Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 42


__ADS_3

Sudah satu minggu berlalu semenjak Citra dan Marcello mengadakan pesta pernikahannya.


kini mereka telah kembali ke kesibukan mereka masing masing, Marcello yang sedang di kantor mengerjakan setumpuk dokumen penting yang harus ia pelajari dan tanda tangani sedangkan Citra yang sudah mulai masuk kuliah kagi karena banyak mata kuliah yang ia lewatkan.


namun meski sibuk kedua nya selalu menyempatkan waktu untuk sekedar bercengkrama di sore hari selepas pulang dari kegiatan mereka masing masing.


seperti hal nya sore ini, Citra yang sedang mengidam jagung bakar buatan suaminya kini sedang berada di halaman belakang bersama dengan Bella dan Marcello. Citra dan Bella yang tengah asik ngerumpi sedangkan Marcello dengan kipas di tangannya, mengibas ibas di atas tungku arang bakaran jagungnya.


"apa kalian benar benar tidak ingin membantu daddy disini? " tanya Marcello kesal karena ia ditinggal sendiri panas panasan di depan tungku api sedangkan istri dan anaknya sedang sibuk ngerumpi


"hee hee .. " balas Bella nyengir kuda


"sudahlah dad, ini juga demi anak kamu, jangan kesal begitu muka nya. jelek tau" ucap Citra yang melihat wajah kesal suaminya itu. tapi meski begitu ia segera menghampiri suaminya.


"udah aku temenin nih, buruan gih kapan matangnya. aku udah ngiler banget nih dad" ucap Citra menahan air liur nya yang ingin menetes.


"sebentar lagi sayang, ini, tinggal sedikit lagi.. " ucap Marcello


5 menit kemudian jagung bakar ala Marcello pun matang ia segera memberikan kepada istrinya.


"ini sudah matang, makan pelan pelan " ucap Marcello sembari mengulurkan jagung bakarnya.

__ADS_1


"buat aku mana dad.. " ucap Bella yang berjalan kearahnya.


"ini, lain kali bantuin daddy " dengus Marcello namun tetap memberikan jagung bakarnya.


"iya iyaa,, siap bos" ucap Bella yang membuat Marcello gemas kemudian mengelus kepala Bella.


*****


Di tempat lain,


wanita paruh baya menghampiri suaminya yang sedang duduk di kursi kerjanya


Bagas yang mengerti maksud istrinya pun mulai membuka suara.


"menurut informasi dari anak buah papa, Citra berasal dari panti asuhan, mereka juga sempat bertanya tanya kepada pemilik panti, jika Citra ia temukan di pinggir jalan dalam keadaan lemah, yang ia mengiranya mungkin usia Citra baru beberapa hari dilahirkan, kemudian anak buah daddy memperlihatkan kalung yang sama persis seperti milik putri kita, kepada pemilik panti itu, dia mengatakan bahwa kalung itu sama persis seperti kalung yang di miliki Citra "


"tapi kita jangan gegabah dulu ma, kita harus memastikan kebenarannya dulu" sambung Bagas.


"baiklah pa, mama harap Citra benar putri kita yang hilang, mama sungguh sangat merindukannya pa" ucap Sonya menitikkan air mata.


"tenang lah ma " ucap Bagas kemudian memeluk istrinya.

__ADS_1


"papa akan mencoba untuk membuat pertemuan dengan tuan Marcello untuk membahas masalah ini" sambung lagi.


*****


Pagi harinya citra tengah bersiap siap ingin pergi ke kampus, ia kini berada di depan lemari pakaiannya, ia nampak kebingungan karena pakaiannya kini sudah sangat sempit apalagi celana jins nya yang kini sudah tidak bisa ia pakai lagi karena perutnya yang sudah mulai membuncit.


"haduh, kenapa baju baju ku pada ketat banget gini sih " gumam Citra di depan cermin memperhatikan tubuhnya yang berisi.


"ada masalah sayang? " tanya Marcello yang baru saja keluar dari kamar mandi


"lihatlah dad, kenapa bajuku semakin mengecil gini ya, " adu Citra kepada suaminya.


"bukan bajunya yang mengecil sayang, tapi badan kamu yang semakin berisi , uupps" ucap Marcello kelepasan kemudian segera menutup mulutnya.


"oh, jadi aku gendut gitu dad" ucap Citra


"enggak enggak, kamu sangat seksi sayang. ya sudah nanti selepas kamu pulang dari kampus, pergilah mencari pakaian yang baru bersama Bella " ucap Marcello menenangkan istrinya yang sensitif itu.


"hmm, baiklah. aku pakai yang ini saja kalau begitu, masih sedikit longgar " ucap Citra kemudian mengambil dress selutut yang lebih besar


Marcello hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat istri kecilnya yang sekarang sangat sensitif itu.

__ADS_1


__ADS_2