Dosen VS Ketua BEM

Dosen VS Ketua BEM
Part 79


__ADS_3

Nay sangat shock setelah mengetahui bahwa acara yang digelar di auditorium kampus adalah acara pernikahannya dengan Bayu. Tapi dengan sabar, Kenar dan Rizka menenangkan Nay. Begitu pula dengan Zella dan Silla.


Akhirnya tepat pukul empat sore, pernikahan Nay dan Bayu di helat. Banyak tamu undangan yang hadir dari jajaran dosen di kampus dan teman teman dokter di rumah sakit tempat Bayu bekerja. Seluruh undangan yang datang tentu saja tidak ada yang Nay kenal, kecuali teman dekat dan sahabatnya sendiri.


"Gila juga dokter Bayu, bisa juga cari jodoh yang masih muda gitu." celoteh salah satu teman kerja Bayu.


"Biarin aja deh, yang penting dia udah melepas status jomblonya." jawab teman Bayu yang lain.


Bayu memang dikenal sebagai orang yang supel dan mudah berkawan dengan siapa saja. Sayangnya selama ini Bayu susah membuka hatinya untuk perempuan dengan alasan dia sendiri yang tahu. Makanya teman teman Bayu sangat senang mendengar Bayu melepas masa lajangnya kali ini.


Tamu dari Bayu masih banyak berdatangan, padahal waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Niza sudah pulang lebih dulu, kini Silla mulai mengajak Zella dan Nay untuk kembali ke ruko lebih dahulu.


"Kak, aku ajak Zella sama Nay ke ruko dulu yaaa. Kayaknya pada capek deh. Besok juga masih ada tes semesteran." pinta Silla dan Levi pun setuju.


Levi dan Bayu masih berbincang bincang dengan para tamu undangan. Dengan senang hati Leon mengantarkan Silla dan sahabatnya pulang ke ruko. Sesampainya di ruko, Silla langsung mengunci pintu ruko. Sedangkan Leon langsung kembali ke rumahnya.


Nay dan Zella yang sudah kelelahan tidak ambil pusing dengan apa yang dilakukan oleh Silla. Mereka justru sangat berterima kasih atas bantuan Silla. Nay dan Zella langsung membersihkan tubuh mereka. Sedangkan Silla masih menunggu gantian untuk menggunakan kamar mandi.


Setelah ketiganya sama sama sudah bersih, mereka merebahkan di atas tempat tidur kamar Zella.


"Gak nyangka deh, kita beneran jadi saudara." ucap Silla bahagia. "Tante, gimana perasaanmu sekarang yang udah berubah status jadi Nyonya Bayu?" tanya Silla.


"Emmh, campur aduk deh La pokoknya. Perasaan keluarga kamu tuh hobi banget ya bikin acara nikah dadakan." timpal Nay yang masih belum percaya dengan status barunya.


"Bener kata kamu Nay, gak kakaknya gak omnya juga semua suka dadakan." ucap Zella.


"Jangan jangan Silla juga bakal nikah dadakan." ucap Zella menatap ke Silla.


"Enak aja kalian. Oh iya, karena kalian nikahnya dadakan, gimana kalo akhir pekan ini kita adain bridal shower buat kalian?" tanya Silla memberi usul.


"Telat dong, La. Mana asyik?" timpal Zella yang merasa pernikahan sudah terlewat lama.


"Tidak ada kata terlambat Zella ku sayang. Gini deh, kita harus bikin acara girl's time untuk mengganti bridal shower kalian. Kita undang Carina, Laluna, Winda juga kita undang untuk gabung. Gimana?" tanya Silla. Zella dan Nay pun langsung mengangguk setuju.


"Karena minggu ini kita masih ribet semesteran kampus, gimana kalo dalam waktu seminggu ini kita fokus dulu di ruko biar kalian gak digangguin suami suami kalian. Trus akhir pekan nanti, baru deh kita adain acara girl's time." ucap Silla panjang lebar.

__ADS_1


"Ide bagus tuh La. Aku setuju banget sama usul kamu. Lagipula kak Levi masih sibuk banget akhir akhir ini." jawab Zella yang sangat setuju dengan saran adik iparnya.


"Aku juga setuju sama kamu, La. Aku juga ngeri ngeri gimana gituh kalo ngebayangin... Emm... Ngebayangin... " Nay memutuskan kalimatnya.


"Gak asyik Nay pokoknya, bisa bisa kamu gak bangun besok paginya, gara-gara digempur semalaman ama Om Bayu." timpal Silla terkekeh.


Zella juga ikut tertawa mendengar ucapan Silla. "Iya Nay, nanti malah tes semesteran nya nyusul semuanya." timpal Zella. "Apalagi Om Bayu kayaknya udah gak sabar banget loh buat nerkam kamu." ucap Zella membuat Silla langsung tertawa terbahak-bahak.


"Kamu pasti pengalaman ngeladenin kak Levi ya Zell?" tanya Silla membuat wajah Zella bersemu merah.


"Enak aja nih anak kalo ngomong." Zella melempar bantal ke arah Silla.


"Zell, sakit banget gak sih kalo lagi pertama kali begituan?" tanya Nay dan Silla pun ikut menunggu jawaban dari Zella.


"Emmmmh, nanti kalian rasain sendiri aja deh." jawab Zella.


"Cerita dong Zell, pelit amat dah." desak Silla. "Aku mana bisa ngerasain begitu. Diantara kalian kan cuma aku yang belum nikah." gerutu Silla.


"Kalo penasaran, mending kamu minta nikah aja sama Mama Karen." timpal Zella membuat Silla makin kesal.


Ketiganya terus bertukar cerita hingga tertidur di kamar Zella.


Kini waktu telah menunjukkan pukul sepuluh malam. Para tamu undangan sudah kembali di rumah mereka masing-masing. Kini tinggal keluarga besar Bayu yang berangsur angsur pulang meninggalkan auditorium.


"Aku akan menjemput Zella," ucap Levi meninggalkan Bayu sendirian.


Bayu pun segera mengikuti langkah Levi untuk menjemput Nay. Dia pun tersenyum membayangkan malam pertamanya dengan Nay. Bayu segera menyalakan mesin mobilnya dan menuju ruko.


Sampai di depan ruko, terlihat Levi mondar mandir sambil memegang ponsel.


"Kenapa?" tanya Bayu menepuk bahu Levi.


"Ruko terkunci, om. Zella ponselnya gak aktif. Ponsel Silla juga gak diangkat nih dari tadi." jawab Levi kesal.


"Coba aku telfon Nay ya." ucap Bayu memencet no ponsel istrinya.

__ADS_1


"Gak aktif juga." ucap Bayu.


Sedangkan di kamar Zella, Silla memang sengaja me-non-aktifkan ponsel kedua sahabatnya. Ia memang sengaja mengaktifkan ponselnya sendiri agar Levi hanya berbicara dengannya.


"*Haloo, Sillaaa." teriak Levi saat panggilannya tersambung. "Bangun dong bukain pintu ruko." pinta Levi.


"Apaan sih kak? Ganggu orang tidur aja." jawab Silla dengan suara yang dibuatnya agar terdengar seperti orang bangun tidur.


"Aduh dek, tolongin buka ruko sekarang. Kakak jemput kamu sama Zella nih." Levi masih memohon di ujung telefon.


"Kamu gak kasihan juga sama Om Bayu?" tanya Levi kemudian. "Dia juga pasti mau bawa Nay pulang ke rumahnya." ucap Levi.


"Aku tuh ya lebih kasihan sama sahabat sahabat aku, kak." jawab Silla. "Minggu ini kita mau fokus buat tes semesteran dulu. Jadi Silla sama Zella mau nginep di ruko selama satu minggu." jelas Silla membuat Levi mulai geram.


"Aduh, La. Jangan macem-macem deh. Cepet bukain pintunya." sarkas Levi. "Aku dobrak yaa." Levi mulai mengancam*.


Silla langsung mematikan telefonnya dan mengirim pesan untuk kakak dan omnya.


Silla


Aku, Zella, dan Nay sudah membuat keputusan untuk fokus tes semesteran kali ini. Setelah satu minggu ini, aku akan kembalikan istri istri kalian. Itupun kalo mereka mau loh. Satu lagi, akhir pekan ini, kita akan mengadakan girl's time sebagai pengganti bridal shower Zella dan Nay yang sudah kalian hancurkan dengan pernikahan dadakan kalian. Kali ini Zella dan Nay adalah hak ku. Have a Nice Dream.


Sent : 22.45


"Aaaarrrrggghhh, Sillaaaaa. Awas aja ya kamu." rutuk Levi yang langsung masuk ke dalam mobilnya dan pulang ke mansion.


Kini tinggal Bayu terduduk lesu mendapatkan pesan dari keponakannya. Ia langsung menutup wajahnya kesal atas mimpi indahnya yang buyar. Ia pun mengetik pesan untik Silla.


Om Bayu


Dasar ya keponakan gak tau diri.


Sent : 22.47


Silla terkekeh melihat balasan dari om nya. Ia pun mematikan ponselnya dan menyusul sahabatnya tidur.

__ADS_1


__ADS_2