
"Flo hentikan apa yang kau lakukan? lepaskan dia!" Bentak Tony sambil membantu lidia untuk berdiri dan menggendongnya ke kamar mandi untuk berpakaian dan menyuruhnya pergi dari sana serta berjanji menghubunginya kembali, nanti.
Setelah kepergian Lidia, mantan pasangan itu melanjutkan perkelahian brutal mereka
" Apa hakmu mengatur dengan siapa aku menghabiskan malam malam ku, seperti aku juga tidak perduli lagi dengan kehidupanmu. pergi dari sini," Ucapnya sambil berteriak dan membanting apapun yang ada di kamar mewah itu
PRANG
"Bercocok tanamlah sesukamu bedebah, aku tidak perduli denganmu lagi, aku hanya menitipkan ini untuk anak ku Stella, aku berjanji memberi hadiah padanya saat kenaikan kelasnya" Ucap lidia seolah jijik melihat mantan suaminya yang masih beraroma anyir sisa pergumulannya membuatnya ingin meludahi wajah garangnya dan muntah di mukanya, lalu floren pun berlalu pergi sambil menghentak hentakan kakinya ke lantai.
BRAKK
Pintu kamar hotel itu di banting floren keras keras dan berlalu pergi.
Setelah kepergian floren kesempatan itu di manfaatkan kan nya untuk menemui Lidia di kamarnya..
Tok..tok..tok..
Cek klek
"Sayang kamu baik baik saja?" tanya Tony mesra
" Pergi kamu, kamu sudah membuatku babak belur Om, bagaimana aku bisa shooting dengan keadaan seperti ini hah?" Lidia mengeluh sambil menangis
" Ayo aku antar ke dokter Hmmm, maaf kan aku sayang, bersiaplah kita ke dokter sekarang," Ucapnya sedikit memaksa
" Tidak tadi aku sudah menyuruh Bellboy untuk membelikan obat oles untuk lukaku," Jawabnya sambil memegangi pintu kamarnya agar tidak dimasuki oleh Tony
"Apa kamu tega membiarkan kan ku berdiri disini sayang bahkan tongkat halilintar ku sudah berdiri lagi melihat kamu cuma memakai lingery begini mempertontonkan buah pepaya mu yang menggantung cantik butuh belaian ku hmmm," Ucapan Tony
"Aaaahh ommm pergi sana, aku benci kamu, tua Bangka suka menggoda imanku, pergi!" Ucapnya sambil menutup pintu kamarnya tapi Tony dengan sigap menahan pintu itu
" Sayang aku tau bibir atasmu mengingkari tapi tidak dengan bibir bawahmu, dia selalu jujur padaku, kan? apa ku bilang hutan gundulmu sudah basah sayang, ini lihat tanganku Hmmm," Ucap Tony sambil tangan lihai nya menelusup masuk ke dalam celana berbentuk saringan tahu yang dalam satu tarikan saja bentuknya sudah berhamburan oleh tangan kekar Tony.
"Aahhh Omm kamu selalu bisa menggodaku lagi dan lagi," kemudian mereka pun bergumul dengan terlebih dahulu berciuman lama saling ******* dan tangan dan bibir Tony sudah bergerilya kemana mana, keduanya sudah terbakar gairah yang membara..
✨
✨
✨
🏬 Biersdoff Corp Melbourne, Australia
Siang itu disempatkan Raine untuk mengunjungi Cabang perusahaanya yang ada di Australia, dengan CEO yang bertugas disana Yaitu Gregory Rodrigo
"Greg bagaimana keadaan perusahaan?" tanya Raine
"Perusahaan mengalami peningkatan keuntungan yang significant boss, bahkan kami bisa memberikan bonus besar untuk karyawan dengan masa kerja diatas 5 tahun," Ucap Greg panjang lebar
"Hmmm Well done Well done, You did a great job ( selamat selamat, kerjamu bagus),"Jawab Raine bangga
"What Can I do For You boss?" ( apa boss butuh bantuan selama disini) tanya nya
"Tolong kamu siapkan beberapa bodyguard untuk menemaniku menjemput kekasihku ke airport nanti, karena aku khawatir akan keselamatan nya,"Raine menjelaskan kecemasan nya kepada Greg
"Boss katakan saja semua permintaan boss, saya akan menyiapkan segala sesuatunya boss,"Ucapan Greg menenangkan nya
"Kalau mungkin boss butuh sesuatu di dekat hotel Boss ada Mansion perusahaan khusus di sediakan apabila keluarga Besar Boss Ian datang kemari, Boss mungkin bisa lebih nyaman menempati Mansion daripada di hotel, nanti saya siapkan Chef untuk menyediakan makanan boss selama berada di sini, bagaimana?" Tawaran nya begitu menarik dan menurutnya dia dan Rena akan lebih nyaman untuk menempati Mansion tersebut karena lebih private..
"Baiklah siapkan semuanya Greg, setelah menjemput nya nanti, aku akan langsung menuju Mansion," Jawabnya
"Baik Boss Akan saya siapkan driver 2 mobil beserta 4 pengawal untuk memastikan keamanan boss dan kekasih Boss," Ucapan Greg makin membuat Raine tenang
" Thanks so much Greg," Raine menjabat tangan Greg dan menepuk bahunya tanda terimakasih dan berpamitan
✨
__ADS_1
✨
✨
🏬 Biersdoff Corp, Indonesia
Hari yang ditunggu-tunggu Rena pun telah tiba, waktunya bertemu dengan sang pujaan hati yang telah lama di rindukan nya; persiapan menyelesaikan sisa tugas yang di berikan kepala designer di perusahaan Raine yang tinggal sedikit lagi, akhirnya di selesaikan nya dengan baik.
Rena yang sudah membawa barang bawaannya sudah siap di letakkan di mobil bersama 4 pengawal yang siap mengawal keberangkatan nya.
Rena bergegas turun ke lobby dengan terlabuh dahulu memeluk erat Ceryl dan berpamitan
"Hati hati Lo nab, jangan lupa Oleh oleh," Pesan Ceryl
"iya iya bawel! bye mmuuah" Pamit Rena
Disana sudah menunggu ke 4 pengawal setianya
"Mari Nona" Ucap Sobri
"Ayok" Jawabnya
🚗
🚗
🚗
Selama di perjalanan Rena melamun membayangkan dirinya bertemu dengan Raine
...Aah aku sudah sangat merindukan nya ya tuhan...
✈️Bandara Internasional Soehat
4 pengawal itu mengantarnya sampai ke pintu Boarding Pass, karena pihak imigrasi harus mengecek segala kelengkapan penumpang
Mereka pun berpamitan
" Makasih bang" jawabnya
Karena Rena kali ini naik Private Jet milik Raine otomatis pramugari dari pesawat pribadi tersebut sudah menunggu nya di boarding pass, untuk langsung di pandu menuju pesawat.
✨
✨
✨
Flashback On
🏬 Givencio Grup
Incoming Call
(ROMY)
("Halo Bos)
"Romy sudah kamu Urus?" Tanya Nando
("Maaf Bos ke 4 pengawal nya menempel seperti perangko kami kehilangan jejak nona boss," Ucap Romy dengan terbata bata)
" Bagaimana sih mengurus satu wanita saja tidak becus kalian!" Bentak Nando
"Siapkan penerbanganku ke Melbourne sekarang!!"
(" Baik Boss!")
__ADS_1
Call Ended
✈️Bandara Internasional Soehat
Private Jet Nando pun sudah terparkir indah siap menerbangkan pemilik nya ke Melbourne
...Rena kenapa kau lolos lagi dari genggaman ku sayang, aku harus mengejarnya, karena Lidia seharusnya sudah mendapatkan Raine di Melbourne aku akan menemanimu saat melihat si bule brengsek itu sudah jatuh ke pelukan Lidia, Hahahaha tunggulah Sayang ku...
Flashback Off
✨
✨
✨
🏚️ Mansion Hadinata
"Kenapa Mas kok Mukanya pucat sekali?" Tanya Mommy Silvia
"Nando, Nando sepertinya sudah membuktikan kata katanya, keuangan perusahaan mulai kacau, tapi aku belum bisa mengetahui siapa orang dalam yang membantunya, aku masih mengumpulkan bukti untuk menangkap nya sayang," Ucapan Rommy penuh kegelisahan
"Mas, Rena sekarang menjemput Raine ke Melbourne, semoga Raine bisa membantu kita mas, sekarang mas mandi dan istirahat ya jangan sampai darah tinggi mas kambuh lagi hmmm" Ucapan Mommy Silvia agaknya membuat hati Daddy Rommy tenang sejenak
✨
✨
✨
✈️Bandara Internasional Melbourne
Nona kita sudah mendarat dengan Selamat di Bandara Internasional Melbourne
Mari kami antarkan sampai ke Pintu kedatangan
" Trimakasih mbak" Ucap Rena lumayan lelah menunggu hampir 7 jam perjalanan Indonesia Australia membuatnya merasa Jetlag
" Apa Nona Baik Baik Saja? tanya pramugari itu
" Hmmm ya aku baik baik saja," Jawab Rena meyakinkan
Mereka pun mengantar kepergian Rena sampai ke Arrival Gates
*
*
*
Sampai seseorang menghampirinya
"Sayang Ayoo kita harus merayakan pertemuan kita yang secara kebetulan ini,"
"Kak Nando? Mau apa Kaka mengikuti ku sampai kemari hah?"
"Siapa yang mengikuti ini kebetulan Rena, itu berarti kita berjodoh, sayang?"
"Cuih, Lepasin lepasin nggak, aaaaaarrrgghh somebody heeeellp heeeeellp,"
Rena berteriak sekencang kencangnya berharap polisi bandara Melbourne menyadari keberadaan nya
Tidak mau keberadaan nya diketahui pihak berwajib, Nando pun membungkam mulut Rena dengan Saputangan yang sudah di bubuhi obat bius...
DEG
To be Continued
__ADS_1
Tegang tegang tegang, ampuun jangan marah ke ippiiieee ya zeyenk maki makilah si tukang celup
Vote nya Sekebon, coment and add Favorite mmmuuaaahh❤️