
"Jadi jadi yang bikin apem gue bengkak bukan Hugo Raine Richmound lalu Hugo siapa dong?"
...DEG...
"Pffffft kasian banget sih yey nek, mimpi yey ketinggian, tuh apem yey sampe jablay kayak bibir ndower di setrum tongkat berapa lekong Ampe jontor begindang bentuknya?"
"Gue nggak inget apa-apa Bet apa yang terjadi ama gue?"
Kemudian Betty pun memeriksa sekeliling kamar bekas pergumulan 3 pria dan 1 wanita itu terlihat rapi, tampak 5 lembar kertas bermaterai yang di bungkus amplop warna cokelat yang tergeletak di samping tempat tidur queen size yang bentuknya mencurigakan tersebut menarik perhatian Betty.
"Apaan ini nek ..kontrak kerjasama penayangan film itu berdurasi 2 jam nonstop, nek yey gila udah tandatangan di atas materai?"
"Hah?! kontrak kerjasama apaan ini Bet, kontrak kerjasama bergabungnya gue dalam pembuatan film begituan, oh God sungguh menjijikkan! gue nggak sadar menandatangani kontrak ini Bet, gue nggak ingat sama sekali akan hal ini! Hiks gue harus gimana Bet!"
"Kan dari awal eke udah ingetin yey kalo Hugo a.k.a Sultan a.k.a konglomerat yang asli nggak mungkin ngajak kewong di Motel rendahan bin murahan kayak begindang bok, yey yang kekeh pengen berangkat kudu sekarang, kudu sekarang juga nggak mau ditunda-tunda, emang dasar yey tu yang haus belaian lekong, hhmmm sekarang makan tuh apem sampe merah dan merekah begindang!" Celoteh Betty yang bikin orang sekitar ingin tertawa terbahak-bahak mendengar bahasa kaum planet tampak cocok sekali dibawakannya.
"Bet gue kan udah bilang jangan melulu nyalahin gue dong kan gue ini korban!"
"Yey udah gila nek, elo di jompa jampi ya sampe gak sadar n kayak orang linglung begindang? sekarang pelan-pelan yey inget-inget dari awal kedatangan lo di kamar ini apa yang Lo lakuin, lo langsung ketemuan Ama Hugo gadungan atau gimandose nek, hih eke gemes lama-lama ngeliat keoonan yey yang diatas rata-rata Indang!"
Pevita pun menyesali perbuatannya yang hanya memburu kesenangan tubuhnya semata, sekarang hanya tinggal bekas kebodohannya saja yang tersisa mengingat mimpinya untuk bersanding dengan aktor tampan idolanya tampaknya pupuslah sudah.
"Bet tunggu ini ada cek pembayaran pertama penanda tanganan kontrak film itu uang DP 1000 US Dollar (14.000.000)."
"Ya ampun tubuh yey yang begindang berharga cuma dihargain 1000 US dollar, lebih baik yey tuntut tu Hugo gadungan, apalagi di sini di tuliskan kalo apem yey dan segala pernak pernik yey di perbesar (zoom) pengambilan gambarnya dan ditonton jutaan orang, seharusnya yey dibayar milyaran nek! ini sungguh memalukan harkat dan martabat seorang Pevita de Gonzales!"
"Hiks gue takut Bet gue takut," sesal Pevita yang sudah tak ada gunanya.
__ADS_1
"Seinget gue, gue masuk ke kamar ini langsung disuguhin wine, di sini dia ngeletakin wine nya, terus gue minum sampe gue masuk ke depan kamar mandi karena Hugo lagi mandi waktu itu, setelah itu aaaaahhh gue nggak inget apa-apa Bet."
Ingatan Pevita akan pertempuran ganasnya semalam masih belum juga pulih sehingga tidak ada bukti yang dapat dia pakai untuk menuntut si Hugo gadungan itu.
"Miris eke ngelihat nasib buruk yey, yey sih nggak pernah ngedenger nasihat eke, Hugo Raine Richmound itu cinta mati ama Renata kalo yey nyoba misahin ya begindang deh hasil dari kebodohan bin ketololan yang yeyy lakuin hadeehhh, itu karma wanita jablay yang suka gonta ganti tongkat anaconda kaum lelaki!"
"Bet udah deh elo tuh dari tadi ngehujat gue terus menerus tanpa ampun, gue sumpahin dalam waktu dekat elo alamin juga kebodohan yang gue sesalin seumur hidup gue ini n apa yang gue rasa sekarang, hiks dari tadi elo nggak malah ngedukung gue, elo malah ngomel panjang lebar x tinggi tau nggak lo, hiks."
"Oh nek kan ada situsnya kita cari nama pemain yang abis kewong ama yey itu kira-kira kalo abis lihat orangnya di film itu siapa tahu yey inget orangnya."
"Hmmm coba lo buka Bet," Pevita yang sudah malu dengan hal menjijikkan yang sudah dialaminya tadi itu, sudah tidak punya keinginan lagi untuk hidup lama di dunia.
Situs www.xxx.com ◀️
"Sekarang kita buka film keluaran terbaru Hmmm coba indang."
"Nek bukannya ini yey nek apa bener ini tubuh yey mata yey ditutup pake Hitband." ucap Betty sambil terkesima melihat permainan nakal boss artisnya itu diatas tempat tidur, nih lihat nek."
Betty masih melihat adegan pertama sebelum Pevita mengetahui kalo pasangan peperangan nikmatnya bukanlah Hugo versi asli.
"Alamakjam durasinya lambreta barbera weiche (sangat lama sekali) adegan kewong yey lambreta barbera indang sudah 1 jam dan yey udah pelepasan 10 kali wooowww ini yey pasti di cekokin obat Jahanam, nggak mungkin kalo orang normal bisa kewong begindang, Indang lambreta barbera huaaaa mata eke sampe kemasukan cairan lava pijar milik itu si Hugo Abal-abal.
✨
✨
✨
__ADS_1
🏥RS HARAPAN JAYA
Raine yang tertidur pulas di tempat tidur penunggu tepat di samping tempat tidur pasien itu karena 2 hari 2 malam kelelahan mengurus segala keperluan Istri cantiknya itu.
"Rena yang terbangun masih tidak bisa bergerak sama sekali karena setiap gerakan yang dia lakukan membuat luka tusuk di perutnya terasa sangatlah pedih dan perih.
Rena merasa kasihan dengan suami tampannya itu yang nampak sangatlah kelelahan. Kemudian datanglah seorang dokter tanpa ditemani perawat satu pun. Dokter itu tampak mencurigakan karena ada bekas tindikan di telinganya sebelah kanan, usianya juga keliatan masih muda tidak berkacamata dan memakai masker.
"Dengan Nona Renata Lovely?" tanya Dokter yang mencurigakan itu.
"Iya saya sendiri, kamu siapa? jarang sekali saya melihat dokter yang penampilannya seperti kamu."
"Memang penampilanku seperti apa sayang? kamu masih ingat denganku ya?"
"Haaaaa Raine tolong Aaahhh, Raine dia yang menusukku aaahhh Raine," teriak Rena meronta-ronta
"Suamimu itu tidak akan bangun sayang, ahahhahaha karena aku sudah memberinya obat bius."
Dokter gadungan itu pun sudah siap dengan perlengkapan mematikannya, betapa pesan Stefany kepadanya tersampaikan dengan sempurna, dan imbalan setimpal akan dia dapatkan apabila berhasil membunuh gadis cantik itu.
"Tenang ya Rena sayang, aku akan pelan-pelan ini tidak akan sakit, Hmmm percayalah kepadaku, aahhahaha," Dokter gadungan itu tertawa sambil tangannya hendak menyuntikkan racun yang dapat mematikan fungsi organ vital ke dalam botol infus Rena.
"Aahhh Raine bangunlah Raine, I love you Raine..I love you forever, until I died," Rena mencoba membangunkan Raine dengan kata-kata Rena yang tersengal-sengal sambil menangis..bahwa sampai mati Rena akan selalu mencintai Raine.
Kemudian..
...BRAKK...
__ADS_1
To be Continued
Kira-kira berhasilkah dokter gadungan itu membunuh Rena?