DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Sakaratul Maut


__ADS_3

Melly menggoda Abdul lagi dan lagi sehingga Abdul pun menghukumnya dengan menarik tanganya untuk masuk kamar mandi bersama-sama.


"Awwwww tidaaaakk,, maass."


Melly pura pura menolak paksaan Abdul, padahal jantung nya sudah tak kuasa akan meledak dan sangat senang melihat rejeki di depan mata, saat melihat dan membayangkan perut sixpack Abdul.


...Mau diapain gue?...


...DEG...


Jantung Melly yang sudah mau meledak membuatnya memejamkan mata dan menutup kedua matanya itu dengan kedua tangannya.


Abdul dengan cepat melucuti baju atasanya dan mendatangi kekasih cantiknya itu dan memeluknya.


"Masih penasaran gak?"


Pertanyaan Abdul padanya yang makin membuat Melly salah tingkah. Tubuh tegap Abdul yang menempel sempurna ke tubuh Melly yang masih menutup kedua matanya dengan kedua tangannya itu, membuat sekujur tubuh Melly menegang dan membuatnya merasakan gelayar aneh yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.


"Mas, aku aku gak kuat, jantungku mau lepas."


...Ya ampun sekujur tubuh gue jadi panas dingin karena ulahnya, baru kali ini gue ngeliat tubuh atletis cowok secara live (langsung)....


"Aahahaha ya sudah keluarlah sayang, aku gak mau kamu pingsan disini."


...Aaahh leganya akhirnya aku terbebas dari serangan sakaratul maut karena cinta....


Outgoing Video Call


JENAB


(Halo)


"Jenaaaab, gue lagi happy, happy banget."


(Napa Lo ha? kesambet?)


"Jenaaaab gue jadian ama Abdul."


(Wooowww, congratulation, gue ikut seneng, eh tapi emang doi udah putus ama ceweknya?)


"Iya udah ahahahha setelah di wahana waktu itu mereka berpisah baik-baik, mantannya juga sudah punya pacar baru."


(Wow, ini harus kita rayakan, kita berempat udah ga jomblo lagi, gimana kalo kalian bertiga nginep appartment gue, kapan kalian bisa, kita happy happy disini, aahahaha)


"Boleh-boleh nanti gue yang telpon mereka nab, oiya gue lagi di appartment doi sekarang."


(Pantes kok gue gak pernah liat, perasaan kamar Lo kan serba pink, ini kok serba hitam dan silver elo di kamarnya?)


"Iya doi lagi mandi, ya udah kalo gitu nab, tar gue vc lo lagi, bye."


(Bye met enak-enak ya aahhaha asyek)

__ADS_1


...BLUSH...


Video Call Ended.


Melly mengakhiri panggilan video call itu dengan pipi yang merona seperti tomat akibat godaan ketua genknya.


*


*


*


"Sayang yuk makan malam dulu, dari tadi kamu belum makan sama sekali kan?"


"Aku gak lapar mas santai aja, aku sudah kenyang ngeliat kamu."


"Ya sudah nanti silahkan kamu makan mas sepuas kamu kalo begitu, tapi perut kamu gak bakalan kenyang mas jamin, nih biar kenyangnya beneran."


Abdul menjelaskan dengan kalimat ambigu yang masih tidak di mengerti oleh Melly, yang memang baru kali ini di jamah seorang lelaki. Abdul pun menarik tangan Melly untuk berjalan ke arah meja makan tempat dia menyiapkan makanan yang dibelinya melalui layanan delivery food ekspress.



"Wooowww ayok deh makan hehehehe."


"Nah kan apa mas bilang, kalo makan milik mas itu bukan mulut atas yang kenyang tapi mulut bawah."


Melly masih mencerna kata-kata Abdul itu dengan mengerutkan keningnya tetapi masih juga tidak bisa di mengerti olehnya. Lebih baik mencerna makanan saja dari pada mendengar kekasih tampannya mengatakan hal-hal yang di luar nalarnya pikirnya.


"Ahahahaha sayang,, kamu gak ngerti ya dari tadi mas ngomong kesana-kemari itu?"


"Ya sudah nanti mas kasih les privat."


"Apaan sih, tau ah gelap."


...Gadis kecil nan polos beruntung nya aku memilikimu semoga di lancarkan keinginanku dan orang tuaku untuk memperistrinya....


Batin Abdul pun bergejolak sambil tangannya mengusap lembut puncak kepala kekasih cantiknya itu, sambil tersenyum.


*


*


*


Setelah kenyang abdul membawa Melly untuk melihat film horor bersama di ruang TV. Betapa terkejutnya Melly saat melihat koleksi film horor Abdul yang lebih lengkap. Terungkap lah satu kesamaan hobby yang dimiliki mereka berdua. Mereka pun nonton film bersama dengan Melly yang bersandar di dada bidang kekasih tampannya itu lengkap dengan selimut yang menutupi paha mulusnya.


Seringkali Melly membenamkan wajahnya di dada bidang Abdul karena takut dengan adegan dalam film horor itu yang semakin menegangkan. Seketika ada sesuatu yang empuk menempel hangat di dada bidangnya itu. Lalu Abdul memperhatikan dengan seksama baju kebesaran milik Nova yang Melly kenakan.


...Apa dia sengaja menggodaku dengan tidak memakai dalaman seperti ini....


Abdul sudah mengetahui bahwa dari tadi Melly tidak memakai bra. Sehingga seringkali Abdul dengan sengaja menyenggol bukit kembar kenyal nan menggemaskan itu.

__ADS_1


"Modus ya kamu mas, Hmmm hmmmm, ih tanganmu suka nakal, lagi serius nih nontonnya ck."


Melly mencubit lama hidung mancung Abdul.


"Awww,, ya iyalah mas ini pria normal sayang, mana bisa ngebiarin yang seperti ini nganggur gak pake penutupnya dari tadi hmmm gadis nakal."


Abdul malah terang terangan meremas bukit kembar itu dengan tangannya yang sudah masuk menerobos kaos besar itu.


"Sssshh mas bra milik Nova ukurannya terlalu kecil jadi gak muat untukku."


"Iya ini yang mas suka sintal emang berapa ukuranya Hmmm tangan mas penuh ini?"


"36 D malu ih."


Abdul dengan gemas bukan lagi tangan saja yang bekerja namun kepala Abdul pun sampai berputar-putar mengelilingi pucuk pink chery yang sudah menantang untuk di bikin enak.


Akhirnya setan di dalam televisi itu benar benar merasuki mereka berdua, dan gantian yang menonton film live di atas sofa ruangan itu adalah bintang film horor di televisi itu karena sepertinya adegan yang terjadi di atas sofa itulah yang lebih seru.🤣



Setelah puas bermain di bukit kembar Melly kepala Abdul naik ke leher terus berputar di bibir Melly. Mereka bertukar saliva sampai lama


hingga memunculkan bunyi saking dalamnya pertempuran yang masih setengah permainan itu.


Kemudian Abdul mengangkat tubuh Melly ala bridal style ke arah kamarnya, dengan melanjutkan ke babak selanjutnya yaitu membuang semua kain yang masih menempel di tubuh gadis itu ke sembarang tempat.


Melly yang akhirnya mengerti apa yang di maksud Abdul saat mereka makan malam tadi pun tersenyum dan menggigit bibir Abdul saking gemasnya.


"Aww sakit sayang." Abdul merintih kesakitan tapi nikmat.


"Jadi ini les privat nya?tanya Melly kemudian.


"Ini masih seperempat permainan sayang."


Jawab Abdul sambil kepalanya turun menelusuri lembah belantara yang lembab dengan kelihaiannya membuat basah permukaan di sekitar lembah itu untuk mempermudah akses rudal nya memasuki nya.


"Mas aku pengen buang air kecil."


"Hmmm keluarkanlah sayang teruskan agar kamu lega."


"Ssshhh seluruh tubuhku mengejang setelah sesuatu keluar dari intiku."


"Sekarang tau kan nikmatnya? tapi ada yang lebih nikmat lagi kalo ini yang bekerja di sana"


"Ah tidaaaak mas gede banget mana muat?


...GLEG...


To be Continued


...Jangan lupa Vote Vote Vote dan bunga setaman serta Coment di tiap babnya ya Zeyenk ❤️...

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh



__ADS_2