah ntar aja aku mandi sendiri buruan tutup pintunya lagi malu tau " suaraku meninggi dan tubuhku membelakangi saat dia berucap seperti itu kepadaku ...


jujur sampai detik ini aku masih ada rasa malu ,bila harus tanpa busana di depan dia


masih posisi membelakangi kamar mandi , tiba tiba saja aldo memeluk tubuh ku dari belakang ,


" argggggggg..... " teriakku kaget


dia malah tertawa sangat lepas seperti memecah suasana

__ADS_1


reflek aku juga memukul badanny " apaan sih , kanget banget tau " omelku


kulepaskan tanggannya dan aku langsung masuk kekamar mandi , belum juga aku sempat menutup pintu kamar mandi dengan sigap dia menarik tanganku , hingga tubuhku menjatuhi tubuhnya dan dia terlentang , untung saja kepalanya tidak terhantam lantai .


wajahku dan wajahnya beradu pandang begitu lama suasana menjadi hening , ntah mengapa tiba tiba ada sesuatu yang dingin di bibirku ,dan aku pun melawan rasa dingin dan lembut itu , ternyata bibirku dan bibirnya sedang beradu .


" au .... " jeritku , ada rasa nyeri di perutku seperti keram


akhirnya ,hilanglah adengan romantis yang sekejap itu


" kenapa vi .... " tanya nya penuh cemas , dan sigap dia menggangkat tubuhku ke tempat tidur


lalu diambilkannya minyak telon di balurkan di perutku


sehabis itu dia buru buru , memanggil mama karena takut tetjadi apa - apa sama aku


" ma ,bisa naik ke atas ? " panggilnya


" kenapa do seperti tergesa - gesa sekali " tanya mama balik .


sambil cemas " buruan ma .... tadi saya bercanda sama selvi ,tiba - tiba perutnya sakit gitu "


aldo dan mama menghampiriku " kenapa sayang ... apa yang selvi rasain " tanya mama dengan lembut


mama tersenyum " oh gak papa itu , do ikut mama turun tar aldo bawakan minuman buatan mama untuk selvi minum " mama sambil pergi meninggalkan kami


aldo masih cemas " kamu baik - baik saja kan ? " tanya nya memastikan ke adaanku , akupun makin yakin kalo dia kali ini benar benar sayang dan perhatian sama aku , dan teringat lagi tragedi waktu itu tapi aku coba mengabaikannya .


ku anggukkan kepalaku agar dia yakin aku baik baik saja ,walau sakit yang terasa baru mulai berangsur kurang


" kalo gitu aku turun dulu ya , takut mama menunggu " ucapnya lagi


" iya ... hati hati tidak perlu cemas aku baik baik saja " sambil ku lepaskan senyum tipis di bibirku


sungguh cepat geraknya aldo , baru saja aku rasa dia keluar kamar tiba tiba dia udah datang dengan segelas minuman ramuan mama , ntah apa itu , hanya rasanya menghanggatkan perutku dan kurasakan nyaman , rasa sakitnya pun langsung hilang .


" aku mau mandi ya " ku langkahkan kaki ke kamar mandi


" sebentar ku temanin " ucapnya


" gak usah aku bisa sendiri " jawabku lagi

__ADS_1


akhirnya selesai juga aku mandi seger banget rasanya , ternyata aldo sedang berebah sambil memainkan gawainya .


akupun duduk di sofa memainkan gawaiku , selain berselancar di dunia maya , ku sempatkan untuk membaca novel kesukaanku judulnya KEKASIHKU BERBEDA ALAM ...


oh tak terasa waktu mulai malam , aldo juga masih asik memainkan gawainya seperti pada kebiasaan anak sekolah pada umumnya dia main game online , walau agak berisik tapi aku sudah terbiasa dengan kegiatannya itu .


" sayang..... " terdengar suaranya , tadinya aku pikir dia berbicara dengan lawan mainnya


" bisa ambilkan aku air minum " dia menoleh ke arahku dan memberi senyuman memohon .


" sebentar ya " jawabku . dalam hatiku hadeh ternyata dia bicara sama aku , ku gelengkan kepalaku


setibanya di dapur kulihat mama dan papa masih ada di ruang tengah , sebelum naik membawakan minumannya ,aku menghampiri mama dan papa


" tumben belum ,tidur mah " tanyaku


jawab papa " iya ni ... tadi mama udah papa ajak bobo katanya nanggung filmnya lagi seru serunya , yah mau gak mau papa temenin ,kan kasian mama tar takut nonton sendiri "


" idih ... bukannya tadi papa yang masih mau nonton jadi mama yang nemenin " akhirnya mereka saling tuduh de .


ya itulah mereka walau sudah diusia yang hampir mau kakek dan nenek selalu saja kadang seperti bercanda dengan teman atau sahabat ,mungkin itulah hal yang membuat mereka selalu saling memiliki ,tak pernah ada keributan yang serius antara mereka hanya keributan dengan canda yang sering membuatku tertawa .


" yaudah .... selvi naik lagi mau tidur " ujarku


" selamat malam ,dan mimpi indah ya sayang " ucap mereka bersamaan


akupun melangkah kembali ke arah kamarku , ku ketuk pintu kamar karena takut mengagetkannya


" masuk " jawab aldo dari dalam kamar , kuantarkan minuman nya


" terimakasih ya sayang " ujarnya lagi sambil menaruh gawainya dan mengambil gelas di tanganku


" iya sama sama " jawabku


" geser dikit dong ... " ucapku lagi karena aku sudah mulai lelah ingin beristirahat


aldo pun menaruh gelasnya dan memberikan ruang untuk ku meluruskan badan di tempat tidur .


ntah mengapa tiba tiba saja suasananya terasa hening lagi , kali ini aldo tidak meletakkan tanggannya di pingangku , ah pikirku dia lelah


baru hendak kupejamkan mata , seperti ada yang mengerayang di tubuhku dari ujung kaki , dan tiba tiba saja ada yang terasa dingin lagi di bibirku sepertinya kali ini aku sudah tidak tertolong lagi , kupejamkan mataku sambil merasakan apa yg sedang terjadi di bibirku , tapi ntah bagaimana aku juga menikmati keadaan ini seperti ada hawa hawa membara dari tubuhku seperti ada hasrat yang tinggi

__ADS_1


" sudah siap kah sayang .... " bisiknya di telingaku


bersambung .............


__ADS_2