DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Kembalinya Musuh Bebuyutan


__ADS_3

Flashback On


"Paman harus membantu ku menyingkirkan bule brengsek itu, dia sudah menghancurkan hidupku paman, aku akan merebut semua milikku darinya."


"Aku sudah membebaskanmu dari penjara Er jangan macam-macam lagi, akuilah kekalahan mu, reputasi ku sebagai panglima tinggi TNI jadi taruhannya. sopanlah sedikit denganku anak bodoh, kamu sendiri yang menyia nyiakan hidupmu, perusahaan yang dengan susah payah kamu bangun dengan uang ayahmu kamu serahkan begitu saja itu karena kebodohanmu.


"Hahahaha oh ya sejak kapan paman memperdulikan soal reputasi? Ingat paman punya rahasia besar yang aku simpan rapat-rapat selama ini. Paman mau aku membongkar nya sekarang juga? Jadi sebaiknya paman mrmbantuku untuk memasang peledak di acara besarnya besok.. ingat paman itu perusahaanku kurintis dari nol paman, Bule gila itu menggabungkan dengan perusahaanya aaarrggghhhh aku tidak rela."


"Okay okay baiklah tapi jangan seret namaku lagi atas kekacauan yang kamu lakukan, lakukan sendiri, lakukan dengan cantik. Ini hubungi Baron no hp 08144xxxxxx sebutkan password mereka Kucing montok suka mendesah, jawabnya Ngik Ngok. Dia sindikat penggelapan Senjata dan bom. Kalo salah jawab tidak akan pernah dia angkat lagi nomer kamu seumur hidup."


"Karena nomer hp Baron hanya diketahui orang terdekatnya saja, oke Aku tidak mau tau lagi urusanmu, kalo kali ini kamu tertangkap lagi, siap siaplah membusuk di Penjara. Mulai besok aku sudah berada di luar negeri."


"Berhati-hatilah paman, kalo aku kaya lagi aku akan mengunjungi paman di Inggris, salam untuk bibi cantikku itu, hahahahahha."


...Dasar Keponakan tak tau diuntung, tapi dia saksi kunci kebejatanku memperkosa dan membunuh pembantuku terdahulu, jadi mau tidak mau aku harus selalu menuruti permintaannya, semoga kali ini yang terakhir....


*


*


*


Outgoing Call


(Kucing Montok suka mendesah)


Baron menerima panggilan telepon dengan suara bariton nya.


"Ngik Ngok"


(Katakan siapa yang memberitahumu nomer hp ku hah?)


"Jendral Farouq."


(Baiklah apa yang bisa aku lakukan untukmu anak muda, tadi pamanmu sudah menghubungi ku panggil saja bang Baron.)


"Iya bang tolong buatkan bom mematikan untuk dipasang di hotel XYZ bang."


(Hai anak muda semua bom yang aku jalankan daya ledaknya tinggi, dan di kendalikan oleh teknologi canggih, kamu tidak perlu khawatir aku akan membantumu, karena hutang budiku kepada pamanmu)


"Sebaiknya aku langsung bertemu Abang untuk membicarakan rencana selanjutnya."


(Baik aku menunggumu.)


Call Ended.





Sindikat Penggelapan Senjata yang Merajai pasar Internasional di miliki oleh Baron McLaren. Para mafia terkuat internasional selalu mengandalkan nya mengenai urusan persenjataan dan selalu tersedianya pasokan senjata pemusnah masal.


"Penjagaan sangat ketat sekali bang, aku harus melewati 30 pos penjagaan dengan pertanyaan dan Jawaban yang sama."


"Aku banyak bekerja sama dengan petinggi negeri ini. Jadi selama ini bisnis ku ini bisa dibilang sangat aman anak muda. Aku harus membagi sepersekian persen keuntungan ku dengan para mafia pemerintahan yang sebenarnya lebih kejam dari pada mafia dan gangster yang saling membunuh sesama gangster tapi tidak suka menipu yang lemah apalagi menipu rakyat miskin, seperti yang dilakukan para mafia petinggi pemerintahan itu. Oh iya ngomong ngomong siapa nama kamu?"

__ADS_1


"Namaku Ernando, Abang bisa memanggilku Nando."


"Jadi bagaimana rencananya, apa kamu akan langsung menghabisi dan memusnahkan musuh-musuhmu itu?"


""Tidak tidak bang akan ku habisi sedikit demi sedikit orang orang kepercayaan nya termasuk keluarga tercintanya, setelah itu akan aku ambil semua asetnya dan juga asetku yang kini dia miliki dan yang terakhir kekasih cantik nya obsesi sepanjang umurku."


"Ohh tidak, aku sempat mencari info tentang hobbymu mengoleksi wanita dan para sekertaris korban nafsu bejatmu apa itu benar?"


"Ahahhaha aku memang tidak pernah mau serius dengan wanita manapun bang, karena hanya Renata cinta pertama dan terakhirku."


"Okay ini David , Tora, Felix dan Ardi, mereka berempat akan membantu aksimu tapi ingat, aku tidak bertanggung jawab kalo kamu sampai tertangkap pihak berwajib, jadi think smart."


"Baik Trimakasih bang."


*


*


*


"Baiklah misi kita yang pertama di Hotel XYZ kamu awasi terus Andrew tangan kanan Raine. buat seolah olah bom itu kamu kirimkan melalui paket atau semacamnya, menyamarlah menjadi pelayan atau Bellboy hotel itu dengan begitu kalian berempat akan leluasa bergerak."





🏙️Hotel XYZ


Mereka berlima berkomunikasi lewat earphone, dengan Nando yang standby memakai Toyota Alphard warna putih di lapangan parkir hotel itu, ditemani dengan seorang ahli IT yang bernama Arnold.


"Tiger 1 sudah siap di lokasi."


David memberi komando dan sudah berpakaian ala Bellboy hotel itu


"Tiger 2 memantau, kancil sedang berpisah dari induknya."


Ardi membuntuti pergerakan Raine yang tetap berada di depan stage tempat para model berjalan di catwalk.


"Mau kemana kampret itu. ah dia naik ke lantai 7 guys."


Ucap Nando yang memantau pergerakan Andrew melalui Laptop yang di operasi kan dengan cantik oleh Arnold.


"Aahh mungkin dia akan beristirahat di kamarnya, tiger 3 siap mengirimkan paket ke kamar kancil."


Ucap Felix yang berpura pura menyapu dan mengepel sambil menunggu paket dinner diantarkan kepadanya.


🕕19.15


Paket dinner itu di antarkan oleh Felix ke kamar Andrew. Betapa leganya Felix karena tanpa curiga Andrew menerima begitu saja menu dinner mematikan itu.


"Bagus sekali tinggal menunggu penutup makanan itu di buka maka 18 menit setelahnya Hotel itu akan rata dengan tanah hahahahahha."


Ernando yang bersorak kegirangan karena bom berhasil bersarang di kamar Andrew. Kemudian 4 Bellboy gadungan itupun segera berganti pakaian dan meluncur ke mobil Alphard serta menyingkir dari tempat itu untuk menghindari ledakan bom sampai radius 1 km.


2 jam berlalu tepatnya jam 21.30.

__ADS_1


"Apa yang terjadi Arnold apa kamu belum mengaktifkan panel otomatis nya?"


"Sudah boss, si kancil masih belum membuka menu makan malam itu, apalagi acara di Grand Ballroom hotel itu sudah di akhiri 10 menit yang lalu."


"Brengsek apa yang dilakukan kampret itu di kamarnya lama sekali , dasar anying sialan bedebah."


Prakkk


Laptop yang tidak ikut berdosapun di banting oleh Nando, akibatnya ke 5 penjahat itu tidak bisa lagi memantau keadaan hotel itu sekarang. Apalagi setelah pemicunya di aktifkanpun bom waktu itu berhasil di lumpuhkan oleh si profesor IT lulusan Jerman. lagi lagi Nando harus gigit jari lantaran harus merasakan pedihnya kekalahan untuk yang kesekian kalinya.


Tepat di jam 1 dini hari


"Teror dia si kampret itu selalu saja lolos perangkap.


Perintah Ernando kepada David untuk memberikan peringatan kepada Andrew serta melacak keberadaannya karena keteledoranya membanting laptop Arnold yang berharga sehingga mereka kehilangan jejak Andrew dkk.


Outgoing Call


ANDREW


(Halo)


(Hahahaha oke kamu bisa lolos sekarang tapi jangan harap kamu bisa bernafas lega setelah ini, karena kematian akan mengintai Bosmu, kamu dan seluruh orang yang dicintainya satu persatu)


Call Ended


"Maaf Boss dia sudah mematikan panggilan sebelum kami bisa melacak keberadaan nya."


"Arrggghhh bodoh kalian semua."





🏙️ Appartment


"Ini boss saya sudah merekam suaranya untungnya sebelum dia bisa melacak keberadaan kita saya sudah mematikan panggilan itu."


"Lebih baik kita lanjutkan istrirahat kita ndrew, soal ini kita bereskan besok."


Raine yang berbicara dengan Andrew di ruang tamu appartment nya dengan memakai Bathrobe karena dia mulai terbiasa tidur polos semenjak bersama Rena.


"Bos tapi saya masih ingat pesan dari pengebom, sebelum dia menghabisi nyawa bos, terlebih dahulu dia menghabisi nyawa orang orang tercinta bos termasuk saya."


...DEG...


To be Continued


Vote dan kembang setaman n tinggalkan jejak di tiap bab nya ippiiieee butuh coment penyemangat dari Readers semua ❤️


Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh



...

__ADS_1


__ADS_2