Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 68


__ADS_3

Tiba di ruang walk in closet, Citra bergegas membuka lemari yang ber isi kan deretan setelan jas mewah bermacam macam warna disana.


Citra mulai memilih pakaian yang cocok untuk suami nya kenakan pagi ini. kemudian pilihan nya jatuh pada setelah jas berwarna navy dan juga kemeja putih lengkap dengan dasi berwarna senada dengan setelan tersebut.


"ini dad, pakailah " ucap Citra kemudian menyerah kan setelan tersebut kepada suami nya.


Marcello pun menerima nya kemudian segera mengenakan nya "terima kasih sayang " ucap nya.


setelah perpakaian Marcello menyerahkan dasi nya kepada sang istri "tolong pakai kan sayang"


dengan senang hati Citra menerima dasi tersebut dan memasangkan nya tak lupa ia juga merapikan kancing jas yang belum di kancingkan.


"selesai.. " ucap Citra memandang lekat ke arah suaminya.


"aku tahu bahwa aku sangat tampan " ucap Marcello dengan santai nya.


"suami ku memang tampan" ucap Citra.


"daddy turun saja dulu temui papa, aku mau mandi dulu baru turun" sambung nya.


"baiklah aku ke bawah dulu, kamu nanti turun tangga nya pelan pelan saja, oke" ucap Marcello


"iya dad, siap.. ya sudah turun lah sekarang aku juga akan ke kamar mandi" ucap Citra.


20 menit kemudian


Citra telah selesai membersihkan diri dan memutuskan untuk langsung turun untuk menemui keluarga nya.


"sayang, kemarilah sarapan nya sudah siap" ucap mama Sonya yang melihat Citra mulai mendekat ke arah ruang makan.


"wahh.. banyak sekali makanan nya" seru Citra yang kini merasa sangat lapar melihat banyak nya makanan yang tersaji di atas meja.


"iya dong, ini mama dan Bella memasak spesial untuk kamu" ucap mama Sonya.

__ADS_1


"terima kasih ma" ucap Citra


mama Sonya pun mengangguk "ya sudah kamu makan yang banyak ya, ibu hamil kan pasti membutuhkan tenaga dobel"


kemudian Citra mengambil piring suami nya dan mengambil kan nasi serta lauk pauk nya terlebih dahulu, Marcello terus saja memperhatikan istri nya yang kini tengah melayani nya dengan sangat tulus. "terima kasih sayang.. " ucap Marcello tulus ketika istri nya selesai mengambilkan makanan untuknya dan meletakkan nya di depan nya.


"sama sama dad" ucap Citra.


kemudian Citra lanjutkan untuk mengisi piring nya yang masih kosong dengan nasi putih beserta lauk nya.


acara sarapan pagi ini begitu tenang, tak ada yang bicara sedikit pun hingga selesai sarapan.


"aku berangkat dulu ya sayang, kamu nanti di kampus hati hati " ucap Marcello kepada sang istri dan di balas anggukan kepala oleh Citra "iya dad"


"daddy berangkat dulu sayang, titip momny ya" ucap Marcello kepada putri nya.


"siap, tanpa disuruh udah selalu Bella jagain kok dad" ucap Bella.


tak lupa Marcello pun berpamitan dengan kedua mertua nya itu dan mencium punggung tangan mereka dengan takzim.


"ada apa sayang? " tanya Marcello


"nanti siang bisa anterin aku ke dokter nggak dad? aku baru inget kalau hari ini jadwal nya periksa" ucap Citra.


"mungkin nanti sehabis jam makan siang aku senggang sayang, nanti aku kabarin kamu lagi" ucap Marcello


"ya sudah dad, jangan lupa ya" ucap Citra lagi


"iya sayang, ya sudah aku berangkat dulu ya. Assalamualaikum " salam Marcello


"wa'alaikumussallam .." jawab Citra.


kemudian Citra menghampiri mama papa nya yang lebih dulu masuk dan sedang duduk di ruang tamu

__ADS_1


"kamu hari ini masuk kuliah sayang? " tanya sang papa


"iya pa, ini aku mau siap siap. oh iya pa ma nanti siang aku mau cek kandungan, barangkali kalau mama sama papa mau ikut boleh" ucap Citra.


"benarkah, ya sudah nanti biar mama sama papa yang jemput kamu dan Bella di kampus sekalian nganterin kamu ke rumah sakit, nanti biar suami kamu menyusul saja. biar tidak bolak balik" ucap sang mama yang nampak sangat antusias.


"baiklah. Citra ke kamar dulu ma, pa. mau siapin tas dulu" pamit Citra kemudian berlalu menuju ke kamarnya.


"iya nak" jawab mereka serempak.


raut wajah mama Sonya benar benar terlihat sangat bahagia, tidak di pungkiri bawasanya kembali nya sang putri ini seperti ia mendapatkan jati diri nya kembali. ia memiliki semangat hidup dan terus sehat agar bisa selalu bersama dengan anak cucu nya nanti.


papa Bagas pun demikian, ia yang biasanya menutupi ekspresi wajah nya dengan ekspresi datar, kini tak dapat menyembunyikan nya lagi. sebab sangat kentara jika raut wajah nya kini tampak bahagia.


hingga beberapa saat kemudian, Bella dan Citra turun bersamaan.


"ma, pa Citra berangkat dulu ya" pamit Citra kemudian mencium punggung tangan kedua orang tua nya.


begitu juga dengan Bella yang juga mencium punggung tangan oma opa nya.


"opa sama oma disini saja ya, jangan pulang dulu. soaalnya nanti sepulang kuliah Bella pengen belajar masak lagi sama oma" ucap Bella.


"baiklah, jika itu mau mu. oma akan tinggal beberapa saat disini, jadi kamu nggak perlu khawatir. " ucap mama Sonya


"ya sudah sekarang segera lah berangkat takut nanti macet kalian bisa telat" ucap sang papa.


Bella dan Citra pun mengangguk kemudian bergegas keluar rumah untuk pergi ke kampus bersama pak ujang.


sesampai nya di kampus Bella dan Citra bergegas menuju ke kelas nya yang 5 menit lagi pelajaran akan di mulai.


"huh.. akhirnya sampai juga" gummam Citra pelan.


"capek ya mom, nih minum dulu" ucap Bella kemudian mrnyodorkan botol minuman yang ia bawa.

__ADS_1


pelajaran pun di mulai, Citra dan Bella pun nampak fokus dengan penjelasan dosen yang ada di hadapan mereka. hingga pergantian dosen pun tiba, mereka semua menghembuskan hafas nya lega sebab pelajaran yang menguras pikiran mereka kini telah berlalu. dan kini di lanjutkan dengan mata kuliah kedua.


__ADS_2