DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
Kebucinan Haqiqi


__ADS_3

🏬 Biersdoff Corp


Incoming Call


MANAGER


("Halo Nab")


"Ya bang, tumben bukannya job-job gue udah di block ama laki gue," ucap Rena spontan sambil memainkan rambut Raine yang sedang berbaring di paha Rena dan memencet hidung Raine lama karena terlalu posesif padanya tetapi Rena malah suka, karena Raine sangat bertanggung jawab. Bagaimana tidak uang bulanan sekaligus Black Card sudah di sediakan untuk Rena, kurang apalagi? persyaratan sebagai suami sudah di penuhi Raine selama ini.


("Iya emang di block kecuali buat film elo yang terlanjur di kontrak, ama satu lagi elo di rekrut jadi Brand Ambassador perusahaan si Boss juga Balencio Grup," ucap Benny yang antusias karena kontrak kerja dengan Renata Lovely yang harganya memang fantastis maklumlah Raine sudah menaikkan honornya saat Raine yang mengambil alih kekuasaan di MD Entertainment.)


"Oh iya kok laki gue diem aja gak bilang apa-apa malah nyender dan tiduran di paha gue sambil senyum-senyum," ucap Rena sambil melotot ke arah Raine tapi Raine yang sedang asyik menikmati masa santainya, malah makin memejamkan matanya dan berbalik ke kiri, hampir saja mencium perut rata Rena.


("Besok kita tanda tangan ke kantor Balencio Grup dan juga pengumuman satu lagi kita berangkat sekitar 10 hari lagi ke Jerman untuk shooting film Cintaku berlabuh di Jerman," ucapan Benny itu sontak membuat dada Rena berdetak kencang bagaimana tidak didalam Naskah film itu Rena harus beradegan intim dengan pemeran utama pria di film itu, yang sampai sekarang belum juga Rena ketahui siapa orangnya.)


"Mati gue bang, gimana sih arghhh!!! Gue harus bilang dong yang sebenarnya ke laki gue, di naskah film itu ada adegan intimnya bang, gila Lo, gimana gue ngomongnya ke laki gue nih," ucap Rena sambil dadanya bergemuruh tak karuan.


("Yah Lo kasih jatah boss dulu 10x lipat pasti Lo dapet ijin, ya sudah besok kita ketemu di Balencio Grup jam 10 pagi ya Nab jangan telat, mentang-mentang bininya si boss jangan lelet Lo! Bye!")


Call Ended..

__ADS_1


Raine yang mendengar hal itu pun tersenyum smirk dan semakin membenamkan kepalanya di perut rata Rena, karena tidak mau terlihat wajah senangnya oleh Rena. Rena yang salah tingkah jantungnya berdetak kencang tak tahu harus memulai darimana untuk meminta ijin shooting film tak senonoh itu.


...DEG...


*


*


"Honey udah jam 7 malem nih, malam ini boleh gak aku tidur di rumah mommy, aku kangen ama mereka," ucap Rena dengan mesra dan bermanja-manja. "Oh no honey I still miss you please don't leave me."(oh tidak sayang aku masih kangen, jangan tinggalin aku) "Kita ke appartment ya hmmm? ayo bilang ke aku sekarang, kamu pasti mau menghindar atau kamu marah padaku?" tanya Raine pura-pura penasaran.


"Honey iya nanti sesampai di appartment akan aku ceritakan, tapi janji jangan marah ya?" ucap Rena dengan sejuta kekhawatirannya. "Hmmm cerita tentang apa dulu kalo tentang lelaki lain pasti aku marah, ya sudah sebaiknya kita pulang," ajak Raine sambil mengaitkan tangannya ke tangan Rena kemudian mereka berdua menuju lobby. Karena mobil Raine sudah siap di parkiran depan.


🚗


🚗


🚗


"Oh God honey, di naskah ceritanya ada adegan aku harus bercinta dengan lawan mainku," ucap Rena sambil mengerutkan keningnya. "Kamu serius? bukankah di film adegan ranjang itu hanya permainan saja honey?" tanya Raine lagi. "Jadi kamu ngijinin aku berangkat shooting ya? begitu?" tanya Rena kemudian.


"Ya sayang berangkatlah jangan berfikir yang macam-macam hmmm, aku selalu mendukungmu dari belakang," jawabnya dengan entengnya. "Wait, tunggu dulu jarang-jarang nih kamu gak cemburu Raine, bolehkah aku mampir ke rumahmu di Jerman? semoga lokasi shooting dekat dengan rumahmu Raine."

__ADS_1


"Kalo urusan disini bisa di wakilkan nanti aku susul okay? aku juga kangen dengan orangtua dan adik-adikku, pastinya aku tidak akan bisa jauh dari kamu honey," tegasnya. "Baiklah aku bisa berangkat dengan lega karena kekasihku ini sangat pengertian," Rena berujar sambil memeluk perut six pack kekasih tampannya itu. "Lalu besok aku harus datang ke Balencio Grup untuk tanda tangan kontrak honey, pasti kamu sudah tau tentang ini Hmmm?" tanya Rena dengan senyuman curiganya.


"Iya iya tahu apa kamu mau aku temani? aku juga belum pernah sekalipun mengunjungi mereka, karena kamu tidak ada disana," ungkap Raine jujur kenapa selama ini dia tidak pernah mengunjungi Balencio Grup secara langsung setelah kejadian teror bom waktu itu. Disamping karena padatnya jadwal ternyata alasan utamanya adalah karena kekasih cantiknya tidak ada di sana, sungguh kebucinan hakiki tingkat dewa.





🏙️Appartment


Setelah berbincang di mobil hampir 45 menit akhirnya mereka berdua pun mendarat dengan selamat di Appartment mereka. Sudah lama sekali mereka berdua tidak tidur di appartment sejak kejadian teror bom kapan hari yang membuat mereka harus mengungsi ke Villa Abdul. Beruntung Raine mempekerjakan office boy yang dapat dipertanggungjawabkan untuk kebersihan dan kenyamanan kedua tempat tinggal mereka.


"Honey apa kamu lapar, bagaimana kalo aku bikinkan pasta untuk makan malam hmmm?" tanya Rena kepada Raine sambil mencari bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat pasta di kulkas besarnya. "Terserah kamu honey, aku mandi dulu, badanku sudah lengket, bau kamu menempel di sekujur tubuhku," jawab Raine menggodanya sambil menaikan nada bicaranya 1 oktaf. "Apa kamu bilang?" Renapun kesal sambil masih membawa sendok besar berlari mengejar Raine yang hampir masuk ke kamar mandi.


"Ahahhaha," terdengar tawa keras Raine dari dalam kamar mandi setelah setelah berhasil menghindar dari kejaran Rena. "Awas ya memangnya sebau apa sih aku, ya kan aku juga belum mandi tapi kan masih wangi iihh nyebelin!" Ucap Rena sambil membau seluruh tubuhnya.


"Awas kamu aku tidak akan memberimu jatah malam ini!" Rena berteriak dari depan pintu kamar mandinya yang ternyata di dengar oleh kekasih tampannya itu. Seketika tangan besar menarik tubuh ramping Rena ke dalam kamar mandi yang masih dengan Outfit kantornya yang dia pakai bekerja tadi dengan sendok besar untuk memasak pasta yang masih terbawa di tangannya.


"Noooo Raine aku masih marah padamu," Rena tertarik ke dalam kamar mandi itu sambil berteriak penuh penolakan. Apakah Rena akan memberi jatah Raine di dalam kamar mandi itu? 🥳🥳🥳

__ADS_1


To be continued..


Jangan lupa Votenya yang banyak untuk Raine dan Rena ya Zeyenk mmmuuaaahh ❤️


__ADS_2