DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Pertama Kali Bertemu


__ADS_3

Raine yang senjatanya sudah tegak berdiri, rupanya lupa dengan pesan yang disampaikan oleh dr. Ardi tadi malam bahwa Rena tidak boleh melakukan hubungan intim terlebih dahulu karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan.


"Honey hey, are you okay? kamu masih sakit?" tanya Raine sambil mencoba sekuat tenaga membuka selimut gadis cantik itu. "Raine jangan ganggu aku, aku benci kamu," ucap Rena. "Honey Im sorry, Oohhh sayang, itu semua ulah manager tengilmu itu, Im so so so very sorry," ucapan sorry dari Raine berkali-kali di ucapkan.


"Raine, aku benci kamu," Rena tak tega terlalu lama membiarkan kekasih tampannya itu terlihat menyedihkan kalau di cuekin terlalu lama. Akhirnya di peluknya erat tubuh tegap Raine sambil berkata..


"Jawab yang jujur, apa kamu ingin pergi ke Jerman Raine, apakah kamu sudah merindukan orang tuamu dan juga adik-adikmu?" tanya Rena padanya


"No, I mean yes I miss them but, its not urgent," ucap Raine lagi tanpa keraguan.


"Baiklah hari Senin minggu depan kan aku harus berangkat juga ke Jerman bareng kru dan semuanya, apa kamu tidak mau mengantarku?" tanya Rena sambil tanganya bermain lama di dada bidang yang ditumbuhi bulu halus milik Raine.


"Shhhh, honey, dia berdiri lagi nanti, ya lebih baik kita terbang bersama memakai private Jetku, jadi untuk booking tiket pesawat komersil nya sebaiknya di batalkan, aku akan perintahkan Meta nanti."


"Yeeeyyy tapi janji gak boleh jealous karena filmnya film romance."


"Oh.. kalo masalah itu, memang siapa sih pemeran utama prianya?" tanya Raine sambil tersenyum smirk.


"Iya kata mbak Meta masih dirahasiakan karena, dia orang Jerman," jawab Rena lagi dan terlintas sesuatu di pikirannya.


"Hmmm orang Jerman emang Meta ngomong apa lagi sayang?"


"Ya udah deh gak usah dibahas yang penting aku seneng karena kamu yang nganterin aku, nanti aku mau nginepnya di rumah kamu aja ya," ucap Rena kemudian.


"Sure honey," ucap Raine sambil mencium kekasih cantiknya itu lama.


New Message


Andrew


(Boss Valerie sudah diberangkatkan balik ke Jerman sedangkan Felix sudah perjalanan dari Jerman sekarang.)

__ADS_1


Me


👍 Good job Ndrew!


"Honey apa agendamu hari ini?"


"Pagi ini harus meeting dengan para pemegang saham honey, why?tanya Raine sambil memeluk Rena dari belakang setelah berciuman tadi, dengan tubuh Rena yang berbalut Bathrobe hendak beranjak untuk mandi.


"Hmm ya sudah aku juga ikut, aku mau melanjutkan magangku kalo begitu," jawab Rena santai.


"Honey apa kamu tau penyebab kamu pingsan kemarin? ucap Raine sambil menarik tubuh Rena yang berbalut Bathrobe untuk naik ke pangkuannya.


"Sepertinya kita tidak bisa berhubungan dulu."


"Why not?" tanya Rena penasaran.


"Ya karena kamu harus makan makanan kaya nutrisi untuk anemia kamu, kamu terlalu sering diet jadi, tubuh kamu kurang asupan darah yang cukup, iihh nakal sih kalo dibilangin, aku gak apa-apa kalo kamu gemuk sayang, its okay kamu jelek pun aku okay asal namamu masih Renata aja," ucap Raine panjang lebar penuh dengan ketulusan.


"Isshhh gombal banget kalo Rena jelek ya pasti kamu lari lah, coba ya kita flashback, aku mau nanya ama kamu, sebenarnya mulai kapan kamu suka sama aku?" tanya Rena penasaran.


"Hey kenapa menanyakan hal itu sekarang, Im sorry i don't remember," Raine berkilah karena malu menjawab pertanyaan tiba-tiba itu.


"No honey kamu harus menjawabnya," ucap Rena langsung menodongnya.


"Ahahahha gak mau ah, sepenasaran itukah kamu sayang, masa sih dosennya yang harus bilang kapan pertama kali suka pada muridnya?"


"Mau aku marah lagi nih?" Rena pun mengancam.


"Baiklah mau jawaban jujur atau jawaban gombal?" tanya Raine lagi agar Rena makin penasaran.


"Dua-duanya apapun yang keluar dari mulut dosen tampanku ini akan aku dengarkan dengan seksama," seloroh Rena.

__ADS_1


"Sebenarnya kejadian tabrakan itu bukan pertemuan pertama kita, pertemuan pertama kita itu saat aku tiba di bandara, aku lihat ada gadis cantik yang sedang melayani tanda tangan fansnya sampai mengantri, aku gak tau persis waktu itu, sepertinya kamu juga baru datang dari suatu tempat, ada om Rommy dan tante Silvia juga." Ungkap Raine dengan jujur saat pertama kali melihat Rena.


"Oh ya, waktu itu kita bertiga baru datang dari Jawa, setelah menjenguk nenek yang tiba-tiba aja jatuh sakit, sayangnya kita malah di usir, itu berangkatnya hari Sabtu dan pulang di hari Minggu, akhirnya kita bertiga pun menginap di hotel," jawab Rena dengan mengerutkan keningnya.


"I see, yang paling aku ingat itu senyum kamu saat melayani mereka, aku belum sadar kalau kamu artis terkenal, mungkin profesi lain ya mungkin aja youtuber, profesi yang lagi marak sekarang."


"Saat itu sudah ada something sih memang, aku diam-diam tersenyum sendiri melihat kamu dengan sabar melayani permintaan unik mereka, untung belum jadi pacarku."


"Kalo sudah emangnya mau diapain akunya?"


"Yah mau aku ciumin aku cumbui di depan Fans kamu biar viral sekalian."


"Aahhh ini jawaban gombalnya ya haaahhaha, jadi kamu udah suka dong saat itu?"


"Hmmmm Mungkin tapi belum sadar aja, kamu juga siapa aku juga nggak tau kan?"


Posisi Rena yang duduk di pangkuan Raine tadi akhirnya merebahkan tubuhnya lagi sambil mendengarkan cerita itu dengan seksama. lalu Raine pun merebahkan tubuhnya pula di samping Rena.


Tak terasa Bathrobe Rena tersingkap sampai terlihat lembah gundul nan lembab tempat Favorit Raine bersemayam.


"Aduuhhh gawat!" gumam Rena dalam hatinya. Rena segera menutupnya dengan Bathrobe kembali sebelum senjata Raine menyadarinya dan terbangun.


"Hei apa itu kok di tutupin, sinih buka lagi," perintah Raine dengan kemesuman tingkat tingginya.


"Honey, baiklah kamu diam saja okay, aku udah gak tahan," Raine pun menyerang bibir indah nan pink kemerahan dengan mesra, perang saliva pun terjadi dengan sedemikian rupa. tangan Raine sudah bergerilya ke lembah lembab yang sudah basah di bawah sana.


...Huh ketahuan lagi, habis deh aku di makanya, gitu kok di bilang aku yang lebih agresif dianya sendiri kayak macan hoaaammm...


Rena pun pasrah dengan membuka lebar-lebar kaki jenjangnya untuk Raine bisa memasukinya. Setelah berhasil, pinggul dan pinggang dosen tampan itu pun bergerak maju mundur mencari puncak kenikmatan.


...Maaf dok kali ini aku yang gak tahan karena milik Renaku terlalu menggoda untuk di diamkan begitu saja....

__ADS_1


To be continued


zeyengg ippiiieee semua jangan lupa like, coment di tiap bab dan hadiahnya yang banyak mmmmmuuaaaahhh ❤️


__ADS_2