
"Oh God."
Raine berteriak sambil menelpon Andrew untuk memanggil pihak Gegana agar mengamankan kotak paket yang di curigai bom tersebut, dan juga bawa serta computer virus yang pernah ku ciptakan kemari.
1 jam kemudian paket tersebut di bawa oleh pihak Gegana untuk di periksa sedemikian, hasilnya akan di beritahu sampai waktu yang tak terbatas.
"Arrrgghhh cukup sudah kesabaranku aku harus meretas sistem keamanan mereka, sepertinya memang kejahatan lamaku harus ku praktekan Disini karena kesabaranku sudah habis brengsek!"
*
*
*
Ting tong Ting tong
Cek klek
"Andrew masuklah."
Raine membukakan pintu Andrew dan bergabung di ruang kerja bersama Sentot dan Harun.
"Pihak Gegana sudah melaporkan kalo paket itu berisi pesan dari pengebom, Firasat saya mereka akan terus beraksi kalo kita menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian yang terlalu lama bos, Oh iya saya membawa serta 4 jenis computer virus pesanan bos tadi."
"Bagus Andrew sekarang akan ku retas sistem pertahanan mereka sepertinya aku bisa memasukkan virus ini dengan mudah kedalam sistem mereka."
"Tapi bos ini merupakan cyber crime saya takut bos akan masuk perangkap mereka dan tertangkap nantinya."
"Tenanglah Ndrew tidak akan terjadi apa-apa denganku, hal seperti ini sudah menjadi makananku sehari hari sejak aku kuliah S1 di Jerman. Sentot untuk foto tersangka yang kamu curigai kirim filenya ke email Andrew agar segera di selidiki siapa sebenarnya komplotan ini, walau aku sudah yakin pasti dialah orangnya tapi kita belum punya cukup bukti untuk membuka kedoknya."
"Baik Bos."
Jawab Sentot sambil memakan sandwich buatan Rena yang sangat menggoda iman semoga rasanya seenak bentuknya.
"Ini juga ada 2 belboy yang terlihat berbicara tetapi tidak ada lawan bicaranya bos, jadi Cctv di bagian dalam hotel memang sengaja di sabotase, saya menemukan 2 orang ini sepertinya sedang berkomunikasi dari tempat yang berbeda, Yang satu di halaman parkir motor , yang satu di halaman parkir mobil, tunggu tunggu dia juga masuk ke mobil Alphard warna putih."
Ucap Harun sambil sesekali meminum kopi racikan Rena yang sukses membuat matanya melek dan tahan lama.
" Mobil Alphard dengan nopol arghhhh tidak kelihatan sama sekali boss, mereka sudah menyiapkan matang matang misi mereka ini sepertinya"
Ucap Andrew kesal.
*
*
*
💌New Message
MOMMY
Raine mommy and daddy harus kembali ke Jerman sampaikan salam ku untuk Rena.
You got it Mom, becareful salam untuk Ivy and Mario
__ADS_1
Okay jangan sampai Teror bom itu merusak reputasi mu dan keluarga kita, kalo kamu tidak bisa menghadapinya serahkan saja ke pihak yang berwenang.
Baik mom and Daddy jangan kawatir.
okay Bye
Bye, See you later Mom Dad.
*
*
*
"Boss ternyata mereka anggota jaringan Penggelapan Senjata dan Bom."
Ucap Andrew setelah mengenali 2 orang Bellboy, hasil tangkapan layar oleh harun dan Sentot tadi.
"What?!"
Raine terkejut dengan keterangan yang di sampaikan Andrew
"Bagaimana mereka bisa menyerangku ndrew? apakah selama ini aku pernah menyinggung sindikat penggelapan Senjata? Oh God I can't Believe this."
"Damn!"
Raine mengusap wajahnya kasar dan mengumpat berkali kali.
"Tunggu boss sepertinya ada dalang yang bekerja sama dengan sindikat itu untuk menghancurkan boss, entah Ernando atau Darren bisa juga Sammy, bagaimana menurut boss?"
Andrew memberikan pilihan tentang musuh bebuyutan Raine yang kemungkinan akan menyerang balik.
Raine mengungkapkan risau hatinya di depan 3 anak buahnya itu.
"Boss Virus siap di masukkan saya sudah membobol password keamanan sindikat ini."
Keterangan Sentot membuat Raine semakin semangat menunjukan keahliannya di bidang Cyber War dari pada memakan korban manusia seperti yang ingin Nando lakukan sekarang.
"Ini acces code virus nya dan pakai email ini sebagai umpan empuk, untuk sedikit menunjukkan siapa akun perusak sistem mereka, karena aku sangat yakin sindikat itu belum begitu mengenal Nando jadi ada perantara lagi yang mendekatkan Nando dengan sindikat itu, jadi mari kita sedikit bermain licik disini."
Raine memberikan kode akses virus mematikan itu kepada Sentot sambil tersenyum smirk.
...Lihat saja jangan panggil namaku Professor Raine kalo kamu tidak memohon dan berlutut di kakiku nanti....
*
*
*
Sementara itu Rena yang mulai bosan seharian di ruang keluarga untuk melihat acara TV yang iklan iklanya masih di penuhi dengan wajahnya
💌sent Message
❤️My Dogan❤️
__ADS_1
Honey Mood ku lagi gak enak, kemarilah sebentar, Im waiting.
*
*
*
"Heiii apa kamu bosan sayang Hmmm."
Ucap Raine sambil memeluk Rena yang sedang duduk di sofa.
"Ya aku sangat bosan, apa kamu lapar?"
"No Im good, aku sudah makan masakan calon istriku tadi jadi aku masih kenyang, atau kamu ku antar pulang ke Mansion saja?Hmmm."
"No aku ingin menemani mu disaat seperti ini.. tapi aku bingung bagaimana cara mengusir bosan, apa kamu mau main game sebentar bersamaku honey? please?"
Rena merengek ingin mengajak Raine Mabar game mobile legend di handphone nya. ada ada saja tingkah Rena yang kadang begitu menggemaskan Karena tidak bisa di pungkiri juga, Rena yang masih remaja sebenarnya butuh waktu untuk bersenang-senang dengan teman sebayanya.
"Baiklah 1 permainan okay, let's play together."
Raine pun mengiyakan ajakan Mabar itu walau dirinya masih kepikiran dengan ancaman bom yang bisa bisa merenggut nyawa orang orang terdekatnya termasuk keluarga nya.
"Yeaaayyyy Im win, hmmmpphhhff."
Setelah Rena bersorak merayakan kemenangan nya dengan menyerang bibir pink kemerahan Raine yang sudah sangat menggodanya dari tadi. Begitu dahsyatnya serangan itu sampai Rena menindih tubuh Raine.
"Woohoooo easy honey."
(pelan sayang)
Raine sampai kaget karena Rena tiba tiba menyerang bibirnya sampai tubuh Raine terlempar ke sofa. Raine pun membalas ciuman mesra itu sampai perang Saliva itu tak tertahankan. Raine mengangkat tubuh mungil kekasih cantiknya sambil bibir mereka masih bertautan. Rena yang masih saja menggodanya siang siang begini membuatnya hilang akal.
Setelah sampai di kamar Raine membaringkan tubuh kekasih cantiknya diatas tempat tidur king size miliknya. Tapi kali ini Raine hanya ingin memuaskan Gelora cinta kekasih cantiknya saja. Raine masih harus menyimpan tenaganya berperang melawan kebatilan. Melawan tindakan semena mena musuh musuhnya yang sudah menyerang dan membahayakan nyawa manusia, orang orang terdekatnya.
Lenguhan pun keluar dari bibir tipis kemerahan milik Rena, saat Raine sudah menjelajahi titik titik sensitif miliknya.
"Hmmm milikmu sudah basah sayang, Hmmm, pengen ya?"
Raine pun bertanya pada kekasihnya.
"Pengen banget, gimana dong?"
Rena ingin Raine Mencumbunya saat itu juga. Tangan Raine masih bermain di lembah gundul nan basah milik Rena tapi saat Raine mengangkat tangan itu
"Hah darah?"
...DEG...
To be Continued
Vote sekebon dan kembang setamannya pelase zeyenk ❤️
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke Novel Ippiiieee yang ke dua YOUR SECRET SUGAR BABY di NT juga, ditunggu komen kalian di sana mmmmmuuaaaahhh