
Masih maju mundur senjata Raine keluar masuk inti milik Rena.
Inilah Visual Walk in closet di appartment Rena.
"Honey kamu suka? hmmm, ini mungkin akan lama karena tadi kan sudah beberapa kali cum (*******)," ungkap Raine saat di hari yang sama Raine sudah 5 kali pelepasan, tapi masih mampu berdiri tegak saat melihat tubuh polos Rena yang menggoda.
"Kamu nakal banget sih, ssshhh..Raine..yess..yess..its so good honey..youre incredible (kamu luar biasa)," Rena menyerocos saking nikmatnya pergumulan itu. Kemudian Raine membalikkan lagi badan mulus itu menghadap kepadanya, diangkatnya tubuh gadis cantik itu berpidah ke sofa berwarna merah tepat di tengah-tengah walk in closet itu, di hunuskan lagi pedang halilintar miliknya, seharian itu Rena di gempur terus-terusan oleh bom molotov milik Raine.
30 menit kemudian..
"Arghhhh," Raine dan Rena mendapatkan pelepasannya bersama-sama.
"Honey capek ya?" Rena pun lemas tak berdaya setelah meerima serangan bertubi-tubi dari senjata pamungkas Raine.
"Hmmm Raine, aku lelah," Rena memejamkan matanya tak berdaya posisi mereka masih di walk in closet appartment Rena, sehingga Raine yang juga masih polos itu mengangkat tubuh Rena ala bridal style ke tempat tidur king size milik Rena.
Setelah meletakkan tubuh tak berdaya kekasih cantiknya itu, Raine pun mengambil sembarang celana boxernya yang tersusun rapi di walk in closet Rena.
"Honey are you alright?" tanya Raine khawatir dengan kondisi kekasihnya itu setelah kembali dari walk in closet tadi, terlintas terus di benaknya betapa nasihat dari dokter Ardi masih terngiang di telinganya.
"Hmmm Raine aku pusing, sshhh pinggangku rasanya mau patah," keluh Rena karena pinggang dan punggung bagian belakangnya terasa begitu pegal-pegal seperti habis di tabrak truk tronton.
"Oh god," segera Raine menelpon dokter keluarganya untuk memeriksa keadaan Rena atau sebaiknya Raine menyuruh Meta untuk menghubungi dr Ardi kembali , kalau sampai terjadi sesuatu terhadap kekasih cantiknya itu dialah yang harus di salahkan.
Outgoing Call
META
("Halo siap selamat siang Boss)
"Meta tolong kamu telponkan lagi dr.Ardi untuk memeriksa keadaan Rena di appartmentnya, sekarang!!"
__ADS_1
("Waduh, Rena kenapa lagi boss?')
"Sudah jangan banyak tanya, cepat hubungi dulu dokter itu,"
("Siap laksanakan boss!")
Call ended..
"Raine, Raine, haus..minumm..Raine minum," Rena yang sudah pucat tidak kuat untuk bangkit dari tempat tidurnya meminta kekasih tampannya itu untuk mengambilkan minum karena rasa dahaga yang di rasanya, akibat olahraga nikmat yang di lakukannya sehari semalam.
"Ini minumnya honey, minumlah," karena Rena tidak kuat bangkit dari singgasananya, Raine pun berinisiatif untuk meminumkan air putih itu melalui mulutnya, hmmmppfhh," di suapkan air minum itu melalui bibirnya berulang-ulang, sampai Rena merasakan dahaganya tadi sudah terobati.
Sisa air yang membasahi bibir pucat Rena, di lapnya segera.
"Masih haus? hmmm, honey apa kamu tidak kuat bangun?" tanya Raine lagi.
"Hmmm, Raine peluk, tapi jangan menyerangku lagi," pinta Rena pada kekasih tampannya itu. Keadaan yang sudah kondusif sekarang karena Raine sudah memakaikan Rena baju hangat dan juga celana training panjang yang sama dengannya, sehingga pemandangan indah itu sudah berganti dengan pemandangan iba, karena kesalahanyalah, sakit Rena kambuh lagi.
1 jam kemudian..
Ting..tong..ting..tong..
Cek..klek
"Silahkan masuk dok, Rena kambuh lagi dok," dr Ardi pun tersenyum simpul seolah mengetahui apa yang telah dialami pasangan yang sedang di mabuk cinta ini.
"Apa yang saya sarankan kepada anda berdua kemarin, pasti tidak anda indahkan benar?" tanya dokter Ardi kepada pria tampan itu dengan penuh kecurigaan.
BLUSH
"Benar dok," Raine menundukkan kepalanya dengan wajahnya yang sudah memerah seperti tomat sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Sampailah dokter itu di tempat tidur Rena, dilihatnya keadaan gadis itu, diukurnya suhu tubuh Rena menunjukkan angka 38 deracat celcius, lumayan panas untuk dibilang baik-baik saja. Setelah di periksa secara seksama, terutama di bagian pinggang ruam-ruam disana pun bertambah.
"Baiklah, keadaan Rena baik-baik saja dia hanya kelelahan dan salah posisi saja," dokter Ardi memberi keterangan yang melegakan.
__ADS_1
"Saran saya, kalau bisa lakukan dalam posisi nyaman, mengingat kondisi Rena yang tidak memungkinkan untuk melakukannya dengan berbagai gaya untuk sementara waktu, saya tahu kalian berdua masih muda, semangat bercintanya masih menggebu-gebu, dan juga ini saya resepkan vitamn penambah darah dan pereda nyeri serta nutrisi makanannya, sebaiknya Rena jangan boleh diet dulu, baiklah, sampaikan salam saya untuk Rena," dokter Ardi pun perrgi meninggalkan Appartment mewah itu.
Raine pun bergegas mengantarkan kepergian dokter Ardi ke depan pintu.
Incoming Call
MOMMY
Incoming Call
Mommy
"Yess Mom"
("Raine, apakah benar kabar yang mommy terima dari Silvie tadi Raine, bahwa Rena akhirnya memajukan tanggal pernikahan kalian? apakah Rena akhirnya mau memperhatikan kondisi opa yang sudah mengejarmu untuk menikah tiap hari, dan mendengarkan ancaman opa ya? ahahahha mommy senang sekali, terutama Daddy, karena hampir tiap hari Daddy harus menghindar dari permintaan lamaran relasi bisnisnya, mereka memak Ivy dan Mario juga menyambut berita gembira ini dengan bersorak sorai, kenapa kamu tidak memberi kabar mommy langsung sih Raine?")
Keluarga Richmound yang begitu bahagia mendengar kabar gembira itu sampai-sampai tidak memperhatikan kalo anaknya sendirilah yang tidak sempat memberi tahu kabar gembira ini.
...Maafkan aku mom karena anakmu ini sibuk membuatkan cucu untukmu...
"Mom sebaiknya rahasiakan hal ini dulu, karena kalau bisa kita hanya mengundang keluarga dan teman dekat saja. Perusahaan Entertainmentku harus fokus memproduksi film Rena maka dari itu aku tidak mau ada komentar negatif yang akan mempengaruhi kesehatan Rena nantinya mom, pasti penggemarku dan Rena akan bereaksi pro dan kontra tentang pernikahan kami, bagaimana reaksi mereka setelah Rena mendadak bertunangan dengan pria lain waktu itu."
("Baiklah My son, jangan khawatir, mommy hanya memberi tahu keluarga besar Richmound, karena mommy sudah gatal memberi tahu kabar gembira ini kepada mereka, Oh iya saking bahagianya mommy langsung mengontrak Wedding Organizer terkenal disini untuk mengurusi acara pernikahan kalian.")
Tanpa sadar di Mansion Richmound ada maid baru yang khusus dibayar oleh Stefany untuk menjadi mata-matanya, memberi informasi terkini tentang kabar terbaru mantan kekasihnya yang yang tidak bisa kembali kepadanya lagi.
"Aku harus memberitahukan hal ini pada Stefany."
...DEG...
To be continued..
Vote vote vote yang banyak , Like, coment di tiap bab nya mmmmmuuaaaahhh ❤️
__ADS_1