DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Runtuh Sudah Pertahananku!


__ADS_3

🚗


🚗


🚗


"Tidaaaaakkk!!! Raine sayang maafkan aku, kita harus berpisah, maafkan kalo aku selalu menyulitkan mu, maaf aku harus pergi," Rena berbicara dengan tangis yang tak terbendung didalam mobilnya.


DEG


Rena berkendara menuju ke kantor kekasihnya..





🏬 Biersdoff Corp


🕕 16.00


Sore itu Rena sampai di depan Lobby gedung Pencakar langit itu, Mobil Rena sudah di kenal oleh jajaran Security disana.


Mereka bergegas membuka kan pintu mobil itu dan yang lain bergerak memindahkan mobil sport itu ke Car Park yang terletak di Basement Biersdoff Corp.


Bagai tamu kehormatan mereka memperlakukan Rena seperti halnya mereka menyambut kedatangan Raine, Yah Rena sudah terkenal sebagai pemilik hati Pria tertampan itu, Rena berhasil membuat para karyawati di Biersdoff Corp patah hati dan gigit jari karena pujaan hati mereka sudah ada yang memiliki, tidak tanggung-tanggung saingan mereka se cantik dan se terkenal itu, dia lah Renata Lovely, pilihan Raine jatuh kepada Gadis tercantik pujaan kaum Adam itu saat gadis itu dengan berani mencuri ciuman di bibir pink miliknya.


Lift khusus direksi pun di bukakan untuknya dan melesatlah dia ke lantai 55. Didepan Ruangan CEO sudah menyambutnya, Anita sang sekertaris, berdiri dan mengangguk tanda hormat kepadanya, lalu Anita mempersilahkan nya masuk.


Tok..tok..tok..


"Masuk!"


"Honey?!" sapa Raine kepada Rena dengan kondisi raut wajah ditekuk sambil menyebikkan bibirnya.


Raine berdiri dari kursi kebesarannya dan menghampiri kekasih cantik nya lalu memeluknya erat.

__ADS_1


"Hmm I Miss you my love, my everything," Ucap Raine dengan sikap Romantis nya


tetapi Rena tidak membalas pelukan dan sapaan hangat nya..


Rena memasang muka masam dan mencoba melepaskan pelukan Raine, tapi Raine tetap mendekapnya erat.


"Raine aku minta putus!!" Ucap Rena sambil tak terasa meneteskan air matanya, melihat Raine dengan gagah dan tampan mendekapnya erat seakan tak mau lepas,,wangi khas tubuh Raine yang memabukkan yang telah lama menjadi candunya membuat nya tersadar bahwa dia sangat mencintai pria ini, pria yang sampai detik ini masih membuat detak jantungnya berdegup kencang hanya dengan melihat ketampanan nya walau dari radius 1 km sekalipun.


"What?!" ucap Raine kaget


(apa)


Dilepaskannya dekapannya pelan sambil mengusap lembut Rambut kekasih cantiknya itu.


Andrew yang masih disana segera melesat meninggalkan ruangan itu dan pamit, "Saya undur diri dulu Boss!"


Raine mengangguk tanda setuju.


"Sayang..Ayoo duduk dulu Hmmm." ucap Raine lembut dan mengaitkan tangannya ke tangan Rena sambil sejuta pesonanya tetap tak luntur walau terkaget kaget karena permintaan Rena yang membuatnya seperti terkena Serangan jantung.


'Hei, katakan kenapa? di belainya lembut wajah cantik Rena di usapnya air mata yang masih menetes itu.


"Tidak," jawab Rena sambil mengusap air matanya


"Dengar aku tidak akan mau putus dengan mu sampai kau bunuh aku sekalipun, jadi katakan lah dengan jujur sayang, aku tidak akan pernah melepasmu karena aku tahu aku tidak akan bisa hidup tanpamu, siapa yang akan rela berpisah jika pacarnya adalah wanita yang secantik ini, ucap Raine meyakinkan Rena dengan seribu untaian kata.


"Tadi aku ke fakultas untuk mengurus proposalku yang hilang, ternyata Stefany yang berada di balik semua ini Raine, dia memberi kan proposal ku ke perusahaan lain, dengan sejuta cara dia mengancam ku untuk meninggalkan mu dan senjata terakhirnya yaitu dia memberi ku Foto foto Tante Nindya."


"Ah maafkan aku harusnya aku tidak memberi tahukan hal ini, aku tidak mau membuat mu malu honey, lalu Rena memeluk Raine erat.


"Wanita ular itu mengancam akan memberikan foto foto Tante ke Opa dan Om Ian kalo kita tidak berpisah, aku takut, aku tidak tau harus berbuat apa untuk meredam amarahnya Raine."


Raine tersenyum melihat tingkah gadis kecilnya itu, gadis kecil yang selalu dapat dia taklukkan, ternyata gadis cantiknya meminta putus karena ingin melindunginya dari tindakan tidak bermoral Stefany.


" Honey tenanglah aku sudah menghapus nya sepersekian detik setelah kamu menghancurkan ponselnya, apakah kulit kepalamu baik baik saja sayang?," Ucap Raine menenangkan.


"Honey bagaimana kamu bisa tahu kalo ponselnya pecah? dan kepalaku? iya ini masih perih." jawab Rena mengeluhkan perbuatan keji Stefany kepadanya.

__ADS_1


" Sebentar aku ambilkan kotak P3K, aku ada minyak oles penyembuh luka dari cina, ini obat yang selalu mommy berikan untuk luka luka ku saat aku kecil, sini mendekatlah sayang." kata kata Raine yang penuh perhatian membuat Rena luluh lagi lalu Raine mengolesi kulit kepala Rena yang memerah karena tarikan tangan Stefany begitu kuat mencengkram nya.


" Awww sakit honeyy..awwww..sssshh." Rintih Rena


"Tunggu sebentar saja di lepas saja rambutnya aahh lukanya sampai ke belakang sayang," Raine mengolesi luka luka Rena sambil mengumpat dalam hati "Dasar wanita ular tak tahu diri berani berani nya menyakiti gadis kecilku,"


" Raine jawab dulu pertanyaan ku, apa tidak apa-apa kalo tetap berpacaran?" tanya Rena dengan polosnya


" Pertanyaan mu itu lucu sekali honey, seolah-olah kita ini pasangan selingkuh, yang ketahuan main belakang, Hahahahaha," ucap Raine menggoda gadisnya


"Ahhh Raine kamu menggodaku terus dari tadi, hmmm hmmm, Rasakan ini!" Rena mencubit perut Raine dan menggelitik pinggang kanan dan kiri serta memencet hidung mancung Raine lama sampe membekas kemerahan.


" Ahhaaaahaaaa Hahahahaha kamu lucu sekali kalo panik dan polos sayang kamu menjadi semakin cantik, aku tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti mu sayang, aku meretas CCTV fakultas dan kuhubungkan ke perangkat PC dan ponselku jadi sewaktu-waktu aku bisa memastikan kalo pacar cantikku ini dalam keadaan aman." Raine mengungkapkan kebenaran yang dari tadi di tunda nya karena melihat ke polos an kekasih cantiknya itu begitu menggemaskan di matanya.


"Sini!" Raine menepuk pahanya memberikan isyarat untuk Rena naik ke pangkuannya


"Tidak, Aku masih marah, tidak ada jatah untukmu!" jawab Rena sambil menyebikkan bibirnya.


"Benarkah?" benar bisa tahan? Ucap Raine menggoda nya sambil membuka kancing bajunya sendiri sampai terlihat dada atletis dengan semburan bulu bulu halus dan perut six pack nya yang nampak begitu sexy dan menggoda iman, lalu dia berdiri dan mengedipkan sebelah matanya dan menggiringnya ke Private Room nya


"Aaaaah ya tuhan aku tidak sanggup jika dia toples melihat dadanya perutnya yang se sexy itu,, Iiiihhh dasar Bule gila!! selalu saja menggoda imanku, ya tuhan dia semakin tampan dengan mata kanan nya di kedipkan kepada ku!" batin Rena meronta ronta.



Kalian sudah tergoda belum wahai Zeyenk


Rena pun berlari menyusul Raine ke kamar pribadi nya lalu di dorong nya tubuh Raine dan di tindihnya lalu mulut Raine di bungkamnya digigitnya bibir bawah Raine saking gemasnya melihat tingkah laku kekasih tampan nya itu yang selalu saja menggoda iman nya, akhirnya pertahanan nya yang kuat tadi roboh seketika melihat godaan bertubi tubi dari kekasih tampan nya..


"Aaaahhhh..sialnya aku selalu ber tekuk lutut di depannya!"


Dan...


Eng..Ing..Eng..


"Selamat Mupeng ya Zeyenk."


MET menjalankan ibadah puasa ya bagi zeyenk nya ipppiiieee semua yang menjalankan nya

__ADS_1


jangan lupa sedekah Rate 🌟 5, 1000like, vote, hadiah dan coment untuk tinggalkan kan jejak d tiap episode nya..


__ADS_2