DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Kembalinya Cinta Pertama


__ADS_3

"Sekarang tau kan nikmatnya? tapi ada yang lebih nikmat lagi kalo ini yang bersarang dan bekerja di sana"


"Ah tidaaaak mas gede banget mana muat?"


...GLEG...


Mata Melly sampai melotot melihat senjata Abdul yang sudah berdiri tegak mencari tempat bersarang, membuatnya menelan ludahnya kasar.


"Ssss mas pelan pelan ssshhh, aku takut."


"Tidak tidak mas gak akan masukin ke apem kamu sekarang sayang, mas tahu kamu belum siap, tapi bantu mas aja membuatnya bobok cantik okay, begini caranya Hmmm tirukan mas ya, atau bisa juga dengan bibir kamu sayang Hmmm, banyak caranya tidak harus masuk ke lembah lembab mu kok."


Melly pun menirukan adegan yang di praktekkan Abdul tadi, menambah pengalamannya dibidang kemesuman yang hakiki itu.


"Sssh nikmatnya iya begitu Hmmmm sedikit lagi sayang, Hmmm."


Abdul melenguh keras sampai matanya merem melek mendalami meresapi dan menikmati setiap sentuhan lembut dari tangan mungil kekasih cantiknya itu.


"Katakan mas cinta Ama aku katakan Sambil mas merintih nikmat katakan kalau mas cinta bukan hanya suka, Hmmm kalo tidak biar kubiarkan saja senjata mas berdiri tersiksa."


Melly menggodanya sambil memberikan sentuhan dengan bibir dan tangannya di selingi dengan permintaan ungkapan perasaan abdul agar Melly lebih memantapkan lagi hubungan percintaan dengan dosen tampannya itu.


"Melly mas suka, sayang dan cinta sama kamu."


"Hmmm gombal banget, emang dari kapan Hmmm?"


Sambil menarik ulur rudal Abdul sampai Abdul melenguh keras menyebut namanya berkali-kali.


"Ssshh Melly dari sejak di wahana itu mas diam diam suka sama kamu, mas baru tau kalo cewek cantik ini punya sesuatu yang memancar dalam dirinya, sehingga mas terkagum kagum saat itu, sshhh."


Abdul mengeluarkan rintihan nikmat berulangkali sambil kepalanya di dongakkan ke atas, matanya pun sampai terpejam merasakan betapa nikmatnya sentuhan tangan mungil kekasih cantiknya itu sampai di awang-awang.


"Masih gak percaya, gak mungkin."


Melly menyangsikan cerita Abdul mengenai sejak kapan perasaan suka Abdul mulai tumbuh terhadapnya?


...Gombal banget nih cowok pengen gue ceburin ke bath up gue tenggelamin...


"Sshhhh sayaanggg aahahhh."

__ADS_1


Abdul sukses mendapatkan pelepasannya. lalu Abdul memeluk erat tubuh polos Melly mereka pun saling mendekap.


"Nikmat sayang, Trimakasih."


Abdul masih mendekap tubuh Melly dengan memejamkan mata, Melly yang tidur membelakanginya sudah mengenakan kaos kebesaran milik Nova tadi dan juga hot pantatnya.


*


*


*


Sunday morning Rain is coming, lagu maroon five pun mengalun dengan indah di Minggu pagi bercampur gerimis mesra mengiringi tidur Abdul yang masih enggan beranjak dari tempat tidur king size nya.


Melly yang sudah bangun sudah mengotak atik dapur Abdul untuk membuat sarapan untuk mereka berdua. Melly membuat pancake cantik dan omelet serta susu untuknya dan coffee untuk kekasih tercintanya. Setelah mencium bau harum dari dapur, samar-samar Abdul mulai menggerakkan tanganya untuk mencari seseorang di sampingnya, namun seseorang itu tidak lagi berada di sana.


Abdul pun mulai membuka matanya dengan setengah kesadarannya dan tubuh yang masih polos, meluncurlah dia ke kamar mandi untuk mandi dan membersihkan diri terlebih dahulu. Setelah wangi, di carinya gadis cantik yang dua hari ini sudah memenuhi pikirannya itu. Ternyata gadis cantik itu sedang membuatkannya sarapan.


"Sayang, cup."


Abdul memberi tanda cinta di belakang tengkuk Melly lalu memeluk pinggang Melly dari belakang, yang tampak mungil dan menggoda masih dengan kaos kedodoran dan celana gemasnya serta tentunya belum memakai bra. Kemeja dan bra yang sudah di cuci oleh Abdul padahal sudah kering namun Melly masih nyaman dengan kondisi gunung kembar yang masing menggantung tanpa penyangga.


Melly menarik tangan Abdul yang melingkar di perutnya menggenggam tangan itu dan membawanya duduk di meja makan.


"Wooww serasa breakfast di hotel ya, kamu suka masak ya?"


"Iya bonyok kan suka tiba-tiba ke luar negeri kalo bosan sama makanan bibi ya begini deh."


"Ternyata mas gak salah udah menaruh hati sama kamu."


Ucapan Abdul itu membuat Melly mengingat kembali sisa percakapan tadi malam yang terhenti karena pergumulan mereka berdua.


*


*


*


"Mas aku mau nanya yang jujur jawabnya, tanpa di selimuti kabut gairah kan sekarang udah normal kan kamu? sebenarnya mas mulai ada rasa sama aku itu kapan sih? be honest please?"

__ADS_1


Melly masih penasaran dengan jawaban Abdul tadi malam yang sepertinya penuh dengan kegombalan.


"Sebenarnya jauh sebelum ini, saat mas berumur 15 tahun mas pernah menolong gadis kecil yang hampir terjatuh dari ayunan saat ada acara di rumah mas. Gadis kecil itu memberikan kalung nya sebagai ucapan terimakasih karena mas sudah menyelamatkannya, dari situ mas menyimpan kalung itu sampai sekarang. Mas ingat sekali kalung itu punya inisial nama Melly."


Abdul menceritakan pertemuan pertamanya dengan Melly 15 tahun yang lalu.


"Jadi..mas.. mas kak abi ya yang menangkap tubuhku saat terlempar dari ayunan 15 tahun yang lalu? aku aku aku masih menyimpan ingatan itu sampai sekarang, sebenarnya saat mas mengajar di kelas pun sepertinya aku pernah melihat mas tapi di mana. Kak abi itu cinta pertamaku, walau cinta itu tumbuh saat usia ku masih balita namun aku ingat sekali karena kalung itu kalung kesayangan ku, aku tidak mungkin memberikannya untuk sembarang orang. Pastinya orang itu sangat spesial di mataku."


Melly menceritakan kisah itu sambil tak terasa air matanya menetes tak terbendung.


"Setelah itu mama sama papa pernah hampir bercerai jadi aku di bawa mama pindah ke rumah nenek di Palembang. Aku menetap di sana sedangkan tata ikut papa di sini. Setelah 7 tahun berpisah papa yang tidak bisa hidup tanpa mama, mengajak rujuk mama dan aku kembali lagi kesini. Terimakasih mas sudah hadir lagi di hidupku."


Melly memeluk Abdul erat dengan air mata di pipi nya yang sudah basah.


"Sayang sudah dong sedihnya hmmm, yang penting kamu sudah jadi milik mas sekarang, please jangan pergi lagi ya Hmmm, gadis kecilku yang menggemaskan ini, syukurlah kita kembali di pertemukan mungkin ini takdir dan mas harap kita berjodoh sampai memperistri kamu kelak, kalo kamu sudah siap."


Abdul masih memeluk Melly sambil menciumi puncak rambut indah kekasih cantiknya itu.


"Mas boleh gak aku balik panggil mas kak abi aja karena aku ingin mengenang kisah kita kembali, rasanya aku jadi menemukan lagi seseorang yang selalu mendapatkan tempat terindah di hatiku itu dan sekarang jadi milikku."


"Tentu saja boleh terserah kamu mau panggil apa aja mas siap asal jangan panggil onta kaya temen-temen mas."


"Ahahahha iyaa apalagi prof Raine juga kalo manggil kakak, ontaaaa kenceng banget , jadi semua pada denger."


"Kakak seneng kamu tertawa lagi, hahaha Iya emang setan satu itu suka bikin malu, hahahaha jadi kangen pengen ngumpul lagi."


Lalu


Cek..klek..


Lo Abdul Ama Melly kalian..


...DEG...


Hayooo siapa kira kita yang datang ke appartment abdul?


Vote sekebon dan bunga setamannya jangan lupa ya zeyenk ❤️


Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh

__ADS_1



__ADS_2