
Pagi ini aku sibuk membuat sarapan nasi goreng seafood dengan telor ceplok , tak lupa aku buat roti isi coklat favoritku dan minjman bersereal .
kusiapkan semua sarapan itu di meja makan , mudahan mereka semua suka dengan sarapan pagi ini .
tak lama terlihat aldo menuruni tangga dengan abrisyam di gendongannya
" eh sudah bangun anak bunda " ucapku dari ruang makan
"eh iya bunda abrisyam sepertinya mau sarapan juga"
sambil kuambil abrisyam dari gendongan ayahnya " mau sarapan apa , sayang ? ada roti isi "
" nasi goreng sayang sama teh anget boleh " jawabnya sambil menarik kursi dan duduk
kusiapkan sarapannya , dan aku lanjut memberi makan abrisyam dengan bubur buatan ku sendiri , kali ini aku buatkan bubur dari buah yang aku blender halus dan ku beri madu serta kurma .
terdengar dehemnya saat aku tinggal ber 3 saja di meja makan " sayang , sore ini kita udah berangkat kerumah mami ya " .
aku sempat terdiam dan kupastikan lagi " musti hari ini ya ? "
" iya ... itu kalo kamu udah siapin semuanya sih " jawabnya sambil menikmati suapan demi suapan nasi goreng .
ku tarik nafasku panjang " baaaiklah ,kalo itu harus "
" kamu masih belum siap ya sayang ? kumohon kita coba ya " rayunya lagi .
ku anggukkan saja kepalaku , lalu aku membawa abrisyam ke taman untuk menikmati udara pagi dan bermain dengan papa ku
abrisyam terlihat senang sekali , saat papa mengajaknya bercanda , tapi esok papa akan di taman ini sendirian karena sore ini aku akan kembali tinggal di rumah orang tuanya aldo .
********
sore ini aku dan aldo sudah dalam perjalanan kerumah orang tuanya sepanjang jalan kami hanya diam , walau sesekali aldo bermain dengan anaknya selebihnya dia fokus membawa laju mobilnya .
tak lama kami mulai memasuki perkomplekan perumahan elit itu yang bisa aku hitung jari hanya 3 kali aku keluar di sekitar situ selebihnya aku banya di dalam rumah bahkan terakhir kali aku keluar berbelanja , ibu mertuaku sudah memasang muka yang sanggat kecut
" oh..... cucu oma " sambil mengambil abrisyam dari gendonganku bahkan sedikitpun tak ada menyapaku .
akupun menarik nafas dalam ,tak lama papa aldo keluar rumah " apa kabar do ?, apa kabar menantu papi , bagaimana keadaan kalian " tanya nua kepada kami
aku tersenyum sedikit menundukkan wajahku " baik pi " sedangkan aldo hanya membalas dengan senyuman dan memeluk papi nya .
tak lama terdengar suara mamanya sambil menimang anak ku " bagus juga mobil mertuamu do "
" oh iya mi , kan orang tua selvi salah satu pemilik perusahaan garmen yang terkenal di kota ini " jawab aldo
mamanya hanya tersenyum sinis , oh benar benar aku kembali ke sel tahananku lagi ,ujarku dalam hati.
__ADS_1
akupun meninggalkan mereka menuju kamar kami dan menyusun semua pakaian kami di lemari . tak lama aldo menyusulku seraya mengelus rambutku
" sabar ya siapa tau suatu saat mami berubah ".
aku hanya melemparkan senyum dan melanjutkan kegiatanku
*********
pagi ini aku sudah selesei membersihkan rumah ,menyiapkan sarapan dan beberapa pekerjaan lain selebihnya di kerjakan oleh si mbok , ART baru di rumah Aldo .
seperti yang aku bilang maminya gak ada berubah , dan parahnya lagi kali ini dia menjadikan abrisyam sebagai senjatanya buat mengadu domba aku dan suamiku .
terdengar suara tangis abrisyam , cepat aku berlari ke arahnya ,mungkin dia sudah terbangun dari tidurnya .
" astagfirullah..... abrisyam " cepat kuraih anakku dan ku gendong .
tak lama aldo pun keluar dari kamar mandi
" kenapa abrisyam " tanyanya
" dia bangun dan tergantung di tempat tidur, kakinya tergantung ,tapi tidak sempat jatuh " jelasku sambil menyusuinya .
" hari ini aku mau ke luar , kamu titip apa " tanyanya .
" belikan buah sama biskuit dan jajanan aja buat aldo " jawabku
ku lalui hari ku masih sama seperti biasa hanya ibunya aldo yang menjadi masalah buatku .
segera ku letakkan lagi anak ku , kali ini aku tidurkan di dalam box bayi karena , aku takut dia terjatuh lagi , dengan usia sekarang ini abrisyam benar benar lagi aktif aktifnya .
" iyaaaa mi .. sebentar saya menidurkan abrisyam dahulu " sahutku .
akupun bergegas keluar kamar sebelum terdengar suaranya lagi .
" ntar kamu siapkan makan malam untuk dinner dan dissert ya , soalnya malam mau ada tamu spesial oke " pesannyab
" iya ma , ntar selvi siapin sesuai pesan mama " aku sambil sedikit menunduk
" eh jangan lupa minumannya juga paling tidak ada juice " jelasnya lagi
" baik ma... " jawabku lagi .
**********
Akhirnya selesai semua hidangan sudah aku siapkan dan akupun mengambil abrisyam dari papanya Aldo .
" ayo ,abrisyam waktunya bobo sama bunda ya " seru ku dengan sedikit canda
__ADS_1
" nda " dengan senyum nya yang lucu dia memberikan tanggannya untuk segera kuraih
" Aldo belum pulang vi ? " tanya papa
" belum pi ... mungkin sebentar lagi karena , tadi katanya dia lagi ada urusan " jawabku sembari mengendong abrisyam
" pi ... saya mau kasih abrisyam tidur dulu " pamit ku
papa hanya melempar senyum dan mengangguk , ku tinggalkan ruangan itu dan segala sesuatu sudah aku pesankan ke mbok , jika ada yang kurang untuk memanggilku
baru saja mata bayi kecilku terpejam , terdengar suara gelak tawa di ruang makan , oh mungkin tamunya mami sudah datang pikirku dalam hati .
tok tok tok ....
" siapa " tanyaku
" mbok non ... non selvi di panggil ibu " jawabnya dari balik pintu .
" oh iya mbok , sebentar saya kesana " balasku menjawab pesan dari mbok
rasanya malas melangkah keluar , kupaksa badan ini untuk berdiri sebelum nenek ibu mertuaku sendiri yang menjemputku .
akhirnya aku sampai di mejamakan , ternyata sudah ada aldo disana , mataku terbelalak seperti tersambar petir di malam hari . mulutku tak dapat berkata badanku seperti kaku ,Mata ini mulai berkaca kaca sepertinya inggin mengalir seperti air terjun .
tenang selvi ... tenang selvi ... ini sudah biasa ,akh berusaha menenangkan hatiku .
" selvi ... sini nak " panggil papanya aldo
aku masih berusaha menenangkan tubuhku.
" ayo ,makan malam soalnya kamu perlu asupan gizi yang banyak " ucapnya lagi
aku hanya menganggukkan kepalaku , dan melangkah bergabung di mejamakan .
kuambil dissert saja sebagai makan malamku , dengan orange juice . namun disertku seperti ku mainkan saja .tidak ada nafsu makanku malam ini inggin rasanya aku bergegas pergi meninggalkan ruanggan itu .
tak kusadar aldo memperhatikanku , dan dia berdehem , ku bangun dari lamunanku ,matanya melirik kearahku seperti perintah apa yang kulakukan , inggin murka tapi jarak kami berjauhan
aku benci dengan suasana di hadapanku malam ini terdengar mamanya membuka pembicaraan memecah keadaan yang sempat sunyi sebentar karena ke hadiranku .
" oh ... iya ini selvi ... sepupunya aldo , sementara dia di sini karena suaminya sedang tugas luar kota " aku langsung tersedak mendengar ucapannya .
segera aku mengambil air minum,dan hatiku makin kesel melihat pemandangan di depanku , aldo terlihat santai seperyi tidak ada masalah sedangkan gadis yang waktu itu duduk di pangkuanny terlihat agresif ,pake acara menyuapi aldo segala ,hatiku benar benar hancur kali ini tiada maaf lagi untuknya .
" jadi bagaimana jeng kelanjutan hubungan anak kita " tanya orang tua gadis itu .
mamipun menjawab " sementara tunangan dulu nanti bagaimana bagaimananya terserah aldo dan virgin saja ,mau sambil aldo kuliah langsung menikah atau nunggu aldo menyelesaikan sarjana nya baru menikah " ujarnya seraya melirikku dengan senyum sinis .
__ADS_1
aku sudah gak tahan dan aku berdiri meninggalkan tempat itu tanpa berpamitan aku segera bergegas , kecewa sekali hatiku dan suamiku hanya menikmati keadaan itu tanpa ada prnjelasan terlebih dahulu ke aku .
duniaku seperti hancur berkeping keping ,ku kunci pintu kamar dan langsung kuhamburkan badanku di atas temat tidur aku menangis sejadi jadinya dan kubenamkan kepalaku di atas bantal.