
...Lokasi Shooting: Mozambique Island, Germany...
Hari ini pembacaan teks skrip " Cintaku berlabuh di Jerman" pertama kali kita panggil dulu pemeran utama pria silahkan Prof Hugo Raine Richmound
"What?!" Rena terkejut bukan main dengan mulut yang terbuka dan ditutup kedua tangannya
Pemeran utama wanita:
Renata lovely Hadinata
Selanjutnya
bla bla bla bla...
Saat pembacaan skrip film keduanya sangat mendalami peran masing-masing betapa tidak mereka sudah menjadi pasangan suami istri sekarang. Teman hidup berbagi suka dan duka, sedih senang, kaya miskin, hidup dan mati.
Rena tak henti menebar senyumnya mencuri pandang ke arah suami tampannya seperti saat pertama kali berkenalan. Karena di film itu keduanya di pertemukan di bandara internasional Soehat dengan tujuan Jerman.
*
*
*
Hari itu semua kru dan pemain mengadakan briefing untuk mematangkan proses shooting yang rencananya akan di laksanakan keesokan harinya.
Sementara itu..
Para pemain di persilahkan untuk saling mengenal agar tidak canggung dalam beradu peran.
"Hai Hugo kenalkan aku Pevita," ucap pemeran pendukung dalam film Raine kali ini.
"Hai juga," ucap Raine singkat tidak ada bahan lagi untuknya memperpanjang perbincangan apalagi dengan lawan jenis.
"Bagaimana perasaanmu saat bertemu lagi dengan mantan kekasih dalam satu film?" tanya Pevita penasaran, Karena berita yang tersebar di media bahwa Rena dan Raine sudah putus sejak pertunangan Darren dan Renata disiarkan secara langsung dan banyak yang tidak tahu kalo pertunangan itu sudah dibatalkan lewat keterangan tertulis.
__ADS_1
Namun berita di batalkannya pertunangan itu tidak banyak di terima oleh semua kalangan. Rena dan Raine lebih memilih membiarkannya saja.
"Ketemu dengan mantan pacar di luar rumah ya biasa aja, kalo ketemunya di dalam rumah baru luar biasa, dia akan kubuat melenguh terus menerus sampai berteriak minta ampun karena ketagihan." Jawaban Raine sungguh di luar dugaan, Pevita yang mengharapkan mendengar jawaban lain dari Raine itu sedikit merasa keki.
"Hah jadi kalian masih sering bersama?" tanya Pevita semakin membuat Rena diujung sana akhirnya berjalan mendekati keduanya.
"Mau tahu aja atau mau tau banget? tanya Rena balik pada Pevita.
"Ahhh jadi Hugo ini masih Lo jadiin selingkuhan Lo begitu?" pertanyaan Pevita makin menjurus kemana-mana.
"Pfffftt emangnya kenapa? orang dianya mau kok Lo yang sewot hah?" Rena semakin ingin menggoda gadis cantik seniornya dalam hal seni peran itu.
"Bukan, gue nggak marah, tapi kasian aja Lelaki tampan seperti Hugo harus memungut sampah bekas cowok lain," ucapan Pevita itu cukup dapat membungkam Rena untuk membalasnya lagi.
"Pffttt buhuhahaha, sekali lagi Gue tekankan, orang Hugonya mau menerima gue apa adanya, biar gue sampah kek, yang pasti segel gue tuh, yang ngebuka pertama kali ya si Hugo, puas Lo?" jawaban Rena makin membuat Pevita hilang kendali.
"Enough! honey come on let's get out of here." (Cukup! sayang ayo kita pergi dari sini)
ajak Raine supaya pergi dari hadapan Pevita yang tak henti-hentinya ingin menyerang Rena karena tak terima mengapa lelaki sesempurna Raine bisa Bucin setengah mati kepada Rena yang notabene tunangan orang lain.
Raine mengaitkan tangannya ke tangan Rena lalu mereka berlalu pergi dari tempat coffee break itu.
"Kenapa Lo Pev seru banget kelihatannya?" tanya Benny yang dari tadi memperhatikan perbincangan ketiganya.
"Artis Lo tu bang sok kecentilan, pake nempelin si Hugo terus padahal statusnya cuma ban serep, kesel gue!" keluh Pevita pada benny yang tak terima kenapa Hugo mau-mau aja jadi ban serep kenapa nggak milih yang lain kenapa nggak meliriknya begitu maksud Pevita.
"Hah ban serep maksud lo gimana Pev?" tanya Benny menegaskan.
"Ah abang ini sama aja. Abang kan juga tahu kalau si Hugo itu cuma jadi selingkuhan kenapa dia mau jadi selingkuhan kan masih banyak cewek kayak gue nih, cantik-cantik di anggurin," argumen Pevita berharap Benny membelanya.
"Pfftt elo tuh yang nyadar diri, udah ah bangun dong dari mimpi. Kalau mimpi tuh jangan ketinggian neng! Ntar diseruduk banteng nyahok lo!" ucapan Benny itu malah semakin memojokkannya.
*
*
__ADS_1
*
Sementara dalam mobil minivan Mercedes Benz
Pasangan pengantin baru itu pun tak berhenti bercocok tanam setelah terlebih dahulu mengusir supir mereka agar mencari makan di tempat lain. Keduanya sudah membuat tempat duduk di bagian tengah mobil itu menjadi alas untuk saling mencelup dengan posisi Rena yang lebih bekerja ekstra keras karena posisinya menancap diatas Raine.
"Honey Raine, sudah berapa lama kalian menyimpan rahasia ini dariku? tanya Rena sambil nafasnya terengah-engah bagai mendaki puncak Himalaya.
"Karena inti dari semua ini adalah film di Jerman ini sayang kenapa aku sampai membeli production house itu kenapa sampai aku harus membintangi Mini drama itu tujuannya adalah satu supaya aku bisa menemanimu kemanapun kamu pergi walaupun aku harus berkorban. Apapun itu aku lakukan agar supaya kamu tidak membintangi film dengan pria lain," jawab Raine panjang lebar.
"Sssshhh makasih banget, suamiku ini emang tiada duanya kamu yang tertampan kamu yang tersempurna kamu yang terkaya kamu yang terpintar semuanya ada pada diri kamu aku bersyukur mendapatkanmu hmmmmppffhhhh," kini giliran keduanya untuk bersilat lidah saling memilin saling menyesap hingga menengadahkan kepalanya masing-masing saking nikmatnya.
Rena yang bekerja ekstra keras Karena posisinya berada di atas itu, tak henti-hentinya menaik turunkan tubuhnya sehingga membuat bongkahan bukit kembarnya bergoyang tak tentu arah.
itu membuat suami tampannya semakin tergoda untuk membenamkan kepalanya di pucuk bukit kembar itu.
Gempuran dimi gempuran tak henti-hentinya dilakukan keduanya secara bergantian seolah-olah tidak puas. Mereka bisa melakukannya di manapun dan kapanpun. Asalkan mereka berdua dipertemukan tidak peduli walaupun harus digerebek masa sepertinya gairah dan gelora asmara begitu memuncak sampai-sampai di sudut manapun mereka inginkan terjadi maka terjadilah.
*
*
*
Hari mulai malam syuting di hari pertama telah selesai. Pevita masih penasaran melihat kemesraan kedua suami istri itu dalam adegan pun mereka selalu mesra sesuai tuntutan pekerjaan, di luar pekerjaan pun mereka juga mesra. Anehnya kenapa media tidak pernah meliput kebersamaan mereka yang notabene adalah pasangan selingkuhan ini yang membuat Pevita semakin bingung akhirnya Pevita dengan gemas mengabadikan kebersamaan mereka berdua dengan tujuan untuk menghancurkan pertunangan Rena dengan Darren.
"Sudah cukup! cukup kalian menunjukkan kemesraan kalian di depan publik. Aku tidak tahan lagi, aku tak tahan dengan pasangan selingkuhan ini. Akan aku laporkan kepada tunanganmu kalau kamu masih menjalin hubungan dengan Hugo, biar hancur sekalian!"
...Prok..prok..prok.....
To be continued..
...Zeyengnya ippiiieee semuanya ippiiieee mau mengumumkan kalau cerita Imi dan Ara sudah launching dan sudah lulus review di mangatoon silahkan baca sampai tuntas dan jangan lupa add favorite like serta tinggalkan jejak di tiap babnya...
__ADS_1
Judul : DIMITRI MY HOTTEST MAFIA