
🏯 Universitas WIRATMAJAYA
"Sudah nangisnya hmmm? Melly saya sudah putus dengan Kiara tepat setelah acara kita di wahana bermain sebulan yang lalu, sebelum ayah dan ibu saya mengajak ke rumah kamu waktu itu."
...DEG...
"Aaahhh, I Dont believe you."
Melly membuka mulutnya menganga dan menutupi nya dengan kedua tanganya seolah tak percaya.
"Yes you have to believe me, karena Kiara sudah punya calon yang serius yang akan menikah denganya, jadi kita jadian baik baik putus juga baik baik karena restu orang tua yang tidak bisa ku langgar."
Abdul membelai Rambut indah Melly yang panjang bergelombang itu dan menghapus sisa air mata di pipinya.
"Masih ada ingusnya tuh hapus gih, masak cantik cantik ingusan."
"Mana ? Yah pak Abdul, dasar dosen penggoda kamu, Hmmm hmmm, rasakan ini."
Melly pun menggelitik pinggang Dogan dengan level ketampanan setingkat di bawah Raine itu. yang ternyata tentang ingus yang masih tersisa di hidung Melly itu tadi tidak lah benar, Abdul hanya menggodanya saja.
Abdul menangkap tangan Melly dan mencium tangan itu dengan lembut dan mesra.
"Jalan yuk? kamu pengen kemana?"
Tanya Abdul memberanikan diri saat Melly sudah mulai bisa tersenyum kembali.
"Eits tunggu, terus tadi kenapa bapak pake cium cium? cium bibir cium tangan, aku kan belum ngasih ijin."
"Oh iya beneran harus ijin dulu hmmm.."
...Duh Nih Cowok godain terus dari tadi, jantung tolong dong jangan sekarang...
...DEG...
Abdul yang mendekatkan wajahnya ke wajah Melly, tidak terasa Melly pun memejamkan matanya.
...Ya tuhan apa yang kuharapkan, Aahhh aku ingin dia menciumku lagi....
...BLUSH...
"Tuh udah ngarep kan aku nyiumin kamu lagi? Sudah ah pipi kamu seperti tomat, aku tidak tega melihatnya."
Melly yang kecewa karena keinginannya tidak terkabul hendak pamit untuk pulang.
" Ya sudah aku pulang."
" Kan kita mau jalan."
"Aku kan gak mau."
"Jadinya maunya gimana? biar setuju diajak jalan?"
...Ih dasar cowok gak peka...
__ADS_1
"Tau' ah gelap."
Jawab Melly sambil memanyunkan bibirnya. lalu dengan sigap Abdul mengangkat tubuh mungil Melly dan membawanya ke pangkuannya, sehingga posisi Melly menindih nya.
"Aww."
Teriak Melly saat tiba tiba Abdul mengangkat tubuh mungil dan rampingnya dari bangku driver ke atas pangkuan Abdul
"Gini kan maunya kamu, hmmmpphhhff."
Abdul yang memimpin permainan lidah itu membuat Melly membalas pula sosor nikmat itu dan makin memberikan akses untuk Abdul bermain lama disana.
...Ya ampun senangnya beginikah rasanya di cumbu orang yang kita suka, serasa terbang ke langit ke tujuh...
Lalu Abdul menghentikan aksinya saat dia rasa Melly sudah kehabisan nafas dengan lipstik yang sudah belepotan di bibir mereka berdua. Kemudian Melly berinisiatif membersihkan bekas lipstik di bibir pink kemerahan Abdul.
"Sshh Melly kamu sudah membangunkan tongkat ajaibku, bibirmu sudah bengkak, tapi..tetap cantik kok."
Posisi Melly masih menindihnya dan memeluk Abdul erat, membenamkan kepalanya di dada bidang pria tampan itu dan tangan Abdul pun membelai rambut indah Melly dan memainkannya.
" Iya pantas terasa mengeras persis di bagian belakangku untungnya masih tertutup celana, jadi Berasa selingkuhan aku."
Ucap Melly asal.
"Hah kok bisa?
"Iya udah 2 jam kita di mobil, berbuat mesum, mesin mobil menyala gak maju gak juga mundur tetapi bergoyang."
"Ya kan aku maunya di tembak secara resmi, aku suka kamu Mel, pacaran yuk, gitu kek apa gitu, bohong juga gak apa apa yang penting ada pernyataan secara resmi gitu kek, iihhh gak peka banget siihhh jadi cowok."
"Oohh jadi harus di resmiin dulu ya? okay siapa takut, ehem..ehemm..dek Melly, mas Abdul suka sama dek Melly, sukaaaaa sekali, mau Ndak adek menjadi pacar mas?"
"Kok jadi di Jawa Jawa in sih bahasanya, sini biar ku cium lagi kamu hmmmpphhhff."
Melly yang masih duduk di pangkuan Abdul pun melanjutkan kegiatan mesumnya lagi dan lagi sampai tutup dua gunung milik Melly pun terbuka karena Abdul sudah tidak bisa menahan lagi gelora yang begitu membara. Melly mempermudah akses tangan Abdul bergerilya disana dengan melingkarkan kedua tangannya di leher kekar Abdul. Abdul tidak tahan lagi menahan godaan Bertubi Tubi yang di berikan oleh kekasih 5 menit nya itu.
Tanda cinta pun di sematkan di dua bukit kembar dengan pucuk pink chery yang sudah menantang sedemikian rupa. Lenguhan mesra pun keluar dari bibir ranum Melly membuat Abdul semakin memperbanyak tanda sayang di sekujur tubuh bagian atas Melly.
"Shhh Melly Sayang, bilang mama, kamu menginap di rumah Rena ya..mas mau kamu menginap di appartment mas malam ini, kita gak usah jalan keluar kalo kamu gak mau Hmmm."
Abdul berkata sambil matanya yang sayu beselimut kabut cinta.
"Hmmmm iya, tapi nanti mas Ngira aku cewek murahan, cewek gampangan belum juga 1 jam jadian udah minta plus plus."
"Iya murahan nya kan cuma buat mas , emang kamu sudah pernah melakukan kegiatan seperti ini Ama cowok lain?"
Melly menggeleng-geleng kan kepalanya serta menggigit bibir bawahnya, dengan mata sayunya sama sama berselimut gelora asmara.
"Ya sudah gak perlu dibahas lagi okay, sini kaki mas kram, mas mau melemaskan adek mas dulu dari tadi sudah menegang mencari tempat bersemayam.
"Ahahhaha, maafin aku ya mas karena terlalu mupeng Ama kamu."
...Melly semoga kamu kelak menjadi istriku, ya tuhan mungkin ini akhir dari petualangan cintaku...
__ADS_1
Setelah si Otong tidur pulas kembali.
"Jadi mau langsung ke appartment mas atau jalan dulu Hmm?"
"Nonton dulu ya, ada film horor yang pengen aku tonton sama mas?"
"Boleh, mobil kamu biar di antar driverku ke rumah ya, kita naik mobil mas tuh disana."
Mereka berdua pun keluar dari mobil Melly lalu menuju ke mobil Abdul.
"Mas terus tar kalo bonyok nanya kenapa harus nginep di appartment Rena? kan Abdul bisa antar terus gimana?"
"Memang Mama sama papa kamu pernah gak percaya sama anak gadisnya ini Hmmm?"
"Ya iya juga siihhh."
Melly pun sependapat dengan Abdul setelah mereka memasuki mobil BMW i8 milik Abdul dan meluncur menuju Mall XXX
"Sebenernya kamu nervous karena mama sama papa atau nervous karena bermalam di appartment mas?"
"Nervous sama mas, takut akunya gak mau berhenti maunya di iya iya terus ama mas."
...Dasar gadis nakal Aahhh pengennya aku makan saja pacar cantikku ini sekarang....
Abdul pun mengusap puncak rambut kekasih cantiknya yang kemesuman nya tidak kalah dengan ketua genk mereka.
✨
✨
✨
🏙️Mall XXX
Premier XXI
Saat hendak masuk ke kursi bioskop mewah itu tiba tiba minuman yang Melly bawa di tabrak dengan sengaja oleh seseorang.
"Aww." Ucap Melly saat minumannya jatuh membasahi bajunya
"Mas Abdul?" Ucap gadis penabrak itu menyapa dengan pura pura terkejut
...DEG...
Hayoooo siapa ya kira-kira yang sengaja menabrak Melly?
Vote sekebon dan bunga setaman nya jangan lupa ya zeyenk ❤️
Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh
__ADS_1