
Flashback On
"Bos Nona Sudah meluncur ke Bandara tetapi ada mobil yang dari tadi mengikuti pergerakan nona,"
"Bisa kau lacak siapa yang mengikuti gadisku ndrew?" tanya Raine sambil mengetuk meja di kamar hotelnya
"Sepertinya anak buah Ernando Boss, sebentar boss setelah jadwal take off nona ini ada jadwal take off pesawat pribadi atas nama Givencio Grup boss!" Andrew dengan cekatan melakukan pemeriksaan secara merata hingga di temukan semua sampai ke Akar permasalahannya.
"Brengsek!! di Indonesia dia tidak bisa mendekati gadisku lantaran 4 kecoaku selalu menemani Rena kemanapun, giliran tidak dijaga pengawal eh malah ngelunjak nih Sampah masyarakat!" Ucap nya Geram
"Kita tunggu saja sebenarnya apa yang mau dia lakukan"
✨
✨
✨
✈️Bandara Internasional Melbourne
Raine yang lebih dulu melihat dari jauh Gerak Gerik Nando atas kecakapan Andrew yang melacaknya dari mulai keberangkatan mereka di bandara internasional Soekarno-Hatta, dilihatnya bahasa tubuh Nando merayu kekasihnya, hanya tersenyum smirk dan dengan cepat di sergapnya Nando yang seorang diri dengan tanpa membuat keributan di negara kangguru tersebut.
"Eits Jangan Macam, Macam lepaskan kekasihku Bodoh! Diam atau kutembak punggungmu hingga tembus ke perutmu!" Gertaknya Lalu Nando mengangkat tanganya
Raine yang tingginya sama dengan Nando itu dengan mudah dapat mengancamnya dengan sesuatu yang menyerupai pistol, yang di todongkan ke punggungnya
Lalu Nando diamankan oleh ke 4 pengawal yang dari tadi menemaninya, di kawal nya Nando dan meluncur segera ke markas penyekapan
Rena kemudian di gendongnya ala bridal style dengan dilihat oleh sebagian besar pengunjung airport tersebut.
"Hey what's wrong with this girl?" tanya salah satu pengunjung Airport
( hei, apakah terjadi sesuatu dengan gadis ini?)
"ITS Okay my wife is pregnant, so ITS normal to have her fainted like this," acting Raine sebagai suami Rena meyakinkan sekali
( oh tidak apa-apa istriku sedang hamil, jadi dia suka tiba-tiba pingsan jadi ini normal)
"Oh , alright take agood care of your wife man," ucapnya menasehati
( oh, jaga baik baik istrimu bro)
"Yeah thanks man" Jawab Raine..
"Andrew lebih baik kita langsung ke Mansion saja."
"Baik Boss!"
"Ndrew lakukan sesuatu pada Perusahaan si brengsek itu, seperti biasanya ndrew kita harus memberi pelajaran si brengsek ini!" Perintah Raine tidak bisa di ganggu gugat, perintah final yang di berikan kepada seseorang yang sudah berani bermain main dengan seorang Hugo Raine Richmound
"Baik Boss Saya juga ikutan gemas, sudah lama tangan ini beristirahat, saatnya beraksi!!" Jawab Andrew Antusias
Saatnya memberikan hukuman setimpal bagi musuhnya yang selalu mencoba bermain main dengan nya, dihukumkah? di serahkan ke pihak berwajib kah? oh No bukan bukan bukan hukuman fisik yang pantas diberikan untuk orang seperti Ernando, kita lihat saja apa yang pantas dia dapatkan, pastinya akan memakan mental dan juga kejiwaannya.
__ADS_1
✨
✨
✨
🏚️ Mansion Richmound Melbourne
"Good Afternoon sir this way please," Ucap kepala pelayan memandu Raine untuk menempati kamar utama Mansion mewah Richmound itu
Rena Yang sedari tadi tidak sadarkan diri mulai menggeliat, dan merintih seolah kesakitan dan menangis memanggil namanya tetapi masih memejamkan matanya..
Hmmm..Hmmmm..Raine Raine..hiks hiks..
Sayang bangunlah aku disini.hmmm, bangunlah gadis cantikku Renata Lovely pujaan hatiku
Hmmm Raine
kemudian Rena membuka mata indahnya sekolah bayangan pria sangat tampan yang selama 6 bulan ini menjadi kekasihnya
Honey hiks hiks, aku takut aku takut kita tidak akan bertemu Raine, hiks hiks
"Tenanglah sayang yang penting kamu sudah selamat dan berada di pelukanku lagi. apa kau tidak merindukanku?"
"Hmmm i Miss you,"
"I Miss you too sweet heart," Ucapnya menenangkan dan memeluk Rena erat di tempat tidur king size itu.
"Hmmm Where Are We?" tanya Rena sambil matanya mengelilingi sekitar melihat betapa mewahnya, mansion ini
"I Miss my vitamin, hmmmpphhhff," mereka berciuman lama saling membelit satu sama lain,,,lalu..
Krucuk krucuk
Suara perut Rena yang keroncongan mulai memberontak
"Hahahahahaha," Raine menertawakan tingkah gadis cantik itu
"Kamu lapar? Ayo dinner is Ready (ayo makan malam sudah siap) Ajak Raine kepada Rena untuk turun ke lantai 1 tepatnya di Ruang Makan
*
*
*
" Hmmmm sepertinya enak Raine," Ucapnya dengan menelan ludahnya kasar
GLEG
"Makanlah honey," perintah Raine
"Aku mau di suapin," Ucapnya manja
__ADS_1
"Sinih, aaaaa" Raine menyuapi Rena seperti anak kecil.
" Terus sekarang buah nya, suapin tapi pakai mulut," ucap Rena
" Kamu menggodaku ya, Hmmmm," tangan Raine menggelitik pinggang kanan kiri Rena
Lalu Rena berdiri dari kursi meja makan itu dan
"Ahahahaha Rena pun berlarian menuju Kamarnya tadi di lantai 2,"
Sesampainya dikamar
Raine benar benar tak tahan kali ini, di ciumnya gadis itu lekat sangat dalam sampai nafas mereka tersengal-sengal dan ngos-ngosan.
Dilucutinya semua pakaian Rena sampai pakaian dalamnya tidak ada yang tertinggal satu pun.
Dilihatnya lekat dibenamkan kepalanya disana di tempat terfavorit nya di gundukan bukit gunung Merbabu, dengan pucuk pink yang selalu membuatnya gemas
Dari atas bawah bahu membahu kepala Raine mengelilingi tiap jengkal tubuh Rena, tidak tersisa sedikitpun tanda polkadot pun sudah ditinggal kannya di bagian sekeliling gunung kembar tadi
Inilah akibat terlalu lama menahan kerinduan 1 Minggu lamanya membuat keduanya menuntaskan hasrat yang menggebu-gebu seperti orang kesetanan dan saat lembah hutan gundul mau sudah banjir karena kenikmatan yang tiada tara itu
Giliran Anaconda yang mengetuk pintu hutan gundul yang terlebih dahulu sudah permisi, dan banjir nya permukaan gua di hutan gundul tersebut tanda anaconda di persilahkan masuk ke sarang basahnya
PLOP
Suara saat anaconda melesat masuk, dia sudah bergerak maju mundur cantik mencari kenikmatan hakiki, kenikmatan surga dunia yang tak ternilai itu
Diangkatnya tubuh Rena di hadapkan nya ke dinding mansion, Anaconda pun permisi masuk dari belakang tetapi dengan lubang lembah yang sama, maju mundur cantik lagi dan lagi
"Enak sayang?" tanya Raine sambil masih dengan nafas yang memburu
"Hmmm harder harder honey, faster faster!!" perintah Rena
Mereka berganti gaya lagi kali ini dengan Rena membungkukkan tubuhnya sehingga separuh tubuhnya menghadap ke lantai dan bagian belakang siap di masuki dari belakang, Anaconda pun juga akhirnya Maju Mundur dari belakang berkali-kali
"Yes yes oh no" saking nikmatnya Sampai celoteh Rena membuat Raine tersenyum
"Kamu semakin menggemaskan sih gadis nakal Hmmmm Hmmmm"
Akhirnya mereka bersamaan mendapatkan pelepasan nya
dan Raine menjatuhkan tubuh polosnya di samping Rena dengan kepala yang bertumpu di atas gunung Merbabu tadi..
Aku merindukan ini ini ini ini semuanya..
Lalu kemesraan itu terinterupsi saat
Tok..tok..tok..
To be Continued
Siapa sih mengganggu saja
__ADS_1
Vote nya Sekebon, add favorit and like, dan coment di tiap babnya mmmmmuuaaaahhh ❤️