DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Wanita Lain Cuma Orang-orangan Sawah!


__ADS_3

Tak terasa ada seseorang yang dari tadi memperhatikan kemesraan sepasang kekasih itu dengan geram


"Bagus teruskan gadis liar!" Ucap Stefany dengan amarah sudah sampai di ubun-ubun.


"Jangan salahkan aku kalo besok kalian sudah melihat kakek kalian Tinggal Nama," Ucap Stefany sambil berteriak.


"Stop! jangan buat keributan disini," Ucap Raine menghentikan aksinya


" Aku tidak akan meninggalkan Renata, because I love Her so much," Ucap Raine dengan satu tangan nya mengait pinggang kekasih cantiknya, di dekatkan pada tubuhnya dan di ciumnya pelan kening gadis itu didepan Stefany.


"Dan Kamu wanita busuk jangan sekali-kali kamu ganggu Renata, Karena aku tidak segan-segan membuangmu ke Hutan belantara yang penuh dengan serigala buas, camkan itu!"Gertak Raine meyakinkan.


"Kalau soal Kakek dan daddy, terserah tunjukan apa yang kamu mau tunjukkan, itu hak mu! kamu sudah di tunggu oleh mereka, jangan di tunda lagi, Lebih cepat lebih baik!" gertak Raine sambil tersenyum smirk dengan memasangkan kaca mata hitam nya dan kaca mata hitam Rena yang sudah di siapkan di dalam hand bag nya.


"Ayo sayang, we Gotta get out of here!" Ucap Raine dengan segera beranjak dari tempat itu.


Rena pun pergi dengan mengaitkan tangannya dengan tangan Raine lalu memutar tubuhnya ke arah Stefany, Wleeeeee!!! Rasakan!!" Ucapnya Kesal sambil menjulurkan lidahnya ke arah markonah.


"Raine mengapa kau bisa berubah, Aku mencintaimu Raine, Aku sangat mencintai mu sayang, mengapa gadis liar seperti itu yang kau pilih, Mengapa? Arggghhhh, Dasar Keparat!!!, Hei lihat apa Kalian! keluar dari Kelas Sekarang!!", Teriak Stefany kepada 3 orang Mahasiswa disana yang sejak tadi mengabadikan tingkahnya dengan ponsel mereka, yang seperti orang gila sambil menghentak hentakkan kakinya ke tanah..


"Satu masalah teratasi tinggal masalah satu lagi hmmm," Ucap Raine kepada Rena.


"Let's go to your bothers office," Ucap Raine


(ayo meluncur ke kantor Kaka mu).


✨


✨


✨


🏬 Givencio Grup.


Dari depan Lobby gedung pencakar langit itu sudah siap 4 security yang bertugas membuka pintu serta memarkirkan mobil para Client penting perusahaan.


Datanglah mobil sport Lamborghini Aventador milik Raine yang dia pilih khusus untuk kunjungan kali ini .


__ADS_1


Ketika berangkat ke kampus tadi Raine memakai mobil sport Bugatti Divo nya kemudian di ganti dengan yang ini dengan bantuan malaikat penolong (Andrew) tentunya, di karenakan mobil ini lebih cocok untuk kunjungan ke perusahaan lain.


"Honey How many sports car do you have on your garage?" Tanya Rena penasaran


(sayang, berapa banyak mobil sport yang tersimpan di garasimu?)


"Kapan-kapan kuperlihatkan koleksi mobilku sayang, hitunglah sendiri." Jawabnya sambil mengusap puncak rambut Rena dengan mengedipkan sebelah matanya.


"Ayo turun, kita sudah sampai," Raine dan Rena turun setelah mobil super cepat itu berhenti di depan Lobby gedung pencakar langit dengan security yang sudah menyambut dan membukakan pintu mobil dan pintu gedung secara bersamaan.


Terdengar kusak kusuk karyawan perusahaan yang terlihat ramai berlalu lalang itu serta 2 Resepsionis yang siap menyambut nya, "Ssttttt artis tuh mas bule yang lagi trending topic, duuhh gantengnya aslinya, Renata juga cantik banget muluusss" bisik mereka.


"Good Afternoon Mister, how Can I help you?"


( selamat sore mister, apa bisa saya bantu?)


Karena Raine bertampang bule maka Resepsionis itu menyambutny dengan bahasa Inggris.


"Bisa saya bertemu pak Ernando? katakan CEO Biersdoff Corp ingin bertemu," Kata Raine sopan dengan menjawab Resepsionis itu dengan bahasa Indonesia


" Baik, tunggu sebentar Mister," jawab resepsi onis itu sambil melihat Raine dan Rena yang terlihat Mesra karena sesekali Raine yang tinggi menjulang membenarkan Rambut Rena yang menutupi matanya dan mengaitkannya ke bagian belakang telinga Rena, yang terlihat begitu romantis di mata Resepsionis itu, mereka terlihat seperti pasangan selebriti yang hendak melakukan pemotretan majalah, karena penampilan dan fisik mereka yang begitu mencolok sangat tampan dan sangat cantik, dengan kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung kedua nya, sungguh pemandangan yang jarang sekali mereka lihat diantara tamu-tamu yang datang.


" Baik terimakasih," jawab Raine sopan dan berpamitan dengan senyum nya yang memperlihatkan deretan giginya yang putih.


Resepsionis itu berbincang-bincang sejenak setelah melihat kedua pasangan yang sedang viral di jagat dunia hiburan itu pergi meninggalkan mereka dan masuk ke lift.


"Heiii gue sampe deg degan liat orang nya asli lebih ganteng dan tinggi banget bibirnya merah dan Renata nya juga cantik banget kenapa kita tidak minta foto saja tadi..ya ampuun cantik dan ganteng serasi banget," ucap Resepsionis 1


"Tar kalo mereka selesai urusan dan turun kesini barulah kita minta foto, ternyata pak CEO juga kenal dengan artis juga ya?" Resepsionis 2


Raine dan Rena keluar dari Lift dengan tetap bergandengan tangan karena Raine tidak mau Rena terlepas sedetik pun dari perhatiannya.


Disana mereka sudah disambut oleh sekertaris Ernando dengan pakaian sexy kurang bahan yang siap dilahap mentah mentah oleh pria manapun yang melihatnya kecuali Raine, Raine tidak tergoda sedikitpun dengan wanita lain, baginya wanita lain cuma orang-orangan sawah yang hanya melintas di pinggiran matanya sekilas, karena di pelupuk mata nya hanya penuh dengan Renata lovely seorang.


"Silahkan masuk Tuan," ucap sekertaris itu mempersilahkan, dengan membatin " Aah bule ini sangat tampan guratan perut sixpack nya terpampang indah di mataku, Aahhh Hmmm bagian diantara pahanya sepertinya sangat besar, aaahhh aku jadi basah,, lihat saja aku akan mendapatkan mu, bos Ernando saja sampai beronde ronde kalo bermain denganku, apa lagi dengan pasak sebesar punya bule itu, apalagi bule ini jauh lebih tampan dari Ernando si penggila ranjang itu, membayangkannya saja aku sudah menelan ludahku kasar."


GLEG


"Welcome Welcome Rena," Ernando menyambut Renata dan bersiap untuk memeluknya, tapi dengan sigap Raine menghalangi nya dan menjabat tangannya erat

__ADS_1


"Kak Nando," Sapa Rena sambil mencium bau alkohol dan asap rokok yang mengepul di ruangan itu hingga membuat matanya pedas


"Okay okay santai Man! apa kamu juga melupakan ku Raine Richmound? bukankah dulu kau sering main ke rumah Rena saat aku masih berumur 6tahun , saat itu Rena masih belum lahir bahkan mommy masih belum ada tanda-tanda untuk memiliki anak secantik ini, sambil tangannya hendak mencubit pipi mulus milik Rena. Tetapi dengan sigap Raine mengibaskan Tangan Nando dengan tangan nya.


"Aku kira aku tidak perlu mengingat hal yang tidak terlalu penting menurut ku, tidak usah sok akrab denganku karena kita tidak sedekat itu," Jawaban Raine


" Maaf kak Nando sebenarnya aku juga merindukan sosok kakak yang dulu ku kenal tapi sepertinya dia bukan kakak ku lagi, Kaka sudah berubah," jawab Rena.


Sepertinya Kaka angkatnya ini sudah sangat berubah, dilihatnya ruangan CEO itu cukup mewah dengan koleksi minuman keras berlabel import dan puluhan Champagne yang terpajang indah di dalam lemari kaca mewah itu.


"Sebenarnya ada perlu apa Adek ku yang cantik ini datang kemari Hmmm?" tanya Nando sambil tangannya hendak menyentuh tubuh Rena lagi tapi dicegah oleh Raine.


"Ahahhaha maafkan aku, karena sudah terbiasa seperti ini dengan teman wanitaku, Karena aku pribadi yang ramah (rajin menjamah kaliπŸ˜€) dan tidak bisa membiarkan ada wanita cantik berdiam diri saja disini."


"Brengsek, bedebah ini sudah mabuk di jam segini!" batin Raine


" Kak Nando harus kembalikan proposal ku aku tidak mau magang di tempat lain selain kantor Raine," ucap Rena tegas.


"Tunggu sebentar bersantailah dulu disini," ucap Nando menahan agar 2 orang itu tidak buru-buru pergi dan semudah itu mengambil kembali proposal Rena dari tangannya.


Diana ambilkan minum untuk 2 tamuku, 2 coffee dan 1 orange juice..


Terlebih dahulu Nando mengirim pesan ke sekertaris sexy nya itu


πŸ’ŒNew Message


Ernando : "Bubuhkan obat perangsang yang sangat kuat untuk kopinya."


Diana : ("Baik Boss sayang.")


DEG


Ternyata nambah lagi Rival Raine ya Zeyenk


Vote nya please zeyenk πŸ™πŸ™πŸ™


MET menjalankan ibadah puasa ya bagi zeyenk nya ipppiiieee semua yang menjalankan nya


jangan lupa sedekah Rate 🌟 5, 1000like, vote, hadiah dan coment untuk tinggalkan kan jejak d tiap episode nya.

__ADS_1


__ADS_2