
Raine takjub saat melihat wujud Hutan belantara itu sudah berubah menjadi hutan gundul, di hirupnya dalam aroma khas Rena yang memabukkan yang sudah seperti candu baginya,
"Gadis nakal kamu sudah mempersiapkan semua ini ya?"tanya Raine
"Yes I did"
(yah aku sudah mempersiapkan nya)
"Kamu yakin? kamu tidak akan menyesalinya?" Tanya Raine lagi
"No Im not, im sure of it,"
(tidak akan, aku yakin akan hal itu)
"Aku akan memasukkannya pelan-pelan ini akan sangat sakit di awal tapi akan sangat nikmat saat sudah berada didalam,"
"Yes aaawwww, sakit,"
Punggung Raine di cengkeram sampai berdarah saat tongkat sakti itu mendorong dan melesak masuk ke dalam lembah sempit milik Rena
"Sakit ya aku tidak tega melihatmu, tapi sebentar lagi akan nikmat sayang,"
Raine menggerakkan pinggulnya keluar masuk
"Bagaimana sekarang?" Tanya Raine lagi
"Hmmmm aaaaaahhh Yes this is Soo good Raine"
(ini sangat nikmat)
"Ya honey lembahmu sangat sempit seolah-olah menarik narik milikku,"
"Oh God aku suka melihatmu merintih keenakan sayang, akhirnya kamu sepenuhnya milikku sekarang,, Hmmm" Ucap Raine
"Raine harder harder!!"(lebih cepat) Perintah Rena yang mulai keenakan
"Aaahhh Iwanna take apee Raine"
( Raine aku mau buang air kecil)
"Ya keluarkanlah lepaskan sayang,"Ucap Raine lagi
Setelah Rena mendapatkan pelepasan nya Raine menarik tangan nya untuk berdiri mengahadap cermin yang berdiri tegak memantulkan tubuh mereka berdua yang polos dan sangat menggoda, mereka seperti melihat film tak senonoh dan mereka sendirilah yang jadi bintang utama nya.
Tubuh Raine yang berdiri membelakangi Rena dengan dua duanya masih di depan cermin di bukanya kaki kiri Rena di pegang nya dengan tangan kiri Raine sehingga terlihat lah bagian dalam terpampang indah di cermin itu, kemudian tongkat sakti yang menjelma menjadi anaconda itupun keluar masuk maju mundur seperti sedang mengasah golok melalui sarangnya, lalu mereka berdua menghadap tembok maju mundur lagi dan lagi.
Lalu Raine mengajaknya kembali ke tempat tidur lagi di bolak balikan badan Rena terutama hutan gundul nya di buka di tutup di masuki jari, di lahap nya rakus, di hisap kuah kental memabukkan itu, Rena di buat seolah-olah harus di makan nya malam ini juga tanpa ada hari esok.
...Sudah lama aku menantikan ini sayang sejak sebelum kita jadian saat kamu nekat menciumku aku sudah berjanji bahwa aku harus bisa mendapatkan gadis ini, aku ingin memasuki nya karena dia sudah lancang membangun kan singa lapar di dalam sana...
Akhirnya mereka melakukan pelepasan bersama-sama untuk ke 6 kalinya dan Raine seketika terjatuh lemah di samping tubuh polos Rena menciumi pucuk chery yang selalu menantang untuk di gigit itu..
__ADS_1
"Trimakasih sayang, kamu telah memberikan kenikmatan tiada tara kepadaku ,i love you honey"Ucap Raine mesra
"Honey"di panggilnya Rena lagi
"Fiuuuuhhh ..fuuuuhhh" suara hembusan nafas Rena pelan dengan mata terpejam.
Si empunya pucuk chery itu tertidur pulas,, saking lelah nya setelah mendapatkan serangan bertubi tubi dari Raine junior dengan ukuran XL itu.
Lalu Raine menyandarkan kepalanya di atas dada Rena dengan bukit kembar berukuran segenggam tanganya itu sebagai bantalnya, menurut nya bukit kembar itu sudah tumbuh menjadi lebih besar karena terlalu sering di pompa oleh nya. Raine pun tersenyum bangga, ternyata ada lagi 1 bakat terpendam nya.
*
*
*
Waktu menunjukkan pukul 🕕 13.00
Raine lebih dulu terbangun dan memesan makan siang favorit nya yaitu nasi Padang
di pesan nya dengan berbagai lauk pauk , agar menggugah selera Rena untuk makan dengan lahap
Setelah pergumulan semalam tubuh Raine tampak bugar seperti Handphone yang habis di charge dan tenaga nya terkumpul kembali , sekian lama sudah dirinya bersolo karir kini si anaconda sudah di pertemukan dengan sarangnya.
Rena Terbangun dengan mengerjab kan kedua matanya samar dilihat nya sekitar dimana dia? ternyata masih di kamar kekasihnya , lalu dia mencoba menggerakkan badanya Oohhh betapa sakitnya lembah harapan yang sangat di sukai anaconda Raine itu "Awww nyeri sekali, sakit sekali perihh , perih banget, dimana sih dia?"Tanya Rena
"Aaaaaargghhh honey dimana kamu Raine aaarrggghhhh sakiittt, hiks,," Teriakan Rena yang memekik membuat Raine berlari ke arah Rena yang masih berada di tempat tidur king size itu.
"Aaargghhh Raine kamu harus tanggung jawab aku tidak bisa ke kamar mandi ini, sakit banget sangat sakit hiks,"ucapnya lagi
"Coba aku periksa ya"jawab Raine
Dibukanya lebar kedua kaki jenjang Rena dilihatnya bentuk apem sejuta Rasa itu, ternyata sudah memerah bengkak dan lecet,,
"Aaahhh maafkan aku sayang pasti ini sakit sekali," Ucap Raine penuh sesal
"Ayo aku mandikan dulu setelah itu barulah kita beri obat," Ucap Raine lagi
"Aku siapkan dulu air panas untuk kamu berendam agar rasa nyeri nya hilang ," Raine berkata sambil berlalu ke kamar mandi itu.
Setelah itu diangkatnya tubuh Rena ala bridal style, kemudian tubuhnya dimasukan ke dalam Bathtube yang sudah terendam air hangat
"Kamu berendam dulu ya gadis kecilku Hmmm, manjanya membuatku ingin memakanmu lagi"
Raine kembali lagi untuk merapikan tempat tidur yang sudah berantakan itu, betapa bangganya dia saat menemukan noda darah bukti pergumulan nya semalam
...aku harus jadi yang pertama dan terakhir dan satu satunya yang berhak mengunjungi lembah indah nan ranum itu sayang...
"Ya tuhan sekujur tubuh ku seperti tertabrak truk dengan berat berpuluh-puluh ton," Ucap Rena kesal
*
__ADS_1
*
*
Setelah satu jam mandi dan berendam Raine mengering kan tubuh kekasihnya itu dengan bath towel yang dia usapkan ke sekujur tubuh Rena , bagai suami yang sangat perhatian dengan rasa penyesalan yang masih terngiang di benaknya, jelaslah, bagaimana bisa apem si Rena sampai bengkak dan tak berbentuk.
Setelah tubuh kekasihnya itu kering sempurna Raine mengangkat tubuh Rena ke tempat tidur king size nya untuk di beri obat oles
Dibukalah kedua kaki jenjang milik Rena sebelum di beri minyak oles terlebih dahulu Raine menciumi puncak apem sejuta rasa itu dengan rasa penyesalan yang amat sangat.
"Maafkan aku terlalu kasar ya Hmmm cup cup cup," Ucap Raine
" Hmmm tidak honey aku juga menikmati nya," ucap Rena yang akhirnya bisa berkata kata lagi sambil menyugar rambut Raine yang sedang berada di bawah sana.
Sementara itu..
🏚️Hotel XXX
"Nando aaah harder harder aahh Hmmm
Hmmm Hmmmm," Ucap Lidia
"Aaaahhhh," mereka berdua mencapai puncak kenikmatan bersama sama
Nando terjatuh lemas di samping Lidia yang juga sudah kelihatan Tak berdaya..
"Sekarang ceritakanlah kegiatanmu tadi di MD Entertainment," Nando membuka percakapan kala itu
"Im falling in love nando, Im falling in love with my partner in my new mini drama,"
( aku jatuh cinta, aku jatuh cinta dengan pasangan mainku di dramaku yang terbaru)
"Wooww Really who is that lucky guy?" tanya Nando
(woww benarkah siapakah pria yang beruntung itu)
"Namanya Prof Hugo Raine Richmound," Ucap Lidia sambil memainkan jari telunjuknya diatas dada bidang Nando
"Apa?!"
DEG
To be Continued
Vote lagi dong sekebon zeyenk ❤️
jangan lupa sedekah Like 1M
sedekah Favorite
sedekah hadiah bunga nya, pleeeeaasseee
__ADS_1