
Raine yang berbicara dengan Andrew di ruang tamu appartment nya dengan memakai Bathrobe karena dia mulai terbiasa tidur polos semenjak bersama Rena.
"Bos tapi saya masih ingat pesan dari pengebom, sebelum dia menghabisi nyawa bos, terlebih dahulu dia akan menghabisi nyawa orang orang tercinta bos termasuk saya."
Raine mengusap kasar wajah tampannya.
" Kamu cari tau tentang bajingan Ernando sepertinya dia sudah dibebaskan, motif pengebom ini adalah dendamnya terhadapku, dan gagalnya misi pertamanya setelah bebas makin membuatnya geram. Pasti besok akan bertambah ketat teror yang kita terima ndrew."
"Besok kamu kumpulkan juga 10 bodyguard kamu untuk berjaga jaga di bawah. Perlengkapan PC serta Macbook yang baru dan juga Handphone baru untuk komunikasi para pengawal itu agar segera melaporkan apabila ada hal yang mencurigakan kemari. Aku mau melumpuhkan kekuatan mereka . Perketat penjagaan di Biersdoff Corp dan juga Balencio Grup serta Mansion Kakek, karena di Mansion Mertuaku masih di jaga ketat oleh pengawal Nenek."
"Perketat juga penjagaan di MD Entertainment, Perintahkan Benny untuk mempekerjakan 10 security shift pagi dan malam. kita harus waspada sepertinya musuh yang kita hadapi adalah orang yang sama tetapi mendapatkan bala bantuan yang sedikit punya otak."
"Lengkapi 3 perusahaan ku termasuk RH Corp dengan detektor anti Bom agar pengebom itu tidak bisa masuk dan terjegal terlebih dahulu di pos penjagaan. aku takut sasaran mereka selanjutnya adalah orang orang yang tak berdosa yang bekerja padaku Berani beraninya bermain denganku bangsat!!"
"Satu Lagi ANDREW Tolong kamu Cegah berita tentang pengeboman tadi malam, jangan sampai beredar di Media Online, media sosial apalagi media elektronik besok, kamu bayar berapa saja yang mereka minta lalu ambil File dan memory card mereka dan amankan!"
"Baik Boss Siap Laksanakan!"
"Sekarang Pergilah! kamu, mengganggu tidurku saja!"
*
*
*
...Ya tuhan bagaimana bisa pengebom itu mengancam akan menghabisi orang orang yang kusayangi satu persatu, apa motifnya, aaarrggghhhh ini pasti ulah Nando, hewan pengerat itu pasti sudah bebas berkeliaran mencari mangsa sekarang, tidak salah lagi...
"Aaahhh Honey lelah sekali hari ini, lelah karena banyak sekali serangan cobaan dan halangan yang tak henti hentinya menyerangku."
"Hmmm Raine tidurlah sini aku peluk, lets cuddled, Hmmm."
Rena membuka selimutnya dan menyambut kekasih tampannya itu untuk masuk kedalam dekapan nyaman bukit kembar nan empuk pengganti bantal kesayangan Raine. Rena sangat tahu inilah yang dibutuhkan Raine. Dukungan besar dari kekasih tercintanya.
"Jangan pernah tinggalkan aku Sayang, don't you ever leave me my love."
Raine berkata sambil matanya berkaca kaca, merasakan begitu banyak cobaan Bertubi Tubi menghampiri nya.
__ADS_1
"No I wont, I would never leave you, Im gonna stay by your side forever, till the death tear us appart."
(aku tidak akan meninggalkanmu sendiri, aku akan selalu di sisihmu selamanya, sampai maut memisahkan)
Rena meyakinkan kekasih tampan yang sedang di Landa krisis kepercayaan diri sekarang ini, bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan Raine sampai maut memisahkan mereka.
"Sekarang tidurlah honey, Hmm i love you Raine, I love you yesterday, tomorrow, everyday, day and night, always and forever, dream of me Tonight honey."
Rena Mencium puncak kepala Raine yang menyusup dan menempel di dadanya sambil mengatakan bahwa Rena mencintainya kemarin, hari ini, esok, selalu dan selamanya. Raine yang memang nampak sangat terguncang, pemandangan yang tidak biasa menurut Rena.
Rena melihat raut panik Raine terhitung ini yang kedua kalinya. Yang pertama saat pertunangan sepihaknya satu Minggu yang lalu. Betapa miris hati Rena saat itu melihat kekasih tampannya menjadi perokok dadakan. Karena Raine adalah segalanya bagi Rena begitu pula Raine.
*
*
*
🕕 Sunday Morning 08.00
Pagi itu Andrew menjelaskan kepada Raine tentang Ernando yang dibebaskan secara bersyarat oleh seseorang yang di duga adalah pamannya. yang sayangnya pamannya itu adalah petinggi TNI negara ini, dia merupakan seorang jendral.
"Benar Boss di MD entertainment juga sudah siap 10 bodyguard mengelilingi gedung beserta detector anti bomnya."
"Oke kalau begitu kalian bisa pergi mengantar pacar kalian pulang dan Benny kamu bisa lanjutkan pekerjaanmu yang tertunda di MD Entertainment."
"Baik bos siap laksanakan perintah." jawab Benny lalu pergi dari tempat itu.
"Andrew segera kembali kemari, kalo perlu kamu menginap disini 7 hari 7 malam."
...Ya tuhan sepertinya aku tidak akan bisa bertemu kekasihku lagi setelah ini....
Appartment Raine pagi itu tepatnya di Ruang Kerjanya sudah di sulap sedemikian rupa seperti kantor ke dua baginya. Setelah beberapa kurir mengirimkan 4 buah Pc MacBook dan juga Laptop canggih miliknya untuk menggagalkan misi pengebom yang mulai banyak menebar teror dan ancaman. Datangnya bala bantuan 2 ahli IT yaitu Sentot dan Harun dari Biersdoff Corp pun sudah siap sedia membantunya.
"Selamat pagi Boss."
Ucap Harun dan Sentot memberi salam setelah masuk ke dalam appartment mewah 2 lantai milik Raine.
"Pagi, masuklah dan segera bekerja."
__ADS_1
Ucap Raine yang kala itu memakai kaos santai slim fit dengan celana tidur panjangnya serta rambut yang berantakan tetap memancarkan pesonanya.
"Sekarang Kalian Cek CCTV H-3 terhitung kemaren di hotel XYZ cari siapa saja yang terlihat mencurigakan."
"Bos sepertinya pengebom ini sudah mematikan Cctv di tempat tempat yang sering mereka datangi."
Ucap Sentot sambil matanya melihat berkeliling, saking takjubnya melihat Appartment bosnya yang begitu mewah berlantai dua itu dan tidak semua karyawannya yang di percayanya bisa datang kemari.
"Bos ini di samping hotel tempat pembuangan sampah, ada karyawan hotel itu terlihat celingak celinguk mencurigakan boss."
Ucap Harun sambil matanya melirik ke arah kamar appartment mewah yang terletak di lantai 2 itu, nampak Bidadari sangat cantik memakai Kaos kebesaran sepertinya milik Raine keluar dari kamar kemudian menuruni tangga, dengan celana gemas yang tertutup kaos besar berwarna putih itu, seperti tidak memakai celana sama sekali. Sehingga memperlihatkan kaki mulus nan jenjang membuat mata lelaki manapun tak berkedip melihatnya. Harun pun menelan ludahnya kasar
...GLEG...
"Coba kamu zoom dan simpan gambarnya."
Setelah menjawab harun, Raine yang melihat sorot mata Harun tertuju ke kekasih cantikny itu, lalu Raine segera menghampiri Rena yang terlihat sedang sibuk memasak di Dapur mewah appartment itu, dengan menu sarapan untuk mereka makan bersama. Raine mendatanginya dan melingkarkan tangannya ke perut ramping Rena. Lalu Rena berbalik gantian Raine yang menempelkan bokongnya ke pinggiran meja kitchen setnya dan merekapun bercumbu di sana.
"Honey tunggulah nanti ku antar kesana sayang hmmm."
Ucap Rena setelah menyelesaikan cumbuan mereka.
"No honey jangan datang ke Ruang kerjaku Hmmm mata karyawanku sudah melotot tadi saat melihatmu menuruni tangga, so jangan membuat mereka terkena serangan jantung mendadak saat melihat bidadari cantik menawari mereka makan, biarlah aku yang membawa makanan dan coffee untuk mereka ke ruang kerja okay?"
"Ahaahahaha baiklah sayang ini sudah siap bawalah kesana. hmmmmppffhhhh."
Makanan dan minuman serta makanan kecil siap di sajikan untuk anak buah Raine. Tidak lupa mereka berciuman terlebih dahulu saat Raine akan beranjak dari sana.
"Boss Pengawal kita yang berjaga di RH Corp melaporkan ada Kotak paket aneh yang tidak ada pengirimnya." Ucap Sentot
"Oh tidak itu di perusahaan mertuaku"
...DEG...
Vote and bunga setaman nya di tunggu ya Zeyenk ❤️
Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh
__ADS_1