
Appartment
16.00
"Hmmm Raine, lapar, hmmmm Raine," Rena melihat seliling tempat tidurnya tidak didapati pangeran tampan itu disana, Rena pun bangun dengan menyadari adanya perubahan pada pakaian yang ia kenakan tadi sudah berubah bentuk dengan piyama couple yang dia beli sepasang itu.
Apa Raine yang memakaikan ini, so sweet banget sih.
Gumam Rena di dalam hatinya yang terdalam. "Oh honey heyyy pelan-pelan turunnya," Raine yang begitu perhatian sampai-sampai hampir berlarian menuju tempat tidur kekasih cantiknya, sambil membawa baki dengan semangkuk bubur hasil masakannya.
"Aku memasak bubur untukmu, maaf aku tidak pernah menunjukkan keahlianku yang satu ini, karena kesibukan, kamu harus makan, aku campuri dengan smoke beef cincang, its must be good, i think," pinta Raine agar Rena mau menurut dan memakan makanannya sambil menyuapi Rena dengan telaten.
Slurp..slurp..
"Wow its delicious Raine, ternyata dosen tampanku ini punya rahasia yang tidak ku ketahui," ucap Rena sambil tersenyum dan patuh memakan suapan demi suapan yang di berikan oleh Raine.
"Honey, please jangan sakit lagi, aku panik kalo terjadi sesuatu padamu," ucap Raine sambil meletakkan mangkuk bubur yang sudah habis diatas meja lalu memeluk tubuh kekasih cantiknya itu erat-erat.
"Iya Raine, sekarang aku harus memberi tahu Geng Gesrek tentang rencana pernikahan kita, coba aku kabari dulu mereka," ucap Rena antusias.
Namun kemudian di lihatnya di sekitar bibir merah Rena masih cemong bekas buburnya tadi,di ciumnya bibir ranum itu di sesapnya sekilas sambil memberisuhkan permukaan bibir itu.
"Hmmmmpphh Raine," ciuman itu akhirnya tidak berhenti di situ tangan Rena pun melingkar di leher kekasih tampannya itu sambil tangan Raine berhenti di pinggang ramping Rena, lenguhan nakal pun tak terasa keluar dari bibir kemerahan miliknya sambil keduanya saling menyesap membelit ******* dengan memejamkan mata.
"Sssshhh Raine hmm," kepala Raine yang turun ke ceruk leher Rena dan memberi tanda cinta di sana. Tangan Raine pun masuk ke dalam piyama Rena lalu naik sampai bertemu dengan gundukan squishy yang ukuranya tidak kecil juga tidak besar tapi menggemaskan karena sangat pas dengan genggaman tangan dosen tampan itu. Raine yang memang memasang bra Rena tanpa mengaitkannya itu pun jadi memudahkan akses tangannya untuk bergerilya di dalamnya.
"Enough, honey, aku tidak akan bisa berhenti kalo bibirku sudah menyesapnya, nanti kamu pingsan lagi, bisa-bisa acara pernikahan kita di undur lagi dan aku tidak mau itu terjadi," ucap Raine dengan menahan jutaan godaan saat melihat tubuh kekasih cantiknya yang seperti candu baginya.
__ADS_1
"No honey aku akan diam saja, kamu yang bekerja, hmmm..hmmm," Rena pun menyerang bibir kekasih tampannya itu agar Raine mau melanjutkan pertikaian nikmat mereka.
Lalu..
INCOMING VIDEO CALL
GENG GESREK
Terpaksa pasangan mesum itu menghentikan pertikaian nikmat mereka untuk mengangkat panggilan Video itu. Raine yang tadi sibuk memberi tanda cinta di bukit kembar Rena sontak mengangkat kepalanya dan menyingkir dari tempat tidur king size itu.
"Halo guys Whats up?"
"Gimana sih Nab, lo udah baikan belum? kita semua khawatir ama keadaan lo?" tandas Melly yang heran dengan pertanyaan Rena, karena yang di khawatirkan keadaannya malah bertanya dengan santai seperti tidak terjadi apa-apa.
"Iya nih gimana keadaan lo nab, ah bikin khawatir aja lo, makanya jangan diet-diet dulu, bahaya tuh anemia lo dari dulu pan udah gak pernah kambuh, eh sekarang kambuh lagi," gerutu Vio saking sebalnya dengan ketua gengnya yang harus tepar lantaran kebiasaan buruknya yang suka diet demi penampilannya di depan kamera.
"Udah lo Jam jangan ikutan maki gue, ampun deh ah, padahal tadi gue mau ngehubungin kalian bertiga lebih dulu, eh keduluan," ucapnya terkhusus untuk Ceryl yang daritadi belum kebagian jatah makian dan omelan pada Rena.
"Ogah gue gak akan bahas sakit lo, gue mau bahas hickey(tanda cinta) yg ada di leher lo tuh, mau pamer? oh iya si dogan ya ngerawat lo? pan lo udah lemas lunglai, masih aktif nyeruduk juga? benar-benar luar biasa," Ceryl pun membahas tanda cinta sambil geleng-geleng kepala melihat kelakuan dosen tampan itu yang ternyata tidak bisa menahan gairahnya yang bergelora walau kekasih cantiknya sedang terkapar tak berdaya.
Blush!
Wajah Rena langsung berubah memerah seperti tomat, karena dia lupa menutupi tanda cinta yang tidak pernah luput di berikan Raine saat aksi pergumulan nikmat terjadi. "Buahahhahaha," mereka bertiga pun tertawa melihat tanda mata sisa pergumulan nikmat Raine dan Rena yang merata di seluruh tubuhnya yang tertutup, tapi ada saja yang lolos terlihat oleh mata elang sahabat cantiknya.
Mereka berempat yang sedang berada di tempat berbeda, Melly dan Vio yang berada di perusahaan ayah Melly, sedangkan Ceryl juga masih magang di kantor Raine, bergantian melihat tanda cinta yang berusaha di tutup sedemikian rupa oleh Rena dengan tangannya.
"Udah gak usah di tutupin , kayak lo juga gak punya aja Jam, sinih setor tunjukin hickey lo juga dari Andrew malah di dada lo sampe bentol-bentol kayak polkadot alami," Vio mencoba membela ketua geng mereka dengan balik menyerang Ceryl yang ternyata juga mempunyai pacar mesum yang selalu meninggalkan jejak setelah pertikaian nikmat mereka.
__ADS_1
Blush!
"Buahahhahaha," mereka bertiga pun tertawa melihat wajah Ceryl yang berubah memerah seperti apel Australie.
"Eh ngomong-ngomong apa kabar pasangan dosen murid yang atu lagi, udah mantan perawan atau masih tersegel tu si Jubedah? Tanya Ceryl dengan pertanyaan yang menohok mencoba membalas serangan sahabat cantiknya satu per satu.
"Ehem..ehem gue udah plong sama kayak lo pada, abis gak tahan gue kalo doi udah nyerang bibir gue bawaannya tuh gak bisa berhenti udah tangannya kan bergerilya merembet kemana-mana, suka gak nahan selalu berlanjut ke adegan selanjutnya, tau ah udah tau rasanya enak, sekarang jadi makin nagih, hehehehe," ucap Melly jujur sambil tersenyum malu dan menundukkan kepalanya.
"Gimana kalo kita rubah aja nama grup kita jadi GENG GATEL, abis kita berempat udah makin gatel tau nggak? ucap Rena menyarankan perubahan nama geng mereka, karena berubahnya status mereka yang tadinya masih suka malu-malu dengan pasangan masing-masing sekarang malah malu-maluin.
"Ahahhaha," mereka berempat pun tertawa serempak.
"Sepertinya yang paling jinak disini cuma lakinya si Leha deh, coba kalian perhatiin ada hickey nyebar gak di badannya kayaknya sih baik-baik aja, manager gue satu itu bener-bener jaga anak orang sepertinya," ucap Rena dengan harapan bahwa apa yang dikatakannya tadi itu salah besar.
"Yee lo belum tau aja, nih," Melly yang satu atap dengan Vio tiba-tiba memutar tubuh sahabat cantiknya itu dan menarik blouse yang Vio kenakan sampai mempertontonkan semburat tanda sayang di sekujur belakang tengkuk Vio sampai merata di punggungnya.
"Gue gak habis pikir manager gue yang kelihatannya alim dan malu-malu ternyata ganas juga," ucap Rena yang di sahuti tawa ketiganya sampai sakit perut.
"Wakakkaka."
"Oh iya guys siap-siap ya 7 hari lagi gue mau married di Jerman kalian bertiga harus ikut, jadi brides maid gue dan jangan sampai berita ini bocor ke luaran apalagi ke media!"
"Hah?!
To be continued..
VOTE YUK, LIKE YUK, COMENT DI TIAP BAB YUK? MMMUUAAHHH
__ADS_1