DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Bercinta Sampai Ngangkang!


__ADS_3

๐Ÿฏ UNIVERSITAS WIRATMAJAYA


Flashback On


๐Ÿ••12.00 makan siang @ Cafe Pissa


Geng Gesrek


"Mas minta saus sambal nya ya", perintah Vio ke salah satu waiters disana


"Eh Lo tau nggak guys, Dosen baru yang setelan baju nya rada kurang bahan, klo ngeliat si Jaenab kaya mau menerkam haummm" Melly membeo


"Iya secara kalo ngeliat Dogan kaya ada hawa-hawa CLBK (Cinta Lama Belum Kelar) matanya kaya mau melotot tau ga loh". ucap Ceryl ta kalah heboh


"Rival gue tuh," ucap Rena


Vio, Ceryl, Melly: "Oh, ya!"


Ceryl : " Emang firasat gue tuh ga pernah salah, lagi tu dosen pan dari Jerman, ngikut pertukaran dosen alasan doang! buat ngejar nyampe sinih niat amat!".


Vio: "Ah tapi tatapan mata Dogan tu ga pernah lepas dari elo, so sweet banget dah, udah gitu pake buatin Blackcard atas nama Elo komplit deh tu cowok Lo, cowok idaman banget."


Melly: " Udah minta onoh ama ayang Benny ga bisa blackcard , blackcat (kucing hitam) juga okeh."


Vio: " Sialan Lo!"


๐Ÿ’Œ Sent Message


Me


I miss you so much


โค๏ธMy Doganโค๏ธ


I miss you even more


Jangankan Blackcard, Production house sebesar MD Entertainment juga di beli dengan mudah hanya untuk membela Renata, batin Benny yang dari tadi ada di sana hendak menjemput pacarnya yang masih sibuk dengan geng super ngocolnya.


Renata: "Eh lo pada ,udah bikin proposal buat magang belum?"


Melly : "Gampang tar ke perusahaan bokap gue aja secara masih nyambung produknya."


Vio: " Perusahaan bokap gue kaga nyambung secara perusahaan batu bara."


Ceryl : "Gue ikut Lo aja Nab ke perusahaan cowok Lo secara mau ikutan ngebor kilang minyak lepas pantai gue klo sama bokap."


ReNata: " Beres lah, mau ke perusahaan bokap juga, mau design berlian apa gue tar, design baju aja suka abstrak otak gue, apalagi berlian!"


"Hahahaha" mereka pun tertawa bersama.


"Oiya gue lupa buku catatan gue".Rena kebingungan


"Kayanya ketinggalan di kelas, Lo sih kalo udah di panggil Dogan, suka lupa Ama jati diri tau ga Lo!", ucap Melly


"Hahahahha" mereka tertawa bersama


"Jadi pasangan magang kita


Jubedah ma Jamilah"( Vio n Melly)


"Gue Ama Juleha" ( Renata n Ceryl)


"Siiiiipppp"


"Laahhh tuhhh laki si Jubedah"


..seru Ceryl


"Ya elah pake malu-malu, lagak Lo bang," Rena

__ADS_1


memukul lengan Benny..


"Aduuhh awas Lo Nab!" balas Benny menoyor kepala Rena


"Buset kampret lu bang!"


Benny langsung mengajak Vio keluar sambil mengaitkan tangannya ke tangan Vio.


Vio n Benny pamit.."Bye guys"


"Bye," Ucap Ceryl, Melly and Renata kompak.


Teman-teman Rena satu persatu berpamitan dan tak lupa beri ucapan selamat dan terimakasih..


Setelah berpisah dari Geng Gesrek dan membayar tagihan makan mereka, Rena masuk lagi ke kampus untuk mengambil catatan nya yang tertinggal di Kelas..


*


*


*


Untung deh ketemu tiba tiba..


Klotak !


Ada sesuatu yang jatuh dari buku catatan nya dilihatnya ternyata sebuah foto mesra pacarnya dengan Stefany seperti foto lumayan usang dan satu kertas bertuliskan Meet me at Cafe Meridian @ 18.00 o'clock.


(temui aku di Cafe Meridian jam 6)



Rena meremas foto itu dengan kesal,


"Dasar Brengsek wanita Luknut ga ada akhlak!"


Rena yang saat itu memang tidak membawa mobilnya karena dia berangkat bersama dengan Raine hari itu, bersiap memesan taxy online saja.


Flashback Off.


๐Ÿซ CAFE MERIDIAN


๐Ÿ••17.55


Rena duduk di meja yang terletak di sudut restoran itu yang sudah tampak ramai, terlebih dulu dia memesan minuman, , lalu..


PRANG!!


Seorang Lelaki berpenampilan perlente nampak menumpahkan Champagne ke baju Rena sehingga membuat warna baju Gadis cantik itu terkena noda merah, "Ah maaf nona aku tidak sengaja ..akan aku ganti bajumu berikan nomor rekening kamu aku transfer biayanya."


"Tidak tidak perlu saya harus ke toilet" Ucap Rena


"Tidak tunggu nona", di tarik nya tangan Renata sampai terjengkang hampir jatuh tapi pria tampan itu dengan sigap menopang tubuhnya dan..


๐Ÿ“ธ๐Ÿ“ธ๐Ÿ“ธ๐Ÿ“ธ Cek Rek!


"Apa apaan ini Lepaskan aku," Ucap Rena


Kemudian di lepaskan lah tangan Renata dengan senyum smirk nya lelaki itu berlalu menuju ke meja Renata dan membubuhkan sesuatu disana.


Rena yang tadi nya hendak ke toilet berbalik arah dan melihat pria itu menaruh sesuatu di minumannya.


"Brengsek pake bawa-bawa lelaki bayaran, dasar Murahan!" gumamnya


Akhirnya dia urungkan niatnya ke toilet biarlah "Biar belepotan juga baju gue, tetep keren kok," gumamnya.


Sesampainya, di meja di lihatnya Stefany menghampiri meja nya dengan pakaian kurang bahan yang menonjolkan lekukan tubuh nya serta gunung kembarnya yang meronta ingin keluar serta makeup super tebal dan menor.


__ADS_1


Sebentar, "Pelayan aku mau minum seperti punya dia," kata Stefany dengan sombongnya.


"Mau apa anda ingin bertemu saya" tanya Rena


Stefany : "Heh gadis tidak sopan."


Renata : "Anda lebih tidak sopan, memasukan foto lama anda dengan mantan yang sudah lama melupakan anda kedalam buku catatan saya, sungguh memalukan!"


Stefany : "Hahahahha terlihat liar sekali gadis bau kencur ini, mengapa Raine bisa memacarimu , secara level kamu jauh dibawahku gadis kecil."


"Level level apa maksud anda?level kecantikan? asal Anda tahu seluruh pria di negara ini bertekuk lutut di hadapan saya!" seloroh Rena menyombongkan diri.


"Level kepintaran? heh sorry ya! saya selalu mendapat kan IPK cumlaude disetiap kenaikan semester, saya Public Figure tapi otak saya Encer , tidak usah merendahkan level kepintaran saya!", Bentak Rena


"Kamu masih gadis kecil kamu hanya di tipu oleh Raine, Raine itu masih mencintaiku, tidak mungkin Raine jatuh cinta dengan gadis labil seperti mu! kamu hanya pelampiasan nya saja gadis bodoh!"


"Apa mau anda sebenarnya?"


"Hahahahaha mauku? masih nanya mau ku apa gadis labil? tak punya sopan santun!"


"Saya rasa kesopanan saya tidak untuk saya tunjukkan kepada wanita Luknut seperti kamu!"


Pelayannmengantarkan minuman yang di pesan Stefany


dan....


Rena menendang pangkal lututnya,


BUG!


"Awwwww" Dasar gadis bar-bar tak tau diri!" Umpat Stefany.


"Hahahaha Rasakan wanita tua tidak punya akhlak!"


Lalu sepersekian detik dengan kilat Rena menukar gelas itu, "Salahnya sendiri pesan minum yang sama denganku, pas banget," batin Rena gembira.


"Dasar gadis liar , katanya publik figur tapi kelakuan minus..cuih" Stefany geram


"Nananananaana," Rena pura pura tidak mendengar cemoohan Stefany dengan melihat ke atas sambil tersenyum dan bernyanyi.


"Mulai sekarang tinggalkan Raineku, Raine tak pantas untukmu, Raine masih mencintaiku, kita sudah melakukan semua yang dilakukan oleh pasangan suami istri, Raine selalu pintar memuaskan ku di ranjang."


"Hahahhaha kamu kira aku peduli , biarpun kamu bercinta dengan Raine sampai ngangkang, itu masa lalu mu Tante..itu bukan urusanku!"


"Kamu kira perasaan ku cuma sebatas cinta monyet sampai kamu bisa membuatku meninggalkan nya hanya dengan hasutan murahan seperti itu!"


"You wrong *****! Hahahha." Umpat Rena sambil tertawa puas.


Stefany geram lalu menenggak semua minuman di gelas itu


"Rasakan, telan tuh obat perangsang markonah!" gumam Rena dengan senyum smirknya


Rena : "Saya kira, sudah cukup kita berdebat dan kamu tampak lelah Tante!"


Rena : "Saya pergi dulu!"


"Tunggu aku belum selesai bicara gadis bodoh, brengsek! gadis liar, ahh pusingnya kepalaku ahhhh".


Outgoing Call..


Mr X


("Halo")


"Tangkap Gadis itu, sekap dia jangan sampai lepas!" perintah Stefany


Rena yang berjalan keluar dari cafe itu disambut tangan kekar lelaki bertubuh besar, "Mau kemana nona?"


DEG!

__ADS_1


To be Continued..


__ADS_2