
"Yahh kita udah tua sayang kenapa kamu jadi tertular virus mesum dari 2 pasang anak muda yang sedang di mabuk asmara itu. Ian kalo ada tempat tidur bolehlah kamu lahap aku sekarang tetapi ini tidak nyaman terlalu sempit sayang kita sudah tua Ian pinggangku akan terhimpit. Issh jangan disamakan dengan yang tenaganya masih 10 kali lipat dari kita Ian, you gotta be kidding me!"
"Hmmm sayang tidak apa-apalah i just wanna kiss you hmmmpphhhff," Ian yang sudah tidak kuat menahan kerinduannya terhadap mantan kekasih yang sekarang sudah menjadi belahan jiwanya sampai maut memisahkan itu. Mereka bermesraan sampai memejamkan mata keduanya sama sama diselimuti kabut gairah walau tidak semenggebu gebu ke dua pasangan yang mesumnya nggak ketulungan itu.
Flashback On
KEDIAMAN ALFONSO DE GONZALES
Pevita bukan di lahirkan dari keluarga berada. Alfonso de Gonzales sang ayah membuka restoran masakan Spanyol di kota ini. Jikalau Alfonso tidak lari meninggalkan keluarga mafianya mungkin saat ini kehidupan Pevita sangat berbeda dengan kehidupannya sekarang.
"Kamu sudah mencoreng nama daddy dan mommy, sudah bikin malu, hanya bisa mencoreng nama baik keluarga saja, kamu tidak pantas berada di indonesia pergi dari sini pergiiiiiii!" usir Alfonso saat berita mengenai nama Pevita yang viral dengan film tak senonoh terbarunya. Setelah diusir dari kediamannya Pevita tiba-tiba dihubungi oleh orang suruhan kakeknya bahwa mereka akan membantu membalaskan dendam Pevita asalkan Pevita mengatakan akar permasalahannya hingga film tak senonoh itu beredar.
__ADS_1
MANSION DE GONZALES
Segera Pevita diterbangkan dengan menggunakan pesawat komersil dengan pengawalan ketat, setelah sampai Pevita di kawal lagi ke Mansion king Mafia Agusto De Gonzales yang terletak di salah satu negara bagian Amerika yaitu Mexico.
"Kakek hiks kek, daddy sudah tidak mau menerimaku, aku sudah mencoreng nama baik keluarga kek, hiks, mereka jijik padaku." ucap Pevita sambil menunduk dan tetap memakai masker karena merasa sangat malu walau di Film tak senonohnya itu mata Pevita ditutup dengan hitband namun tetap saja nama lengkap Pevita di cantumkan di dalam Film itu.
"Sudah kamu boleh tinggal di Mansion ini sampai publik Indonesia mereda dan melupakan persoalan ini, sekarang kakek mau tanya siapa yang ingin kamu balas terlebih dahulu."
"Haaaa hikssss haaa," tangis pevita pecah seketika saat kakeknya menanyakan hal itu, seakan-akan sekarang ada tempat bersandar untuknya. Tadinya Pevita seperti berjalan di gurun pasir tanpa penghuni sebatang kara, tidak ada tempat mengadu tidak ada tempat berkeluh kesah. Kini keajaiban datang padanya disaat cobaan yang begitu besar datang, dimana ada musibah di situ mukjizat pun datang padanya dalam sekejap.
"Katakanlah cucuku kakek akan membantumu, katakan apa yang kamu ingin kakek lakukan untuk membalaskan dendammu itu," tanya Agusto iba akan keadaan Pevita yang menyedihkan sudah tercoreng nama baiknya sekarang gilirannya untuk menguatkan cucu yang sudah 28 tahun di pisahkan darinya itu.
"Kakek aku jatuh cinta pada seorang pria, pria itu dia berkharisma, postur tubuhnya tinggi, badannya juga atletis terlihat sekali kalau dia suka berolahraga, perutnya six pack, dia juga sangat tampan. Aku dengar karena lahir dari keluarga konglomerat orang orang menjulukinya sultan kelantan, selain itu dia juga sukses mendirikan perusahaannya sendiri di bidang fashion, dia juga melebarkan sayap berbisnisnya dengan membeli sebuah production house, rumah produksi yang memproduksi film terbaru kami baru-baru ini kek, dia juga gambaran sempurna pria yang menjadi rebutan banyak wanita di luar sana." Pevita menggambarkan sosok Raine dengan kepala yang di tengadahkan ke atas sambil matanya terpejam saking terpesonanya dengan aura Raine yang sangat melekat di hati dan jiwanya hingga merasuk ke dalam lubuk hati dan sanubarinya,
"Apakah dia yang menjebakmu untuk melakukan hal tak senonoh itu?" tanya Agusto penasaran
__ADS_1
"Memang bukan dia yang menjebakku secara langsung kek, tapi ambisiku mendapatkan cintanya memuatku buta, aku dibutakan oleh rasa cintaku padanya hingga aku tidak mengindahkan nasihat dari temanku yang terus mengingatkanku untuk tidak bertemu dengan Hugo palsu di sebuah motel. Hugo yang notabene seorang terpandang dan konglomerat tidak mungkin membuat janji di sebuah motel dan ternyata yang datang adalah Hugo palsu dengan terlebih dahulu memberiku obat perangsang di dalam segelas wine. Aku pun meminumnya tanpa curiga. Selepas itu aku sudah tidak ingat apa-apa kek. Kakek tetap harus menutup perusahaan film tak senonoh itu kek terutama pemain filmnya Hugo Franklin buang dia keluar angkasa kek hiks hiks hiks!"
Nama Hugo Franklin bukanlah hal besar bagi Agusto, nama yang tidak pernah dia dengar beredar di dunia gelap maupun bisnis itu seharusnya nama itu sangat gampang dia musnahkan dari muka bumi ini dan membuat perusahaan Film itu bangkrut itulah tujuan utamanya. Namun yang membuat Agusto penasaran siapakah yang membuat Pevita menjadi patah hati dan linglung hingga tidak sadar melakukan perbuatan hina demi bertemu dengan Hugo yang di cintainya itu.
"Oke pemintaan pertamamu kakek kabulkan, kakek janji dalam waktu 24 jam kamu akan melihat perusahaan yang memproduksi film kamu akan gulung tikar dan pemiliknya akan merangkak serta mengemis di jalanan dan pria yang sudah menipumu itu siapa tadi namanya Hugo Franklin akan kubunuh dan kubuang jasadnya ke air terjun niagara, oke cucuku sekarang tersenyumlah."
"Lalu apakah kakek juga akan mengabulkan permintaanku yang kedua, Untuk menjadikan Hugo yang asli menjadi pasangan hidupku selamanya?" tanya Pevita dengan bermanja-manja pada kakeknya.
"Sebutkan nama pria yang sudah membuat cucuku menderita sakit hati berlebihan sampai-sampai tidak sadar sudah melakukan hal yang memalukan itu hmmm, katakan siapakah nama lengkapnya pastikan selengkap-lengkapnya beserta nama keluarganya?"
"Apakah kakek bisa membawanya kemari untuk membuatnya menjadi milikku kek, kakek janji?"
"Apa yang tidak bisa dilakukan Agusto de gonzales KIng Mafia yang memimpin negara-negara di Amerika Latin, kakek berjanji akan membuat laki-laki itu bertekuk lutut di kakimu dan menikah denganmu! sekarang sebutkan Hugo siapa yang berani menolak cinta cucu Agusto de Gonzales ini hah!"
"Baiklah kek, Hugo yang asli adalah pria berkebangsaan Jerman, nama lengkapnya, Hugo Raine Richmound."
"Tunggu tunggu Richmound Richmound mengapa nama itu terdengar familiar sekali di telingaku, Hey kalian panggilkan Esteban kemari cepat! teriak Agusto kepada bawahannya agar memanggilkan tangan kanannya segera.
10 menit kemudian
" Ya boss, ada apakah gerangan sampai boss memanggil saya?" tanya Esteban memastikan.
"Pevita katakan kepada Esteban dia adalah tangan kanan kakek sekaligus informan kakek tentang nama-nama orang yang berkuasa di dunia gelap dan dunia bisnis."
"Tapi kakek janji kan akan membawanya bertekuk lutut di kakiku dan melamarku kek?"
"Kakek janji cucuku kakek akan membuat lelaki itu untuk menikahimu pegang kata-kata kakek!"
" Benarkah? nama pria yang ku cinta adalah Hugo Raine Richmound dia berkebangsaan Jerman."
__ADS_1
DEG
To be continued..