DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU
Tamu Misterius


__ADS_3

Setelah menyelesaikan administrasi sore itu , ku buka lagi gawaiku , karena masih cemas sama penasaran siapa yang datang .


"Akhirnya terbuka " seruku dalam hati


kuhentikan langkah sejenak dan kulihat foto yang di kirim istriku , ternyata wanita itu karyawan kantor ayahku, akupun tertawa geli dalam hati pengen ngerjain selvi .


kubalas lagi messagenya " sayang janggan bergerak dari situ ya tetap waspada , karena aku tidak mengenalnya " jawabku sambil tertawa kecil


" ihhhhh...... buruan kesini aku takut " jawabnya lagi


" masih ngantri di apotik " usilku lagi


*******


Pov Selvi


ughhhhh...... aku mulai kesel ,udah keringat dingin jatuh bergulir dari jidadku , mana Aldo belum datang karena masih antri di apotik , trus ini perempuan terlihat asik dengan gawainya


tak lama ada suara pintu di buka lagi , rasa takut makin menghantuiku , siapa lagi kali ini dari langkahnya tenang seperti mengendap ,ku masukkan tangganku ke bawah bantal seakan siaga jika itu komplotannya .


" aldo kamu di mana sih " aku membatin dalam hati


saat tirai di buka ......


" Aldoooooooo..... " suaraku nyaring memekik


" jantungku mau copot tauuuu " dengan wajah sedikit memerah


" hahahahahahahahahaahahahahah , eh mba win sudah lama " tanyanya kepada wanita itu ,sambil tertawa puas karena melihat kecemasan di wajahku


" lumayan pak Aldo , tadi saya di suruh Papi bapak untuk kesini membantu membereskan dan mengantar pulang . karena , melihat Ibu selvi seperti takut dan waspada jadi saya duduk dulu " jelasnya


sambil tertawa lepas " hahahahah ia maaf mb win kelamaan nunggu ya . iya tadi istri saya mengirimkan message ,dia bilang scarry " sambil mendatangi ku .


" puasssss.... " seruku lagi sambil manyun


" maaf ya mb soalnya saya gak pernah lihat mba win " ucapku sambil malu - malu , dan kucubit kecil Aldo


"aw.... " jeritnya


" iya maaf sayang , aku cuma bercanda walau sebelum kamu kirim foto aku juga cemas " ujarnya menjelaskan serasa mengelus rambutku


akhirnya barang udah di beresin kami akan segera pulang


" Doooo.... " panggil ku manja


dia hanya menoleh dan melempar senyum serta menggangkat alisnya sedikit seraya isyarat mengiyakan panggilanku


" kita nanti pulang kerumah mana " tanyaku lalu menunduk berharap dia tidak ingkar janji


serius wajahnya menghadap ke arahku dan duduk di samping tempat tidurku " kerumah aku dong sayang seperti biasanya "

__ADS_1


ugh kesel banget mendengar jawabannya , aku tak mengiyakan juga tak melempar senyum hanya cemberut .


akupun menaiki kursi roda dan aldo mendorongku hingga sampai di mobil yang akan membawa kami pulang .


sepanjang jalan aku mengerutu tau gini aku gak minta pulang mending di sini aja aku tenang , sesalku dalam hati .


terlihat aldo berbicara dengan supir dan mba win , dia memberikan kunci motornya ke mb win , mungkin mb win yang akan membawakan motornya , sementara dia bersamaku di dalam mobil .


mobil pun melesat ,aku bersandar di bahunya , saat di perjalanan mendekati daerah rumahnya aku sudah ada rasa males banget , tapi ...


tiba tiba mobil tidak mengarah ke gerbang perumahannya , mobil tetap melesat .


" loh.... do katanya ? " tanyaku tak terselesaikan


aldo segera menyela " iya .... gak usah khawatir kita kerumah mu " ujarnya dengan sedikit senyuman manis di balik bibirnya terlihat lesung di antara pipinya .


senyumku pun merekah , raut wajahku yang semula murung kembali merekah .


" terimakasih ya " ucapku tersenyum


dia hanya menganggukkan wajahnya .


********


"papah........." aku tak menghiraukan lagi aku hanya mencari papahku di dalam rumah , kangen banget dengan beliau sejak gawaiku hilang tak pernah ku hubungi lagi sekedar melepas kangen , karena terakhir aku menghubungi melalui pesawat telepon di rumah aldo ,maminya marah marah .


Akhirnya aku hanya memesan ojek online untuk mengantarkan surat terakhir ku ke papa , karena habis itu aku tak bisa menggunakan pesawat telepon lagi .


akhirnya aku peluk erat , terlihat beliau bisa mengangkat tanggannya yang sebelah kanan , ada rasa bahagia teramat dalam , hingga bilir bening kristal menetes membasahi pipi .


terlihat aldo menuruni anak tangga mengarah , ketempatku dan papa melepas kangen


" pah ... apa kabar " ucapnya sambil mencium punggung tanggan lelaki paruh baya yang ada di hadapanku


jawab papa " Baik... Aldo sudah makan " tanyanya


" oh ... sudah pah " ucap Aldo lagi .


kamipun melepas tawa di ruang tenggah sambil menikmati acara televisi dan di temani sop buah buatan bibi di atasnya di taburi cheasheed seger banget .


tak terasa hari mulai malam , terdengar langkah kaki mama terlihat lelah sekali tapi tetap terdapat seberkas senyum bahagia.


" wah lagi asik ngumpul ni ... " seru mama sembari mengambil sop buah milik papa


" lelah banget ya ma hari ini " tanyaku


" nga juga sayang , mama kemalaman soalnya tadi banyak kerjaan yang terpending semenjak selvi sakit . jadi , baru mama kelarin hari ini " ucapnya penuh kelembutan menutupi rasa lelahnya


*******


hari semakin larut , aldo mulai membopohku ke arah kamar , selama perjalanan ke kamar sambil mengendongku dia berbicara

__ADS_1


" sudah lama aku tak memelukmu ya vi " serunya


" malam ini aku inggin memanjakan diriku dengan berada di pelukanmu Vi dan kalo boleh aku inggin memiliki seutuhnya seperti biasa " pintanya


tapi aku hanya melempar senyuman , hingga tibalah kami di ruangan tempat tidur kesayanganku , ku perhatikan sekeliling tak ada yang berubah satupun masih sama seperti saat aku pergi meninggalkannya . Dari sudut ke sudut kupandanggi , hanya ada disisi lain yang nampak beda .


ku temukan satu benda yang baru di sudut ruang dekat sofa ku " box bayi .... " bahagia sekali hatiku melihatnya


" iya , sepertinya mama yang menyiapkan " jawab aldo sambil meletakkanku di atas tempat tidur .


terlihat aldo mengambil wadah dan handuk kecil seperti biasanya , dia mendekatiku


" ku bersihkan dulu tubuhmu ya sayang , biar seger saat tidur " ucapnya lagi tanpa menunggu jawabanku dia melepaskan pakaian yang menempel di tubuhku .


handuk kecil itu mulai dia arahkan di wajahku, awalnya biasa saja seperti saat di rumah sakit ,tapi saat aldo duduk di belakang tubuhku dan membersihkan bagian punggungku nafasnya terdengar mendesah dan sedikit besar , ada hasrat yang seperti lama di pendam .


tanggannya mulai ke arah depan tubuhku di elapnya dari bagian leher mengarah ke bagian dada , suara rintik hujan mulai turun seperti mendukung suasana saat ini, balkon kamarku masih terbuka jadi terlihat jelas suasana rintik hujan diluar sana


aku menikmati sentuhan tangan aldo yang mulai menguasai tubuhku , kali ini badannya merapat di belakangku dan kedua tanggannya bermain di tubuhku , tak lama melayang kecupan di leherku ,nafasnya membuatku inggin melakukan perlawanan , tapi kali ini aku tak berani terlalu bergerak takut terjadi apa apa dengan kandunganku .ntah kapan prosesnya kejadian semakin cepat tak ada sehelai benangpun menutupi kami


kegiatan itu mulai terjadi tanpa aku sadari , semakin kurasa usaha aldo untuk melampiaskan hasratnya , terdengar nafasnya dan nafasku agak berat dan menggebu hingga semakin cepat akhirnya dia mencapai hasratnya . dan terakhir di kecupnya keningku dan bibirku , lalu di peluknya aku sejenak untuk melepas lelah sehabis melakukan kegiatan suami istri yang sempat lama tidak kami lakukan .


" terimakasih sayang " ucapnya seraya berbisik di telingaku dan memelukku .


kami sempat terlelap sebentar tanpa membersihkan diri , tak lama dia terbanggun dan mengangkatku ke kamar mandi , di letakkannya aku di atas bathtub.


dia membersihkan badannya terlebih dahulu , kebetulan bathtub di kamar mandiku besar . tak lama dia menyusulku lagi , air mulai di alirkan terasa hanggat menyetuh kulitku , tak lama ntah apa yang inggin di lakukannya , dia mulai bermain lagi di tubuhku , di sentuhnya dari ujung rambut.


" maaf sayang , aku inggin mengulang karena aku tak tahan dan sangat merindukanmu " ucapnya lagi sembari berbisik manja di telingaku .


" agh.... " benda asing itu mulai mengenai tubuhku lagi terjadi pergerakan tapi lebih lembut dari yang pertama ,sesekali dia mencium ku , sesekali tangannya bermain .


tak lama terdengar suaranya lagi dan nafas penuh kepuasan , sambil membersihkan tubuhku kembali dan membersihkan tubuhnya , di kenakan handuk di tubuhku dan tubuhnya di angkatnya kembali ke tempat tidur , dan di pakaikannya piyama berwarna dongker ke tubuhku , tak lama di sisirnya rambutku setelah dia menganti pakaiannya .


sambil menyisir rambutku " terimakasih ya sayang " ucapnya lagi sambil mencium rambutku dari belakang , dan aku hanya mengangguk .


***********


suara ayam terdengar pagi ini seperti ceria sekali ,begitupula perasaanku pagi ini juga ceria , seperti tak pernah ada beban dan masalah .


terlihat suamiku sudah rapi dengan seragam sekolahnya


" sayang pagi ini cuci muka saja ya aku agak telat ini " ucapnya


" ntar pulang sekolah baru aku bersihkan badanmu " ujarnya lagi sambil menaruh sarapan di atas tempat tidurku dan beberapa butir obat yang harus ku minum


" jangan lupa di makan dan di minum obatnya , karena itu bukan hanya buatmu tapi buat anak kita juga " di kecupnya keningku dan sesekali di kecup bibirku .


aku hanya menjawab satu kata " iya "


dia pun melangkah keluar , saat menikmati makananku tak lama terdengar suara motornya melesat .

__ADS_1


renungku dalam, sambil menikmati hidangan sarapan yang di siapkan suamiku , seperti aku baru bangun dari mimpi buruk dan saat ini sedang berada di dunia nyata dengan dia yang sesungguhnya mencintaiku .


bersambung ........


__ADS_2