DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU
Terungkapnya Fakta


__ADS_3

Virgin


Malam itu Aku tidak sengaja mendapati Aldo dengan seorang Wanita. Aku mulai membuntutinya diam-diam. Selama ini Aku menikah dengan Aldo tapi seakan tidak memilikinya seutuhnya.


Aldo itu terasa dekat hanya saat Kami masih di bangku sekolah.Tapi mungkin itu hanya karena ke egoisanku yang tetlalu mencintainya padahal Aku tahu kalo Dia sudah menikah.


Malam itu dia pergi Ke Coto Makassar terlihat akrab sekali, hanya saja wanita itu seperti tidak asing buatku. menginggatkan Ku akan Seseorang tapi Siapa ya.


Berkas di atas meja membuatku tersenyum. Curiga Ku salah Wanita itu hanya rekan kerja.


Tapi Aku kembali curiga saat Wanita itu di bawa lagi ke Arah kediaman Kami yang baru Kami beli dua bulan lalu.


Aku tercengang saat melihat Aldo mengendongnya memasuki rumah Kami. Hati ini seperti di tusuk, saat Aku sedang hamil muda begini Dia berani mengendong wanita. Apa Dia tidak merasa bahwa Aku mengandung Anaknya.


flash back


Memang waktu sehabis pesta pernikahan Kami. Aku mengundang beberapa teman Kami melanjutkan pesta lagi dengan beberapa orang saat itu Kami semua dalam ke adaan tidak sadar. Kami pun masuk Ke dalam ruangan itu. Saat itu Aku memberikan minuman yang membuat dia bergairah walau dalam keadaan tidak sadar, Aldo menumpahkan semua hasratnya, hingga Dia tertidur.


Ntah mengapa Aku masih menikmati semua itu bahkan gairah ini masih belum terselesaikan hingga suara desahanku saat itu terdengar keluar ruangan.Tidak lama kemudian Pintu Kamar ini terbuka tapi Aku masih menikmati menyelesaikan gairahku sendiri, Karena Aldo saat itu sudah tertidur.


Tangan itu ikut mengerayangi tubuhku tapi Aku tidak bisa menolaknya Karena, Aku merasakan kenikmatan, hingga benda Asing itu memasuki milikku Aku merasakan goncangannya. Semua tubuh ini di cumbunya hingga tiba- tiba saja Ada suara mendekat dan lelaki itu pun bersembunyi di Kamar mandi meninggalkanku.


Aku tak peduli dengan suara itu Aku melanjutkan lagi kegiatan memenuhi hasratku. Pintu pun di buka sedikit seperti ada yang mengintip dari luar, langkahnya seperti mendekatiku. Saat itu Aku pun seperti mengumpan Orang itu untuk menyelesaika kemauanku yang tanggung karena, saat itu Aldo benar-benar tertidur pulas efek minuman tadi. Aku kesal dia menikmati tubuhku tapi menyebut Nama Selvi tidak ada Namaku di sebutnya.


Kali ini Aku tidak mau berfikir terserah Kamu menyakitiku, yang penting Aku terpuaskan. Setidaknya keperawananku sudah Kamu yang pecahkan.


Lelaki itu semakin mendekat, dari posturnya lebih dewasa dari yang pertama, ya Aku tau yang pertama adalah teman satu kelas ku dulu Dia juga mengejar-ngejarku tapi Aku sudah cinta buta dengan Aldo.


Aghhhhh.....


Terasa dingin sesuatu yang basah menyentuh Ku, terasa lebih nikmat dan membuat seluruh bulu roman ini berdiri, sangat perlahan menikmati tubuh ini, hingga mata ku tak dapat terbuka hanya dapat mendesah. terasa sesuatu yang lebih besar dan panjang memasukinya. hingga ketingat Kami saling menetes dan erangan Kami pun tak tertahan kan. Sampai Kami ke posisi sama-sama selesai.


Baru Aku sadari ternyata Lelaki tadi yang sangat berpengalaman menyelesaikannya adalah Papinya Aldo. Dia meninggalkanku dalam posisi terlentang pintu kamarpun di tutupnya lagi.

__ADS_1


Aku segera ke kamar mandi walau kepala ini sedikit pusing efek minuman baru terasa. Saat ku buka kamat mandi ada sosok Pria yang masih inggin di selesaikan hasratnya akibat mendengar erangan dan desahanku.


Tanpa basa-basi Kami mrlanjutkan lagi kegiatan tadi hingga selesai. Aku seperti budak pemuas nafsu nya.


Semenjak kejadian itu Aku jadi terbiasa menikmati hidupku dengan hasratku yang sangat besar, tapi Aldo tidak pernah memenuhinya hanya sekali itu saja.


Ntah Anak yang Ku kandung ini Anak siapa karena, sejak malam itu Aldo tidak pernah menyentuhku, paling hanya kecupan itu saja karena, Aku yang merampasnya paksa dari bibirnya.


Ada tiga Lelaki yang menyetubuhi Ku malam itu. sampai saat ini hasratku makin menggebu-gebu.


Apalagi saat ini Aku melihat dia bersama wanita itu dalam satu kamar ntah apa yang mereka kerjakan disana.


Ku tinggalkan rumah itu dan Ku pacu mobil ini menyusuri jalan hingga Aku sampai di rumah. Aku duduk di mini bar dan meneguk bampir banyak minuman Aku kesal Aku tidak memikirkan bahwa Aku mengandung dalam pikiran Ku "Toh Ayahnya ngak jelas Siapa."


Suasana rumah malam itu sangat sepi, Mami sedang keluar Kota memvawa Abrisyam dalam Acara sekolahnya. Aldo dengan Wanita itu yang tidak lain adalah Selvi.


"Kenapa Selvi bisa sampai disini." emosiku membuatku bergumam sendiri.


Hingga suara ini memenuhi ruangan televisi. Aku tak sadar badanku sudah tanpa sehelai benang pun. Bahkan televisi yang tadinya ku tonton sudah Ku abaikan.


Ce~klek...


Suara pintu di buka, tetap Aku abaikan. Hingga ada langkah yang menuju pantri mengambil minuman. Aku tetap melanjutkan kegiatanKu.


Saat suara itu terasa di dekatku. Aku sengaja mengumpannya. bahkan aku menarik tangan dan jari - jarinya untuk menyentuh Organ intim Ku.


Akhirnya malam itu Penuh adegan yang tak bisa ku bayangkan, seperti profesional. Aku benar benar di buat hingga ingin melakukannya berulang ulang.


Cara Dia mencumbu sampai menyelesaikan Hasrat pun membuatku inggin melakukannya berulang.


"Jangan pergi. Aku masih mau lagi." pintaku kepada Lelaki tersebut.


Dia hanya melempar senyum dan mendekat.

__ADS_1


" Boleh Aku minta lagi." Ucapku lagi.


" Baik lah jika itu maumu. Apakah Aldo tidak pernah melakukannya." tanyanya sambil mencumbuiku lagi.


Agak lama Kami saling membuat hasrat ini terpacu lagi untuk mengulang.


"Hanya saat malam pertama dan saat itu Dia tidak sadarkan diri."Ucapku sambil mendesah.


"Ini Nikmat banget." ucap ku lagi.


Hingga Aku merasakan sampai di titik tingkat tertinggi. Aku pun memintanya untuk mengulang lagi, hingga 4x dalam semalam. sampai matahari hampir terbit. Akhirnya Kami sama-sama lemas di ruangan Kamar ini. sudah 3 kali Kami berpindah tempat. Dari ruang televisi dua Kali , ke Kamar mandi dan ke Kamar tidur.


"Aku puas. Terimakasih sudah membantu." ucapku.


Tidak lama dia berucap." Kamu Hiper ya. Lain kali bilang saja jika butuh." Aku pun di tinggalkannya di Kamar itu.


Oh my God, Aku melakukannya lagi dengan Lelaki itu. Orang yang sama menyetubuhiku di malam pengantinku. Dia lebih baik dari Anaknya. Aku benar- benar merasakan kepuasan.


****


Pagi ini Aku hanya memejamkan mataku sejenak, lalu Aku ke ruang makan untuk menikmati makanan pagi Ku.


Tumben para ART telat bangun hari ini. Sehingga tidak ada satu Orang pun yang tau apa yang sedang terjadi di ruangan ini.


Saat akan ku ambil sarapan, Papi datang menuju meja makan. Seperti tidak ada hal yang terjadi antara Kami. Dia hanya meminum sereal Oatin lalu berangkat menuju ke Kantor.


Sempat terbesit ingin mengucapkan ulangi lagi, tapi segera ku singkirkan pikiran itu.Kubiarkan saja dia berlalu. Hingga ada message di gawaiku.


"*J*ika inggin di ulang Kabari Aku." pesannya menjawab keinginanku. Aku hanya tersenyum


"Tapi Aku ingin mengulang dengan Aldo bukan dengan Papinya." Ucapku dalam hati.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2