DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU

DOSEN TAMPAN PEMIKAT HATIKU
So Kamu Mau Tidur Dimana?


__ADS_3

"Mau kemana Nona?"


Rena memutar badanya


Dilihatnya 4 Bodyguard yang Raine utus untuk selalu menjaganya..


"Oh pak Bendot, Kolik, Tejo dan Sobri, kalian?"


"Ya nona dari tadi kami ada depan cafe ini".


"Aaahhhh saya kira siapa..ucap Rena lega


"Maaf nona kami terlambat , kami kehilangan jejak nona dari kampus, kami mengikuti taxy yang nona tumpangi tadi."


"Baiklah tidak apa-apa pak, antarkan saya ke kantor Pacar saya saja kalau begitu."


"Tapi baju nona? apa nona baik-baik saja? apa wanita itu menyakiti nona?"


"Yah tidak apa-apa pak baju saja kok yang jadi korban'.


"Ahh iya , kita mampir ke Mall dulu ya pak", perintah Rena


Dari Sudut sana Lelaki suruhan Stefany melihat ke arah Renata yang di kelilingi oleh 4 pria bertubuh besar, sehingga niat hendak menculik gadis itu gagal lah sudah..


"Arghhhh,, oke aku melepaskan mu sekarang,, lain kali aku tidak akan melepaskan mu, cantik!"


πŸš—


πŸš—


πŸš—


Bendot : "Kebetulan kami tadi merekam semua yang terjadi Di sana nona".


Tejo : "Sepertinya nona hendak di jebak oleh wanita itu".


Rena : "Iya untung aku menyadari nya sebelum terlambat."


"Tapi apa bapak melihat lelaki yang sudah menaruh obat diminuman saya?"


"Saya merekamnya nona tapi kami kehilangan jejaknya."


"Nanti kami laporkan segera ke boss Andrew supaya segera di selidiki."


*


*


*


Rena sudah berganti dengan baju yang baru di belinya di mall tadi



Di perjalanan menuju ke kantor Raine


Flashback On


🏚️Mansion Hadinata


lanjutan bab 19


Setelah makan malam..


"Silvie aku ingin menceritakan sesuatu"


"Ya Nindya, ayo kita duduk di kursi tidur kolam renang saja".


"Begini Silvie, sebenarnya bukan hanya kita berempat yg ikut di pesawat itu.. tapi Stefany ikut juga, karena ada program pertukaran dosen Indonesia-Jerman."

__ADS_1


Silvie : "siapa Stefany?"


Nindya : "Dia mantan pacar Raine".


DEG!


Raut muka mommy Silvia seketika berubah sedih,,


Silvie : "Apa kamu menyukai gadis itu Nin?"


"Dulu aku menyukai nya dia pintar mandiri dan sangat akrab dengan ku , mereka berpacaran sejak Raine kuliah, tapi sejak Stefany meninggalkan Raine karena lelaki lain, aku kecewa karena aku kira dia akan menjadi menantu ku."


"Kenapa kamu menangis Nind?"


"Pasti Raine mengira aku yang mengajaknya ikut serta, Raine pergi dari rumah Sil


dia sudah menolak telpon dariku sejak Stefany terlihat di mansion papa, Raine kecewa padaku."


"Aku terpaksa Sil aku terpaksa menuruti permintaan Stefany untuk tinggal bersama kami."


"Ceritakan lah Nindya jujurlah padaku apa yang sebenarnya terjadi!"


"Awalnya Stefany menghubungi ku dia bilang dia putus dengan kekasihnya, dengan pura pura sedih dan dengan tipu muslihatnya aku pun kasian padanya, dia minta maaf dengan mengatakan kalau dia menyesal karena meninggalkan Raine demi pria yang kasar dan suka memukuli nya."


"Stefany ingin datang kekediamanku , tapi aku tidak mengijinkan nya karena keluargaku tidak akan menerima nya, setelah apa yang dia lakukan terhadap Raine, sehingga dengan berat hati aku mengikuti rencananya untuk bertemu di luar mansion."


Akhirnya, 2 hari sebelum kepergian kita ke indo Stefany mengajak ku bertemu di sebuah cafe, dia menceritakan kalau dia sudah berhasil lulus seleksi program pertukaran dosen Indo-Jerman.


Aku menyelamatinya dan tanpa menaruh curiga sedikitpun, ternyata tanpa sepengetahuan ku dia memberi obat tidur ke dalam minumanku. Kepolosanku di manfaatkan nya untuk menjebaku, Lalu tiba-tiba kepalaku pusing dan aku terbangun di sebuah kamar hotel dengan seorang lelaki yang entah siapa, kami tidak memakai sehelai benang pun.


Silvie : "Oh God bagaimana ini bisa terjadi Nindya?"


Nindya : "Silvie aku takut dia mengancam akan membongkar video mesum ku dengan lelaki bayaranya itu," dengan gemetar dan tangisan yang mengalir deras membasahi pipinya.


Silvie : "Nindya dengarkan aku, kamu harus jujur kepada Raine, dia pasti tau apa yang harus di lakukan."


Nindya : "Aku takut Sil aku takut Ian, dan anak anak kecewa padaku, aku tak sanggup menghadapi mereka, aku terpaksa menerima wanita itu dengan mengesampingkan kebencian seluruh anggota keluarga ku".


Nindya : " Sekarang hapus air matamu jangan sampai terlihat oleh Ian dan anak-anak."


Flashback Off


🏬 Biersdoff Corp


πŸ••21.15


Sesampainya di Car park Rena dengan kawalanl 4 bodyguard nya, masuk ke dalam lobby gedung pencakar langit itu..


Terlihat di depannya Stefany dari kejauhan sedang berusaha mendekati Raine yang di pisah oleh Andrew.


Rena berlarian ke arah Raine


"Honey! Watch out Don't touch her!"


(sayang, awas jangan menyentuh nya)


Rena melompat ke tubuh tegap Raine sambil berteriak, mata Rena melirik ke arah Stefany dan tersenyum smirk, kemudian mencium mesra Raine di depannya hmmmmppffhhhh mppfhhhh hmmmmppffhhhh, kecepok-kecepok


Raine menggendong Renata seperti bayi koala.


Rena :" I miss You honey".


Raine : "I miss you more baby"



kira kira seperti ini ya Zeyenk


Raine: "Your so beautiful tonight"( kamu cantik sekali malam ini), "I want to eat you alive"( aku ingin memakanmu hidup-hidup)

__ADS_1


Rena : "hmmm me to ( hmmm aku juga)


Raine menurunkan nya , membawa Rena pergi menaiki lift, turun menuju ke carpark yg ada di basement gedung.


"Dasar gadis liar, tidak tahu malu!" Stefany meneriaki pasangan yang sedang di mabuk asmara itu.


Dengan tingkahnya yang aneh Stefany mengeluh pusing dan badan nya menggeliat seperti cacing kepanasan hendak membuka bajunya di situ, seketika Andrew berteriak "Stop Nona!"


ingin hati melampiaskan hasratnya di Ranjang bersama Raine yang sudah sampai ubun - ubun. Sayangnya keinginan nya itu hanya sia-sia saja, 4 bodyguard disana lah yang akan bergiliran menuntaskan hasratnya dan merekamnya.


Andrew : "Rekam video mesumnya untuk senjata kita, siluman Ular seperti dia perlu di beri pelajaran!"


"Baik Boss!" 4 bodyguard itu menjawab kompak.


πŸš—


πŸš—


πŸš—


Raine: "Honey , maafkan aku kau kesulitan menghadapi nya sendiri!"


Rena : "Hampir saja aku yang meminum obat durjana itu, hufftt aku lega , aku sering memainkan peran utama di film dengan posisi persis seperti tadi. membayangkan nya saja membuat ku ingin muntah."


Raine : " Syukur lah kamu baik-baik saja"


Siluman Ular itu menunjukkan fotomu yang sedang dipeluk seorang pria, aku hampir terbakar cemburu, lalu Andrew menunjukkan rekaman asli kiriman Bendot, ternyata wanita ular itu biang kerok nya.


Raine: "Dibagian mana keparat itu menyentuhmu."


Rena : " Di tangan kanan."


Raine menggenggam tangan kanan nya erat menciuminya, cup cup cup cup, memegang kepala Rena dan menyandarkan nya di bahu kiri nya sedangkan tangan kanan nya memegang setir.


✨


✨


✨


πŸ™οΈ Appartment


Raine : "Sini akan kutunjukkan sesuatu


Rena : "Mau kemana hmmm?"


Raine membuka pintu appartment tepat di hadapan pintu appartment Rena


CEK LEK




Rena ; "Kamu membelinya sayang?, ooowwww ini interior nya sangat kamu sekali, sangat manly dan lebih mewah dari punyaku," ucap Rena takjub.


" Hmmm so kamu mau tidur dimana?"


Rena menggoda nya dengan menyentuh kancing kemeja Raine dengan telunjuk nya dan mengecup dan memberi gigitan di bibir bawah Raine.


Raine: " Honey jangan menggodaku".


atau kamu tidak akan tidur semalaman


Rena : "Ah takuuutt..tapi mauuu".


Rena menggodanya dan berlari menjauh ke arah appartment nya sendiri. "Bye honey!"


Raine: "hmmm menggemaskan sekali kamu Rena," sambil mengusap wajahnya kasar.

__ADS_1


"Hayooo siapa kemaren yang udah suuzhon Ama Tante Nindya? ayooo angkat tangan!!"


jangan lupa Rate 🌟 5, 10000 like, Vote, coment ipppiiieee tunggu,,


__ADS_2