
🏨MOTEL XXX
"Hugo boleh kah aku membuka hitband ini?" tanya Pevita sambil nafasnya masih tersengal-sengal karena Hugo masih juga bekerja keras meniti puncak kenikmatan.
"Iya sayang bukalah, sshhh."
"Hah?! siapa kamu, jadi dari tadi bukan Hugo yang ku maksud, bajingan!"
”Sshhhhh..tapi nanti saja marahnya udah terlanjur..hmmm..aku teruskan ya," Hugo bertato pun menggerakkan maju mundur lagi pinggulnya.
"Maksudku bagaimana kamu tahu nomer ponselku?"
"Hei bukankan kita berkenalan di aplikasi kencan online sayang," sambil terengah-engah mendaki puncak gunung Arjuna keduanya pun mendapatkan pelepasan dan saling berpelukan.
"Lepaskan lepaskan aku, aku jijik Ama kamu!"
"Kamu jijik setelah melakukan 11 ronde denganku? oh God, baiklah aku akan pergi maaf kalo kamu merasa tertipu, aku tahu kamu seorang artis makanya aku pilih motel, agar tidak banyak orang tau dengan wajahmu, tapi sebenarnya aku udah merekam semua kegiatan kita ini, sebaiknya kamu siap saat peluncuran film perdana kita nanti!"
"Apa?! apa maksudmu film perdana?"
"Iya namaku Hugo Franklin aku pemain film begituan, nama artisku the Big Franklin karena milikku yang paling besar diantara pemain film lainnya."
"Karena penghayatanmu juga oke maka kamu lulus casting pertama."
...Pantas bajingan ini tenaganya sangat prima ternyata dia pemain film itu...
"Jadi aku dibayar dong ini? apa kameranya juga nge-shoot saat tubuh kita menyatu sampai bagian "itu" juga di perbesar?"
"Iya sayang saat matamu aku tutup kamera merekam kegiatan peperangan nikmat kita."
"Apa milikku terlihat bagus disana?"
"Iya milikmu sangat indah apalagi wajahmu yang binal dan sangat menjiwai, membuatku positif ingin memproduksinya, tapi kamu harus menandatangani kontrak kerjasama dengan kami."
"Hmmm kalo penampilanku bagus disana yah ayo aku mau tandatangani kontrak kerjasamanya."
"Sepertinya kita butuh 1 adegan lagi mumpung kita masih polos dan tampaknya pucuk bukit kembarmu sudah menunjukkan sinyalnya bangkit, itu dia mencuat lagi, sinih biar kondisi pucuknya tidak lagi tegang dan menantang maka dari itu perlu di lemaskan."
__ADS_1
"Hmmm heiii, kamu seperti singa kehausan sssshhh ngga ada puas-puasnya!" Hugo pun langsung menyerang pucuk bukit kembar itu meraupnya leluasa dan lahap.
"Tapi sayang kamu tidak bisa mundur lagi sekarang kita online jadi berperanlah seperti sepasang kekasih yang saling mencintai denganku."
"Hmmm baiklah," ucap Pevita yang terpaksa menuruti permintaan Hugo tato yang berdalih bahwa tindakannya sekarang ini disiarkan online di seluruh dunia lewat situs XXX.com.
...Plak plak...
Pukulan demi pukulan di berikan di sekitar apem Pevita membuat bagian apem itu memerah. Pevita yang kulitnya cokelat kemerahan karena merupakan keturunan Spanyol Indo ini semakin lihai memainkan perannya di tempat tidur.
"Sayang aku tutup Hitband lagi ya?" Hugo pun beraksi lagi memasukkan kru yang lain ke dalam sesi pertempuran nikmatnya yaitu Tambahan personil 2 orang bintang film yang diundang untuk memeriahkan pesta bagi-bagi kue apem.
Hugo dengan segala tipu muslihatnya merencanakan sedemikian rupa dari proses pemilihan tempat sampai pengumpulan kru dan pengambilan gambar. Sebenarnya dari awal sejak Pevita masuk kamar motel ini, Hugo sudah menyiapkan segelas wine yang bercampur obat perangsang dengan dosis tinggi, sehingga sampai 11 ronde ini pun Pevita belum merasakan capek sama sekali dikarenakan reaksi obat yang masih bekerja sesuai rencana. Hugo yang sudah kuwalahan mengundang 2 orang bintang film lain untuk beraksi mengolah kue apem milik Pevita bergantian.
Berkat kelihaian Hugo yang sudah berpengalaman menaklukan wanita berbagai jenis dan type ini, setelah Pevita tadi sempat mengamuk sebentar Hugo bisa secepatnya mengembalikan keadaan dengan membuat kondisi Pevita kembali ke mode mesum saat Hugo membahas bahwa inti Pevita begitu cantik. Seketika Pevita merasakan bagian intinya berdenyut kembali dan kemarahannya kepada Hugo pun lenyap begitu saja.
Posisi Pevita sekarang pasrah terlentang dengan tidak sadar sudah dihujam rudal milik 3 orang yang berbeda. Dia hanya bisa melenguh nikmat sembari menikmati serangan demi serangan dari ketiga bintang film yang sudah terkenal malang melintang di dunia "itu"
Cameraman sampai berputar-putar mengikuti arah pemain dan memperbesar tangkapan layar pada bagian "inti"masing-masing. Pevita yang masih semangat menerima Hujaman Hujaman dari berbagai arah itu sangat menikmati permainan. Sehingga actingnya yang natural membuatnya berbakat memasuki kancah media per"itu"an menjadi bintang baru di dunia maya.
"Hugoo, hmmm, harder harder," saat dipanggil wajah Hugo pun langsung di dekatkan ke wajah pasrah Pevita untuk menjawab panggilannya jadi seolah-olah yang bermain dengannya sekarang adalah dirinya bukan stuntman (pemain pengganti).
...Rupanya Pevita yang masih dalam pengaruh obat perangsang masih meminta dihujam lagi dan lagi hingga dua pemain pengganti pun sudah terlihat kelelahan, coba reaksinya sudah hilang pasti dia tidak akan setuju untuk bermain di filmku....
Batin Hugo yang meronta-ronta.
✨
✨
✨
RS. Harapan Jaya
"Heii apakah sakit?" tanya Raine pada istri cantiknya yang terbaring lemah tak berdaya.
"Sakit tapi masih kangen banget ama kamu, ihh..kalo dibuat gerak sedikit langsung nyeri," keluh Rena.
__ADS_1
"Coba aku panggilkan suster dulu ya?" Raine menekan tombol untuk memanggil perawat agar segera datang memeriksa keadaan istri cantiknya.
"Permisi mister ini obat pereda nyeri pasca operasi yang seharusnya diberikan dari tadi, tetapi berhubung suasana yang tidak memungkinkan sehingga kami pun undur diri," ujar perawat itu yang tidak mau mengganggu adegan romantis yang dilakukan pasangan suami istri tak tau tempat ini.
"Tidak apa-apa sus lain kali langsung bilang aja, lagi pula adegan itu bakal sering kita lakukan maklum pengantin baru sus." ucap Raine yang tidak mau kemesraannya dengan istrinya terjeda walau ditonton jutaan manusia sekalipun .
"Oh baik mister..ini obatnya sudah saya masukkan dan larut di dalam cairan infus, silahkan diteruskan, saya permisi," suster itu pun tidak dapat menahan malu karena kemesuman Raine dan Rena yang tidak hanya di layar televisi saja tapi dalam dunia nyata juga tidak bisa diganggu gugat.
✨
✨
✨
MOTEL XXX
Pergumulan yang akhirnya membuat Pevita mendapatkan pelepasan sebanyak 20 kali itu, sukses membuatnya tertidur lelap dan ditinggalkan seorang diri di motel yang di sulap sedemikian rupa sehingga persis seperti kamar hotel bintang 5 itu. Rupanya Kamar itu dijadikan tempat pembuatan film begituan. Setelah 5 jam tertidur Pevita yang sudah terbebas dari pengaruh obat perangsang pun akhirnya terbangun.
...Tok..tok..tok.....
"Ahhh aku tidak bisa berjalan aduuhh apemku sakit sekali ya ampun sampai bengkak begini apa yang terjadi? iya tunggu sebentar."
...Cek..klek...
"Nek yey baik-baik aja kan, yey ditelpon gak di angkat, terus yey kasih alamat motel ini, eke Takut yey diperkondang setan belang, apanya yang sakit nek?"
"Bett anu gue sakit banget, kayak abis di masukin tongkat berukuran jumbo, sampe bengkak begini."
"Ya ampun jijay apa yang abis yey lakuin ama Hugo jadi-jadian itu?"
"Kok Hugo jadi-jadian?"
"Heey Hugo versi asli lagi di RS nemenin ceweknya yang setengah mampus, menurut yeyy Hugo versi asli bakalan mampir ke tempat najis begindang bok, yeeey mimpi kali ya helooooww ni nenek belum sadar juga heyyy..yeyy di perkondang sapose tadi sampe bengkak begitu kue apem yey?"
"Jadi jadi yang bikin apem gue bengkak bukan Hugo Raine Richmound lalu Hugo siapa dong?"
...DEG...
__ADS_1
To be continued
Ayo ramaikan komen bab ini zeyeng