DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Wanita Nakal


__ADS_3

...🏨Westine Hotel, 5 star, Berlin, Germany...


"Honey hei wait wait a minute What are you doing, gaun ini harganya miliaran Raine, pelan-pelan dong, ssshhh," Lenguhan Rena pun memenuhi kamar hotel president suite itu.


"Melenguhlah yang keras sayang di sini tidak ada yang mendengar kita bebas untuk ngapain aja, sepertinya kamu hamil karena ukuran bukit kembarmu lebih besar dan aku suka, biar aku cicipi dulu hmmmmm, oh god gaun ini menghalangi aja susah sekali melepasnya," keluh wing saat tali tali yang membelit di belakang resleting gaun itu begitu menyusahkan rain saat membukanya makanya Rena mengeluh untuk tidak terlalu kasar membuka gaun mahal itu bayangkan harganya hingga mencapai 2 miliar rupiah begitu mahal sampai-sampai bisa untuk membeli rumah mini, tiga rumah mini di Indonesia.


Setelah berhasil melucuti gaun mahal tersebut Raine langsung beraksi pertama-tama yang dituju adalah kedua bukit kembar dengan pucuk cherry pink tempat favoritnya yang kedua. Rena masih dengan posisinya yang berdiri setelah melepas gaun itu belum juga bersiap-siap mandi dan lain sebagainya sang suami sudah tidak tahan untuk menyeruduk body Rena yang terlihat makin aduhai.


"Iya sayang nanti saja mandinya senjata suamimu ini sudah tidak bisa diganggu lagi tidak bisa diganggu gugat dia sudah tegak berdiri mencari tempat bersemayam mencari lembah lembab kesayanganku," ujar Raine yang langsung melahap hidangan istimewa berupa bukit kembar yang membuatnya berdiri tegang dari sejak acara pemberkatan pernikahan di altar gereja tadi.


"Yes suamiku yang tampan habiskan habiskan semuanya gempurlah gempurlah semuanya habiskan hancurkan suamiku karena dua hari lagi kan aku harus syuting jadi kamu aku tinggal sendirian," ucap Rena sambil pucuk pink cherinya masih dipagut oleh suami tampannya itu. Tubuhnya yang mungil diangkatnya ala bridal style agar keduanya nyaman berbaring di atas tempat tidur mewah presiden suite hotel bintang 5 itu.


"Hmmm yes honey, aku nggak masalah asalkan dua hari ini kamu aku gembur habis-habisan aku makan aku telan di dalam kamar saja, biarkan makanan semua dikirim ke kamar. Oke honey aku akan memuaskanmu juga kamu harus memuaskanku kita sama-sama saling saling memuaskan diri masing-masing oke? karena setelah itu kita harus beraktivitas seperti biasa dengan kepenatan kesibukan pekerjaan aku ingin selamanya hanya di kamar bersamamu, aku ingin bekerja hanya melalui telepon saja sebenarnya bisa tapi aku kuatir kalau Andrew tidak bisa mengatasi sendirian," cerocos Raine tanpa henti sampai Rena menunggunya sampai lembah lembabnya yang tadi basah sekarang mengering kembali.



Penampakan kamar presiden suite untuk honeymoon 5 star hotel Westin Berlin Germany.


"Iya Raine cepatlah masukkan ini sudah mengering," perintah Rena agar Raine cepat memasukkan senjatanya karena hasratnya juga sudah berada di ujung tanduk.


"Tenang Honey ini aku basahi lagi ya hhmmm," Raine memberikan sentuhan-sentuhan lembut tepat di lembah lembab gundul milik Rena sehingga lembah itu akan basah kembali dan siap untuk ditanami.

__ADS_1


perang nikmat itu dimulai saat lembah lembab nan gundul sudah penuh dengan air pinggul dan pinggang rain maju mundur cantik menusuk-nusuk menghujam menghempaskan senjatanya keluar masuk ke dalam lembah lembab tempat favorit pertamanya itu.


Kemudian untuk mengimbangi permainan Raine menyerang bibir Rena agar Rena tidak terlalu kesakitan memberikan sentuhan-sentuhan di bibir dan juga di bukit kembar milik Rena secara bergiliran membuat Rena menengadahkan kepalanya ke atas dengan memejamkan matanya saking nikmatnya sampai serangan Raine itu rasanya sampai ke langit ketujuh.


Sebenarnya pergumulan ini sudah mereka alami sebelum pernikahan sah terjadi Namun karena keduanya mempunyai tingkat kemesuman yang tinggi sehingga tidak ada kebosanan yang dialami keduanya malah cinta mereka semakin meningkat seiring intensnya hubungan hubungan percintaan yang teratur.


"Shhhhh yes Raine teruskan terus tancap gas terus ini sungguh nikmat Raine, aku senang karena kita tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi kita bisa melakukannya di manapun saat syuting pun nanti jangan lupa kamu mengunjungiku aku akan siap melayanimu di manapun itu, oh jangan jangan jangan jangan kan ada kamera sorry I forgot," ucap Rena sambil membenamkan kepala Rendy pucuk bukit kembarnya dengan membayangkan dia akan melakukan hubungan percintaannya dengan Raine di tempat syuting namun sekilas dia tersadar karena pernikahannya yang dirahasiakan membuat mereka berdua tidak bisa melakukan hubungan percintaan di sela sesi syuting nanti.


"Oh God ini sungguh nikmat honey kamu tidak boleh berhenti pokoknya oh God yes honey yes honey, keep moving on," ucapin yang memegangi pinggang ramping Rena karena Rena telah bertukar posisi menjadi di atas Raine.


"Kamu semakin lihai sayang Oh betapa istriku ini sudah menjelma seperti wanita nakal tidak apa apa wanita nakal hanya untukku nakal lah nakal lah seliar yang kamu mampu, hingga membuatku akan meminta lagi Dan lagi jadilah istri yang patuh dengan suami patuh dan setia aplagi di atas tempat tidur.


Setelah melihat bongkahan bukit kembar Rena rein berulang-ulang menelan ludahnya kasar.


...GLEG...


"Sshh Raine ini sangat besar, panjang dan nikmat, kamu selalu bisa memuaskanku aku semakin pintar menggoyangmu tiap hari itu semua karena ajaranmu. Pelajaranmu kepadaku untuk menjadi wanita yang nakal wanita liar tetapi hanya untukku persembahkan untuk suamiku tercinta seorang," ucap Rena dengan nafasnya yang tersengal-sengal seperti menaiki puncak gunung Himalaya karena saking nikmatnya pendakian itu.


"Sssshh aku keluar Raine oh God ini sungguh nikmat aku mau keluar," ucap Rena sampai tenggelam dalam kemelut nikmat sambil kepalanya ditengadahkan ke atas lalu memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya sendiri saking tak kuasa menahan gelora asmara yang akan meledak.


"Oh no honey Tunggu tunggu aku tunggu kita sama-sama oke siap-siap keep moving keep moving keep moving yes good like that good yes that's amazing its delicious come on baby come on darling, keep up keep up keep up, yes that's great that's great, its so so so so damn good."

__ADS_1


Keduanya seperti menaiki puncak tangga kenikmatan di atas gunung Himalaya akhirnya sama-sama mengalami pelemasannya masing-masing.


"Aaaaaahhhhhh," ucap keduanya serempak dengan keringat bercucuran padahal di dalam kamar president suite itu hawanya begitu dingin dan sejuk.


Rena dan Ray pun saling memeluk saking lemas dan leganya hasil pergumulan nikmat itu.


Incoming Call


FELIX


"Raine ada telepon siapa yang menelpon kita di acara penting kita ini Hmmm, oh ini Felix, angkatlah dulu sepertinya penting suamiku," ucap Rena sambil masih lemas lunglai tak berdaya.


"Ya halo ada apa Fel?"


"Raine maaf mengganggu honeymoonmu tapi aku harus memberitakan kabar yang sedikit buruk dan juga sedikit baik sepertinya, Valerie meninggal dunia Raine!"


...DEG...


*To be continued..


...Hai hai zeyenknya ippiiieee semua jangan lupa Vote like and tinggalkan jejak di tiap babnya...

__ADS_1


__ADS_2