
1 minggu berlalu
kini keluarga Marcello kini dapat bernafas lega sebab Angel dan kedua orang tua nya kini sudah berada di tahanan
beberapa hari yang lalu sebelum Angel menyerah kan diri nya ke kantor polisi ia terlebih dahulu meminta di antar pergi ke kediaman Marcello untuk sekedar meminta maaf atas perilaku nya selama ini yang begitu terobsesi kepada nya.
pagi ini Marcello mengajak sang istri dan putra nya untuk berjalan jalan di sekitaran taman komplek kediaman nya.
ia ingin memanfaatkan hari libur nya untuk quality time bersama keluarga nya.
"ayo semangat mommy jalan nya" Marcello yang menggendong putra nya pun memberikan semangat untuk sang istri yang turut berjalan bersama nya.
"iya iya... " jawab citra singkat kemudian semakin mendekat ke arah suami nya yang berhenti di depan menunggui diri nya.
"capek mas, sudah kita duduk disini saja aku sudah nggak kuat" ucap Citra ketika sampai di depan sang suami kemudian duduk di kursi taman.
"ya sudah kamu duduk disini. aku akan beli minum dulu" ucap Marcello kemudian pergi ke minimarket yang tak jauh dari tempat nya berdiri.
sedangkan Citra yang kelelahan pun hanya mengangguk tanpa berbicara lagi.
sembari menunggu sang suami, ia memutus kan untuk menelepon mama nya terlebih dahulu.
"halo sayang" ucap mama diseberang sana ketika telah mengangkat telepon nya.
"halo ma, mama dimana sekarang? " tanya Citra
__ADS_1
"mama di rumah, ada apa, tumben pagi pagi udah telepon mama? " tanya mama Sonya.
"itu ma, berhubung hari ini daddy nya Al free rencana nya sore nanti Citra mau pergi ke rumah mama, kan waktu itu Citra nggak jadi kesana nya" jawab Citra. ia teringat jika diri nya belum mendatangi kediaman orang tua nya setelah insiden penusukan Marcello waktu itu.
"wah, benarkah kamu akan kesini sayang? " tanya mama yang nampak antusias
"iya ma, sekalian cari suasana baru juga. oh iya ma, kalau nggak ngerepotin citra juga mau minta sesuatu sama mama"
"tentu saja tidak sayang, memangnya kamu ingin apa? "
"ma boleh nggak Citra minta di masakin mama, apa saja yang penting mama yang masak. entah kenapa Citra sangat ingin makan masakan mama"
"oh itu mah gampang sayang. mama akan masakin makanan spesial buat kamu. oh iya nanti jangan lupa ajak Bella sekeluarga dan juga bu Fatma ya sayang, biar tambah rame rumah mama" ucap mama
"iya sayang, wa'alaikumussallam"
tutt tutt
"telepon dari siapa? " tanya Marcello yang baru saja datang bersama Al dan juga menenteng kresek di tangan nya
"tadi aku habis telepon mama, kita nanti sore ke rumah mama ya mas, semenjak kejadian minggu lalu kita kan belum jadi kesana" ajak Citra.
"iya, sebetul nya tadi aku juga mau ngajakin kamu ke rumah mama, eh nggak tahu nya malah kamu duluan yang ngajakin, sekalian kita nginep disana saja beberapa hari biar mama sama papa puas main sama Al, dan daddy puas main sama mommy nya" bisik Marcello pada kalimat terakhirnya kemudian terkekeh.
"wah ternyata ada udang di balik bakwan. tapi nanti sebelum kesana kita jemput ibu dulu di panti ya mas, mama tadi minta buat ngajakin ibu dan Bella kesana juga " ucap Citra.
__ADS_1
"iya sayang, nanti kita bareng bareng saja berangkat nya kesana. oh iya sampai lupa, ini minum dulu " ucap Marcello sembari menyodorkan satu botol air putih yang sudah ia buka tutup nya.
"terima kasih mas" ucap Citra kemudian menerima botol tersebut kemudian meminum nya.
"tumben Al anteng di pangku, biasanya selalu minta turun buat jalan sendiri" tanya Citra kepada suami nya yang tengah memangku putranya
"mungkin dia juga kelelahan, kan kamu tahu sendiri tadi dia jalan kaki lumayan jauh sebelum aku gendong"
"iya juga sih ya. hei boy, ayo main sama mommy yuk" ajak Citra mencoba meraih Al dari pangkuan daddy nya namun Al tak mau sebab dirinya kini tengah memain kan mobil mobilan mini yang baru saja di belikan daddy nya.
"dia tak mungkin mau sebab sudah punya mainan baru" ucap Marcello.
"hm, benar... lihat lah dia masih asyik memain kan mainan nya tanpa peduli dengan yang lain" ucap Citra sambil geleng geleng melihat putra nya yang nampak serius bermain mobil. mobilan nya.
"hari sudah mulai terik, kita pulang saja ya, sebentar aku akan menelepon pak ujang dulu supaya jemput kita disini" ucap Marcello yang tahu jika istri nya masih kelelahan dan tak ingin mengambil resiko sebab istri nya kini tengah mengandung.
"iya mas, aku juga ingin segera mandi pasti seger banget" ucap Citra nampak antusias dan Marcello segera menelepon pak ujang agar menjemput mereka di taman komplek.
setelah beberapa saat menunggu, akhirnya pak ujang datang dan segera membukakan pintu mobil untuk majikan nya.
"silahkan tuan, nyonya... " ucap pak Ujang.
"terima kasih pak" ucap Citra dan marcello bersamaan.
setelah memastikan majikan nya naik pak ujang bergegas menuju kemudi dan menyalakan mobil nya kemudian bergegas untuk pulang.
__ADS_1