
"Pengen banget, gimana dong?"
Rena ingin Raine Mencumbunya saat itu juga. Tangan Raine masih bermain di lembah gundul nan basah milik Rena tapi saat Raine mengangkat tangan itu
"Hah darah?"
...DEG...
"Eww Its disguisting (ini menjijikkan) honey aku datang bulan im sorry, cucilah tanganmu."
Ucap Rena sambil mengerutkan keningnya Karena merasa sangat memalukan dan menjijikkan Raine mengetahui sisi jeleknya.
"No honey setiap inch dirimu tidak pernah menjijikkan bagiku, baiklah aku cuci tangan dulu Hmmmm?"
"Honey aku tidak ada pembalut, maukah kamu membelikannya di mini market appartment ini, ahh perutku sakit honeyy."
"Oh God sayang aku panggil dokter keluarga dulu honey, aku khawatir wajahmu pucat sekali sayang."
Raine panik melihat perubahan drastis pada diri Rena yang seketika wajahnya berubah pucat menahan nyeri datang bulan di perutnya.
"Nononono sayang ini sudah biasa belikan saja pembalut dulu kalo tidak aku akan mengotori sofa dan tempat tidurmu Raine."
"Baiklah aku turun sebentar."
Raine tiba-tiba turun ke lobby appartment untuk membelikan pembalut untuk kekasih cantiknya itu. Raine yang terbiasa di layani oleh Andrew, kali ini menangani sendiri hal yang terbilang sangat memalukan bagi Rena ini. Raine yang saat itu lupa untuk mengenakan masker dan membawa ponselnya karena saking paniknya melihat Rena yang sudah merintih kesakitan tidak mempedulikan hal lain lagi.
Pengunjung appartment pun heboh melihat penampakan selebritis yang akhir-akhir ini selalu muncul di media online karena prestasi nya dalam mini drama perdananya itu. Seketika membuat heboh keadaan sekitar lobby. Bagaimana tidak penampilan Raine yang sangat biasa, tidak seresmi biasanya dengan kaos slim fitnya dan celana joger pants dan rambut berantakan namun makin menambah katampanannya berpuluh puluh kali lipat.
"Woowowwooww Kak Hugo, kak hugooo."
Para Abg yang sedang asyik duduk-duduk di lobby pun berpencar ke arahnya sambil memanggil nama depannya yang mulai beken itu.
Raine pun menoleh tersenyum saja dan melambaikan tangan ke arah mereka. Para Abg itupun heboh dan berteriak histeris.
"Aaaawww, kak Hugo ganteng abis, kak Kaka boleh minta foto."
Raine yang kebingungan dan panik tidak sempat memperhatikan lingkungan sekitarnya yang sudah heboh dan terpesona melihat sosok nya yang biasanya hanya bisa mereka lihat di Televisi, sekarang tiba-tiba muncul menampakkan diri di depan mata mereka, menjadi tetangga Appartment mereka pula.
Raine pun keluar dari lobby appartment nya menuju minimarket yang berada di halaman depan Appartment nya. Lolos dari kejaran Para ABG tadi, masuklah Raine ke minimarket dan membuat heboh pula seisi minimarket.
"Kak Hugo ya bisa dibantu kak?"
Tanya petugas minimarket itu yang juga seorang remaja. Mata gadis itu terlihat berbinar-binar memancarkan kekaguman akan ketampanan paripurna Raine.
__ADS_1
"Tolong bungkuskan pembalut mbak."
"Mau yang pakai sayap atau tidak kak?"
...GLEG...
Raine menelan ludahnya kasar.
...Rena kamu mengerjaiku lagi honey, apalagi ini sayap? apa pembalut bisa terbang....
Batin Raine pun bergejolak.
"Ahh ada sayapnya juga? Hmmm biasanya para wanita suka yang pakai sayap atau tidak mbak, tolong mbak pilihkan saja?"
Raine balik bertanya kepada pelayan mini market itu.
"Kalo banyak memang perlu yang ada sayap kak, mau yang merk apa? ini ada merk A, B, C ada sensasi dingin juga, mau yang panjang nya standard atau yang panjang banget?."
" Oh God ternyata banyak banget macamnya ya ya sudah bungkuskan semua saja, sama Hmmm untuk nyeri nya apa disini juga ada pereda nyeri datang bulan mbak?"
Raine mengusap wajahnya kasar saat tau jenis pembalut wanita sangat banyak sekali jenis dan ukuran yang bermacam-macam. Sedangkan dia tidak tau jenis yang mana yang biasa di pakai oleh kekasih cantiknya itu, karena saking paniknya dia tidak sempat bertanya bahkan Ponselnya pun sampai tertinggal. Di kiranya pembalut hanya satu jenis saja, tidak ribet seperti ini.
"Ada kak mau berapa botol?"
Raine pun memborong semua persediaan minuman pereda datang bulan tersebut, karena takut serangan datang bulan Rena akan terus-menerus menyiksa kekasih cantiknya itu. Raine juga membeli cemilan dan kudapan serta roti karena persediaan nya sudah habis. Minimarket yang biasanya sepi pengunjung itu mendadak dipadati oleh para wanita yang tadi berkumpul di lobby sekarang mengerumuni Raine di sana.
"Sudah kak? total semua 1.250.000 kak"
Raine menyodorkan blackcardnya kepada gadis itu. Harga yang sangat fantastis sekali karena Raine memborong persediaan hampir setengah mini market tersebut. Karenanya Raine yang tidak bisa membawa sendiri barang belanjaannya tadi, terpaksa dia meminta bantuan pengawalnya yang berjaga jaga di depan Appartment untuk membawa belanjaan dadakannya.
Sambil menunggu Pengawalnya mengepak 10 plastic bag itu, Raine duduk di depan kursi minimarket itu, sambil melayani foto dan tanda tangan yang diminta oleh para wanita dari segala generasi tadi, padahal penampilan Raine saat itu tidak bisa di kategorikan sebagai penampilan yang cocok untuk jumpa Fans. Begitu saja Raine sudah membuat mereka tak berdaya.
📸 Cekrek Cekrek
Momen Raine sedang duduk menundukkan kepalanya serta menggigit jari telunjuknya itu juga tidak luput dari bidikan fans tercintanya. alhasil momen itupun diabadikan oleh akun Instagram.
@lambemanyun
Mas bule nyasar mau ngapelin Mimin ke appartment sambil beli pembalut bersayap yang Mimin suka, Aaahh mas bule memang yang paling ngertiin mimin❤️
Postingan itupun langsung mendapatkan 2M like dan 500rb komentar. Raine benar-benar menjadi artis buruan netizen saat ini, bagaimana tidak kabar keretakan hubunganya dengan Rena yang sempat membuat geger jagat hiburan waktu lalu itu, makin membuat netizen penasaran ingin mengetahui kabar terbaru dari Raine sosok idola mereka tersebut.
__ADS_1
Namun setelah pada launching pembukaan perusahaan barunya dan pegelaran fashion show 3 hari yang lalu kabar putusnya hubungan mereka pun terhapus sudah. Pasalnya pada pagelaran itu Raine nampak memegangi tangan Rena selama acara itu berlangsung. Dan momen romantis itu tentu saja tak lepas dari bidikan media yang haus akan gosip terkini tentang mereka.
Rena yang saat itu berkali-kali menunjukkan perhatiannya kepada Raine yaitu membasuh keringat di kening kekasihnya dengan wet tisu yang selalu di bawanya di manapun Rena berada. Pasalnya Andrew yang tiba-tiba raib entah kemana membuat Raine kelimpungan kesana-kemari ikut mengurusi hal yang seharusnya menjadi tugas Andrew.
*
*
*
"Pak Andrew bos kemana ya?
Tanya Sentot kepada Andrew.
"Tau sendiri tot run elo lihat kan tadi Non Rena kayaknya udah minta di kelonin malah sampe di gendong ke kamar udah gitu dari bawah kayanya non Rena sudah gak pake apa-apa."
Ucap Andrew pada Sentot dan Harun sambil tersenyum smirk dan menelan ludahnya kasar
...GLEG...
"Kayaknya pak Andrew sudah terbiasa ya ngelihat pemandangan seperti tadi."
Tanya Harun kepada Andrew
"Bukan biasa lagi, kalo mereka bertemu bawaanya pengen bikin anak terus, pokoknya gak tau tempat, mana waktu itu gue masih jomblo, bisa Lo bayangin deh gue udah mupeng sendiri gak ada pelampiasan pula naseb naseb jones mah."
"Lah dalah pak lah Iki Iki yok opo Kuwi, Pak Andrew telpon bosse sakiki Viruse wes nyebar Nang sistem keamanan sindikat e 3 jam maneh bakal bangkrut Kuwi pak, iso bahaya kuwi nek ketemon terus bosse di tangkep sindikate yok opo?"
(Bagaimana ini pak, virus sudah sukses menyabotase semua sistem mereka, aku rasa dalam 3 jam mereka akan mengalami kerugian yang siginifikan bahkan bisa dikatakan bangkrut, bisa bahaya. terus kalo boss sampai ditangkap oleh sindikat ini bagaimana nasib bos pak?)
Sentot yang panik sampai mengeluarkan bahasa asal kampung halamannya yaitu Nganjuk. Dia takut akan ada pihak sindikat yang akan menangkap Raine, pasalnya Raine memberikan emailnya sebagai petunjuk kepada mereka.
"Tidaaakk bagaimana ini tot kalo bos tertangkap bisa gawat"
...DEG...
To be Continued
Vote sekebon dan bunga setaman nya jangan lupa zeyenk❤️
Mampir juga ke karya teman author.
Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh
__ADS_1