DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Semuanya Berubah


__ADS_3

...Boss boss lagak loe aja selangit udah gue bilang musuh boss ini bukan orang sembarangan terlihat dari kekayaannya saja pastilah dia juga salah satu keluarga mafia, berlutut sampe sujud kan loe sekarang...


batin Darius berkecamuk sambil ikut berlutut dengan anak buah Burhan yang lain.


"Aku akan menyerahkan persoalan ini kepada uncle Dimitri, asalkan kamu bisa memegang janjimu untuk tidak mengusik hidupku dan orang-orang yang kusayangi, aku akan melepaskanmu," ucap Raine agak sedikit melunak saat Burhan terlihat menunjukkan ketulusannya.


"Baik Tuan Trimakasih atas ketulusan hati Tuan untuk mengembalikan sistem pertahanan kami seperti sediakala terimakasih, saya tidak akan pernah lagi mengusik bahkan saya akan memfasilitasi Pengawal-pengawal tuan dengan persenjataan yang canggih yang tentunya legal," ucap Burhan dengan penuh kesungguhan sambil bangkit dari lantai dan berdiri menyalami tangan Raine.


🤝


"Jadi kamu bisa jamin bahwa keluargaku sudah aman dari ancaman pembunuhan kali ini?" tanya Raine dengan penuh penekanan.


"Saya jamin tuan, apabila tuan mengalami kesulitan dan butuh bala bantuan, jangan segan-segan untuk menghubungi saya, saya siap membantu dengan personil penuh lengkap dengan persenjataannya," ucap Burhan lagi menawarkan persahabatan.


"Baiklah, semoga kamu benar-benar memegang perkataanmu, semoga kedepannya tidak ada lagi pertikaian seperti ini," ucap Raine tersenyum smirk sambil membalas jabatan tangan Burhan. "Terimakasih trimakasih banyak tuan Raine," ucap Burhan masih di depan ruang meeting sambil melihat kepergian Raine bersama Andre yang mengikuti di belakangnya.





🏬Balencio Grup


"Boss jadwal untuk film itu sudah di tentukan, rencana keberangkatan shootingnya sekitar 2 Minggu lagi," ucap Andrew sambil memberikan berkas rancangan milik designer Balencio Grup. "Oh God aku sampai melupakan tentang jadwal shooting itu, untuk pembacaan naskahnya kira-kira kapan?" tanya Raine lagi sambil menandatangani berkas rancangan baju dari designer-designernya yang sudah di rapatkan saat launching perusahaan tempo lalu jadi Raine tinggal menandatanganinya saja. "Pembacaan naskah pertama di lakukan di Jerman juga bos," Jawab Andrew sekaligus mengambil lagi berkasnya untuk diantar ke bagian produksi.


"Ada lagi jadwalku hari ini ndrew?" tanya Raine sambil menekan keningnya yang agak pusing karena kurang istirahat. "Boss agenda nanti malam ada meeting dengan model yang akan menjadi brand ambassador Balenciaga yang terbaru boss,, ada lima kandidat yang harus boss seleksi sendiri," ucap Andrew sambil segera bergegas dari sana. "Baik saya permisi dulu Boss."

__ADS_1





🏰Villa Abdul


Pantai XXX


"Hai awas nab Lo jangan terlalu ke tengah tar keseret ombak," ucap Vio kepada Rena yang sedang berenang sampai ke tengah pantai.


"Iya Jubaedah bawel! Gue pengen diving makanya gue ambil tengah pantai," ucap Rena sambil berteriak. "Emang dasar! Mentang mentang baru bisa ngediving aja lagak Lo kayak udah expert aja nab," ucap Melly tak kalah kawatir sambil berdiri di bibir pantai dan meneriaki Rena. "Berasa seperti pertemuan istri gak sih kita, sementara suami kita mengais rejeki eh malah bininya enak-enakan," ucap Ceryl yang berbicara sambil menaikan suaranya 1 oktaf ke arah Melly, yang berjemur lengkap dengan pakaian renang Two piece nya.


Sementara sinyal perdamaian sudah di pegang Raine. Raine pun memboyong pulang kakek dan juga kedua orang tua Rena serta Andrew Benny dan Abdul dengan naik helikopter milik Raine. Di karenakan lokasi pulau itu lumayan terpencil sehingga jalur tercepat agar ke empatnya juga tidak terlalu terlambat bekerja maka Raine memilih jalur udara.


Rena yang saat itu berada di tengah pantai dengan keseruannya sendiri tidak menghiraukan ke tiga temannya yang terlihat sudah berganti baju santai. Mereka memanggil manggil nama Rena namun Rena masih asyik sendiri. Hingga satu jam kemudian setelah merasa puas berdiving ria disana sudah tidak terlihat ke tiga teman-teman cantiknya itu. Rena pun berenang kembali menuju tepian terlihat Bejo sudah menunggunya disana.


"Nona Rena Non Melly, non Ceryl dan non Vio sudah kembali ke Villa, karena pasangan mereka masing-masing sudah kembali ke Villa nona," ucap Bejo sambil memberikan barang bawaan Rena supaya Rena segera berganti baju. "Termasuk Andrewkah pak?" tanya Rena penasaran. Iya Nona boss Andrew juga sudah kembali. "Loh lalu dimana kekasihku pak Bejo apa dia menyusul juga kesini??" tanya Rena lagi menanyakan keberadaan Raine Karena Rena yang memang saat itu tidak membawa ponselnya.


"Boss besar sepertinya agak terlambat karena ada meeting dengan model di Balencio Grup nona," jawab Bejo lagi dengan serius. "Apa?! Kok Andrew gak nemenin dia malah udah balik lagi kesini?" tanya Rena lagi dengan penuh curiga karena tidak mungkin Raine mengadakan meeting tanpa tangan kanannya itu, apalagi kalo berkaitan dengan wanita lain.


Mari nona ini sudah jam 7 malam air pantainya sudah mulai pasang. Setelah 30 menit berjalan kaki dengan ditemani Bejo Rena pun segera masuk ke Villa mewah itu. Namun ketiga pasang pasangan yang sedang di mabuk asmara itu tidak nampak keberadaan mereka disana. Rena segera mengambil ponselnya yang masih di posisi yang sama tergelak di meja Rias di kamarnya.


Outgoing Call..


❤️MY DOGAN❤️

__ADS_1


The number you have dialed Is switched off.


"Arghhhh kemana sih dia, kok dimatikan telponnya," ucap Rena sambil mengulangi panggilan itu berulang-ulang. Rena mengulangi panggilan itu lagi dan lagi. Selanjutnya dipanggilnya juga nomor ponsel ketiga teman cantiknya yang kesemuanya juga tidak aktif. "Sebenarnya kemana semua sih mereka pak? kok handphone mereka gak ada yang aktif," tanya Rena kepada Sobri yang sedang berjaga-jaga di depan pos security yang terletak di halaman Villa mewah itu, sedangkan malam sudah menunjukkan pukul 11 malam.


"Ketiga pasangan itu mengendarai mobil masing-masing nona, saya tidak tau kemana tujuan mereka," ucap Sobri lagi menjelaskan. "Pak antar aku berkeliling untuk mencari keberadaan mereka," perintah Rena kepada Sobri kemudian. "Baik nona saya ambil kunci mobilnya dulu," jawab Sobri menuruti perintah Rena.


🚗


🚗


🚗


"Menurutmu kemana mereka pergi di daerah sepi begini pak? kok mereka sepertinya kompak menghindariku sih?" tanya Rena dengan sejuta tanda tanya. "Ah mungkin ini kabar dari Raine dan yang lain, coba aku baca dulu chatnya


💌New Message


Unknown Number


📸📸📸


Chat itu berisi foto Raine yang sedang berbincang berdua dengan seorang model cantik, yang sepertinya berada di sebuah cafe. Tangan Model cantik itu terlihat memegang pipi Raine dengan mesra.


"Brengsek apa-apaan ini?!" umpat Rena kesal lalu memerintahkan Sobri untuk bergegas kembali ke Villa karena emosinya yang meledak-ledak yang sudah berada di ubun-ubun. "Antarkan aku pulang saja, brengsek semuanya aku benci," umpat Rena lagi karena disaat Rena membutuhkan keberadaan sahabatnya ternyata mereka juga sepertinya menghindari Rena.


Kira-kira apa yang akan terjadi apakah Raine selingkuh dari Rena setelah perjuangan cintanya yang begitu banyak rintangan yang mungkin membuatnya lelah?


To be continued..

__ADS_1


Vote like coment di tiap babnya jangan lupa ya zeyenk mmmmmuuaaaahhh ❤️


__ADS_2