
Flashback On
Hari Hari berlalu semenjak kepergian kekasih cantiknya, Setiap hari dia habiskan untuk menyibukkan dirinya dengan urusan 4 perusahaannya yang sudah banyak menyita waktunya. Termasuk keikutsertaan nya menghadiri meeting di perusahaan bakal calon mertuanya nyaris kah atau kandaskah? Yang pasti Raine hanya mencoba untuk profesional tidak mencampurkan urusan pribadi ke dalamnya.
Walaupun tidak pernah di jumpai nya lagi Rommy di RH Corp semenjak kedatangan Nenek Rena di kediamannya.
✨
✨
✨
🌃 Appartment
Setelah sampai di appartment, Raine menoleh ke arah pintu appartment Rena, di dekatinya dan di masukkan password lalu di bukanya pintu appartment itu. Raine langsung menuju ke kamar Rena dibaringkan tubuhnya disana. diciuminya aroma tubuh Rena yang masih menempel di tempat tidur king size itu. Lalu dia pun tertidur.
Betapa kerinduan dan rasa galau yang teramat sangat memusingkan nya itu di bawanya ke alam tidur.
Flashback Off
✨
✨
✨
🏚️ Mansion Hadinata
"Darren?"
"Rupanya elo gigih juga ya, asal Lo tau gue udah gak perawan," bisik Rena kepada Darren saat mereka duduk berdampingan
"Hahahahha Wahai bidadariku, aku juga Sudah tidak perjaka," jawaban Darren makin membuat Rena mati kutu.
Darren tidak lupa mengabadikan momen bahagianya itu dengan mengundang media online untuk meliput acara sakral itu
...Brengsek!! pakai di liput di Media Online pula, Belagu amat nih cowok...
Sang Nenek yang berpakaian laksana Kanjeng ratu dengan duduk di singgasana nya yang megah, siap memberikan restu saat Darren Sudrajat dan Renata Lovely duduk bersimpuh di hadapan nya untuk sungkem meminta restu.
Upacara sakral Lamaran itu tidak seperti acara lamaran yang kita sering jumpai di kalangan rakyat biasa. Dimana sang pria menanyakan apakah sang wanita bersedia menerima lamaran nya atau tidak?
Padahal Rena sudah mempersiapkan jawaban yang tepat yang seharusnya dia ucapkan dari lubuk hatinya, sayangnya acara itu berjalan khidmat dipenuhi dengan arahan MC tanpa ada pertanyaan seperti itu.
Ceryl yang nampak datang setelah di turunkan oleh Andrew didepan Mansion itupun lolos dari pemeriksaan pengawal, karena mereka sibuk mengatur keluar masuk mobil mewah di halaman mansion.
Ceryl yang mengendap endap langsung saja masuk ke kamar Rena dengan terlebih dahulu mengunci pintunya dari dalam.
Hari menunjukkan jam 7 malam, Rena yang sudah mengetahui kehadiran sahabatnya tadi pamit undur diri dari acara itu dengan berpura pura tidak enak badan.
Dengan di temani oleh Bi Lila Sampailah Rena di kamarnya dengan terlebih dahulu mengetuk pintu kamarnya agar Ceryl membukanya.
"Leha..gue kangen Ama kalian semua," Ucap Rena sambil air matanya mengalir lagi dan lagi
" Gue juga nab, kita semua kangen Ama Lo, kok bisa Lo bakal di kawinin Ama cowok lain, kok bisa?" Jawab Ceryl menggebu gebu
__ADS_1
"Jadi gue tar pake baju Lo yang Lo pakai ini?"
" Yoi emangnya Lo punya ide lain?"tanya Ceryl
" Buntu gue, Lo gak apa apa kan stay sampe besok, jangan kuatir Bi Lila yang antar makanan ke sini ga selera gue makan bareng mereka,"
" Okay Lo tenang aja ada Andrew yang support gue, UPS!" Ucapan Ceryl yang tak sengaja keluar padahal dia berdua sepakat merahasiakan hal ini sampai kondisi Raine dan Rena benar benar tenang.
" Cieee yang baru jadian, gue udah mengira kalo Lo berdua bakalan pacaran soalnya dari sejak Andrew ketemu Lo pertama kali di Trans Studio waktu itu, kalian udah curi curi pandang gak jelas, hahaha," Akhirnya Rena tertawa lagi
" Gue seneng nab Lo bisa tertawa lagi," Ucap Ceryl tak sengaja melihat Rena tertawa lalu memeluk sahabat nya itu.
"Lo udah ijin ke bonyok Lo kan?" tanya Rena lagi.
" Bonyok lagi di luar negeri udah tenang aja, yang penting Lo harus fokus Ama tujuan Lo malam ini!"
✨
✨
✨
🏬Biersdoff Corp
Raine yang menyaksikan acara pertunangan di gelar langsung dari internet melalui laptop nya, tak terasa meneteskan air mata, betapa tidak sang kekasih yang sudah lama dia rindukan nampak cantik dengan balutan kebaya Jawa tetapi sayangnya bukan dia mempelai pria nya.
Rena nampak meneteskan air mata dan seringkali menunduk dan selalu menghindar saat sorot kamera membidik momen itu.
" Rena sayang, bagaimana caraku merebutmu dari nya, katakanlah cara apalagi yang harus aku lakukan agar kita bisa bersatu," Ucapnya dengan berderai air mata
Kemudian di matikan lah Laptopnya karena sudah tidak sanggup lagi menyaksikan momen kekasihnya di persunting orang lain.
GROUP EXPERT
Teddy : Raine my man Are you alright?
Abdul: Meet up yuk bro di Tempat biasa?
Dito: Lo bisa kan Raine?
Raine: Okay, I'll be there @9 PM guys
(okay, aku akan datang jam 9 malam)
Ke 3 sahabatnya yang menyaksikan acara pertunangan yang gempar dan viral itupun segera bergabung untuk menguatkan sahabat mereka.
✨
✨
✨
🌃Pool and Bar Cafe
VVIP Room
__ADS_1
Berbagai Minuman memabukkan sudah berjejer indah disana
" Man Lo baik baik aja kan?" Sapa Teddy membuka obrolan malam itu
" Apa gue keliatan tidak baik baik aja Ted?"
" Kusut banget muka Lo, brewokan gak seger," Dito memotong percakapan itu
" Maklum lah guys udah gak ada yang ngurus sekarang," Sahut Abdul
" Baru tunangan ini, ya gak? kalo jodoh gak akan kemana man!" Tegas Teddy
"Tapi kalo gue lihat nih, Rena juga terpukul bro, sepanjang acara tuh dia nangis terus," Sahut abdul
" 2 hari sebelum neneknya Dateng tuh gue ngelamar Rena guys, Lo bisa bayangin gak gimana perasaan gue sekarang?" Ucap Raine
" Serius Lo? di depan bonyok nya Rena?tanya Dito
" Didepan kakek gue and bonyoknya Rena tentu saja, kita semua nobar drama gue bareng bareng,"
"Bahkan nyokapnya Rena sampe nangis nyaksiin gue ngelamar anaknya tiba tiba, coz gue gak mau Rena ngerasa terkucil saat fans gue makin banyak, gue lamar deh tuh, gue udah umur segini juga and Rena Nerima gue sambil nangis pula di depan kakek gue, Lo bisa bayangin sendiri yang ngelamar siapa eh kawinnya Ama siapa? pusing gue man!"Curhat Raine panjang lebar.
" Kalo gue udah bunuh diri kali Raine, ucap Teddy and Dito bersamaan
" Terus elo udah coba nyamperin Rena ke rumahnya gitu?" tanya Abdul
" Udah ditandain gue, ada Tulisan Warning!! Hugo Raine Richmound di larang Masuk!!"
Mereka pun tertawa terbahak-bahak
"Bercanda aja loh," sahut Dito, Teddy and Abdul bersamaan
"Pengawal neneknya segitu banyak cuma buat jaga-jaga takut gue nyulik cucu nya lah," Ucap Raine pesimis
*
*
*
1jam kemudian..
Raine yang sudah setengah mabuk, Tak di sangka sangka nya seseorang yang sudah di rindukannya setengah gila akhirnya datang, duduk di pangkuannya
"Rena? kamu benar Rena?"tanya Raine pada Rena sambil menggosok gosokan matanya seolah tak percaya
" Iya Raine sayang ini Rena, peluk dong, kangen berat nih?"Ucap Rena
Raine tak berpikir ulang langsung saja di peluknya Kekasih cantik yang sudah di rindukannya 1 Minggu serasa 1 abad lamanya.
Lalu ada seseorang yang mengikutinya
"Lepaskan tunanganku Brengsek!"
DEG
__ADS_1
To be Continued
Vote sekebon, Like add Favorite and bonus kembang setaman nya mmmmmuuaaaahhh ❤️