Dosen VS Ketua BEM

Dosen VS Ketua BEM
Part 84


__ADS_3

S A H


Kini Leon sudah resmi menjadi suami Silla. Meskipun menikah dengan cara prank dari Levi dan Bayu, ia tetap berterima kasih pada saudara iparnya itu.


Silla nampak sangat cantik dengan balutan gaun peach yang dipilihkan oleh Zella. Kini Silla didampingi kedua sahabatnya mulai berjalan mendekat ke arah tempat dilangsungkan akad.


"Mataku sepertinya sudah bermasalah gara gara banyak menangis dari kemarin." gumam Silla sambil mengedip ngedipkan matanya berulang ulang.


"Pak Dion dan Kak Leon memang hampir mirip, tapi kenapa sepertinya aku melihat kak Leon ya yang berdiri menyambutku?" celoteh Silla hingga membuat Zella dan Nay harus menahan tawanya di prosesi sakral ini.


"Sepertinya aku sudah benar-benar gila sekarang karena hanya berharap Kak Leon lah yang menikahiku." gumam Silla yang masih terdengar jelas di telinga Nay dan Zella.


Silla kini sudah berdiri di hadapan Leon, ia langsung di arahkan untuk mencium tangan suaminya. Silla yang masih belum sadar kalo yang dihadapannya Leon hanya mengikuti instruksi.


Kini keduanya berjalan ke pelaminan. Leon langsung memeluk pinggang Silla dan membuat Silla sangat terkejut.


"Oh My God, kenapa kali ini aku merasa nyaman ya?" batin Silla dalam hati. "Gak mungkin, gak mungkin kalo aku sudah menerima pernikahan ini." Silla terus menggeleng gelengkan kepalanya.


"Hai istriku," bisik Leon membuat Silla meremang dan mengalihkan wajahnya menatap Leon.


"Kau tahu Pak Dion, kenapa dari tadi aku selalu melihat wajah kak Leon di wajahmu? Bahkan suaramu terdengar seperti suara Leon." ucap Silla membuat Leon tercengang.


"Hai Silla, ini aku, Leon." jelas Leon.


"Sudahlah Pak Dion, tak perlu membohongi diriku untuk membuatku senang." balas Silla yang benar-benar mengira bahwa dirinya sedang berhalusinasi.

__ADS_1


Leon menelan ludahnya kasar. Ia tidak habis fikir kalo Silla benar-benar tidak mengenalinya. Sampai pembawa acara memberi selamat pun Silla masih juga belum sadar kalau yang sudah menikahinya adalah Leon Ozora.


"Tell me, who are you?" tanya Silla menatap ke Leon.


"I am Leon Ozora, your husband." jawab Leon dan Silla langsung memeluk nya sangat erat.


Ia benar-benar tidak mengira bahwa Leon lah yang menjadi suaminya. Kini para tamu undangan langsung riuh bertepuk tangan melihat keduanya sangat mesra.


Cium


Cium


Cium


Teriak para tamu melihat keduanya yang kini saling beradu pandang.


Silla langsung sadar seketika bahwa ia terkena prank dari kakak kandungnya sendiri. Dan tentunya ada campur tangan om Bayu. Silla langsung mencari kakaknya dari atas pelaminan. Sayangnya para tamu undangan masih meneriakkan keduanya untuk saling berciuman.


Dengan sopan Leon menelungkupkan tangannya sebagai permintaan maafnya tidak dapat memenuhi keinginan para tamu undangan.


Kini serangkaian acara pernikahan sudah terlewati, para tamu undangan juga sudah berangsur angsur pulang, hanya tinggal dua keluarga besar saja yang maaih ada di tempat diselenggarakannya pesta.


"Kak Leviiii," teriak Silla sambil mengangkat gaunnya dan turun dari pelaminan mendatangi Levi.


"Mah, lihatlah singa wanita mamah." ucap Levi pada mama Karen. "Sepertinya dia akan memelukku dan mengatakan banyak terima kasih padaku."

__ADS_1


"Sepertinya tidak begitu." jawab Mama Karen.


"Kak Levi kenapa sih jahat banget sama aku." pekik Silla sambil memukul mukul dada Levi.


"Kamu yang mulai duluan nyekap istri kakak. Enaaaak gaak dikerjain gituh?" balas Levi.


"Maaf deh. But thanks yaaa." Silla memeluk kakaknya erat.


Levi mengusap punggung Silla. "Udah melukinnya ah. Kakak sekarang mah lebih suka dipeluk istri sendiri dari pada kamu." ucap Levi.


Semuanya tertawa bahagia. Akhirnya Silla dan Leon menikah juga. Levi memang merencanakan ini sebelum mereka pergi ke Jerman.


T A M A T


Sekian Novel dari DOSEN VS KETUA BEM ya. Salam hangat dari AdindaRa.


Untuk Season 2 Dari Cerita ini udah tayang : Judulnya Mengejar Pelangi


Mampir juga ke Novel aku yang lain : Cewek Bertalenta, Gadis Scorpio, dan Complicated Mission




__ADS_1



__ADS_2