
Tuan Bagas dan Nyonya Sonya pun masuk ke dalam rumah di susul dengan Citra dan Bella yang berada di belakang keduanya.
tak lupa Bella juga meminta bibi untuk menyiapkan minuman serta camilan untuk tamu nya.
hingga beberapa menit kemudian Marcello telah tiba di mansion nya kemudian bergegas masuk ke dalam.
"Assalamualaikum.. " salam Marcello ketika memasuki rumah nya.
ke empat orang yang sedang berbincang bincang di ruang tamu pun menoleh ke sumber suara sambil menjawab salam tersebut.
"wa'ailaikumussallam" sahut mereka serempak
"loh dad, ada apa? tumben baru berangkat udah pulang lagi? " tanya Citra yang belum mengetahui jika tadinya Bella menghubungi sang daddy.
"Bella yang menghubungi daddy mom " sahut Bella.
"tadi waktu Bella mencari keberadaan mommy, Bella nggak sengaja menguping pembicaraan mommy sama om dan tante, akhirnya Bella langsung menghubungi daddy, maafin Bella yang sudah lancang menguping pembicaraan mommy dengan om dan tante ya mom" sambung Bella.
"iya, tadi putri mu yang menghubungi ku dia bilang kalau ada tamu di rumah, jadi aku memutuskan untuk pulang " sahut Marcello.
"oh begitu, nggak apa apa bell kenapa mesti minta maaf segala" ucap Citra.
"duduklah dad " ucap Citra menepuk kursi di sebelah nya.
"maaf atas kelancangan kami datang kemari tanpa memberi tahu anda tuan Marcello " ucap tuan Bagas.
"tidak apa apa, saya mengerti tuan, nyonya. lalu bagaimana dengan hasil nya, bukankah hari ini anda berkata ingin mengambil hasil nya? " tanya Marcello.
kemudian tuan Bagas pun menyerahkan amplop putih yang tadi di berikan oleh dokter kepada Marcello.
"ternyata dugaan kami benar tuan, bahwa Citra memang Yoona putri kandung kami yang hilang " ucap tuan Bagas
"tadi setelah dari rumah sakit kami langsung datang kemari, karena saking senang nya kami lupa memberi tahu anda " sambung nya.
"syukurlah, tidak apa apa tuan. saya memaklumi hal tersebut. "
"kamu baik baik saja sayang? " tanya Marcello kepada istrinya.
__ADS_1
"ya dad, aku baik baik saja. justru aku sangat bahagia, setelah sekian lama akhirnya aku dapat bertemu dengan orang tua kandung ku" ucap Citra kembali meneteskan air mata nya.
Marcello merengkuh tubuh sang istri yang tengah menangis
"sudah jangan menangis lagi, bukan kah ini hari ini adalah hari yang membahagia kan untukmu, berhentilah menangis kasihan anak kita nanti kalau mommy nya banyak menangis dia pasti akan merasa sedih di dalam sana" ucap Marcello kemudian mengelus perut istrinya.
Citra pun mendongakkan kepalanya menatap wajah suaminya kemudian tersenyum.
"iya dad, maafin aku ya, sampai aku tak memikirkan dia" ucap Citra mengelus Perutnya.
"iya, sudahlah jangan menangis lagi. " ucap Marcello
"tunggu tunggu, jika mommy udah bertemu dengan orang tua nya, itu tanda nya Bella sekarang juga punya opa dan oma dong dad, mom" ucap Bella bersemangat.
"Iya Bell, orang tua mommy juga opa dan oma mu, benar begitu kan ma, pa" tanya Citra.
"iya tentu saja, kau sekarang menjadi cucu ku, cucu pertama ku" ucap Tuan Bagas di sertai kekehan.
orang tua dari Marcello maupun dari Gisella istrinya dulu sudah lama meninggal, itu sebab nya Bella begitu sangat bahagia ketika mempunyai anggota keluarga yang baru.
"dan untuk menantu ku, apakah kamu masih mengingin kan aku untuk memanggilmu tuan lagi?" tanya tuan Bagas kepada Marcello
kemudian mereka pun berbincang bincang ringan hingga tiba waktu nya makan siang.
pukul 11.00 WIB
Citra, Bella dan mama Sonya kini tengah berada di dapur, ketiga wanita itu sedang sibuk menyiapkan hidangan makan siang. setelah menyelesaikan semua masakannya, Citra segera memanggil papa serta suaminya untuk segera makan.
setelah selesai makan siang, Bella tiba tiba nyelutuk "dulu aku dan mommy pernah bermimpi agar bisa makan bersama keluarga besar seperti ini, kami fikir mimpi itu hanyalah harapan yang tak akan jadi nyata, tapi siapa yang sangka, mimpi kami akhirnya terwujud. Bella sangat bahagia sekali hari ini" ucap Bella yang tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya.
"syukurlah jika kamu bahagia nak, oh iya, jika oma dan opa kembali ke rumah, dan kamu merindukan kami, kamu bisa datang kapan saja ke rumah oma, oma dengan senang hati akan menyambut kedatanganmu" ucap mama Sonya.
"baiklah, berhubung makan siang sudah selesai, papa dan mama mertua bisa istirahat siang terlebih dahulu, baru sore nanti kita ke panti sesuai dengan rencana awal" ucap Marcello.
"baiklah.. " ucap kedua mertua Marcello.
Bella juga memutuskan beranjak ke kamar begitu juga dengan Marcello dan Citra.
__ADS_1
2 jam kemudian
Citra yang lebih dulu terbangun dari tidurnya melihat jam yang ada di nakas " sudah jam setengah 4 " gumam Citra, kemudian ia segera membangunkan suaminya.
"dad, bangun lah hari sudah sore, bukan kah kita akan ke panti" ucap Citra sambil menggoyang goyangkan tubuh suaminya.
"eeuuggh... " lengguh Marcello
"iya sayang, sebentar lima menit lagi ya" ucap Marcello yang ingin melanjutkan tidurnya
"baiklah kalau daddy nggak mau bangun, lebih baik aku pergi sama papa mama dan Bella saja kalau begitu" ucap Citra kemudian segera beranjak dari kasurnya.
sebelum Citra benar benar berdiri, tangan nya sudah di cekal terlebih dahulu oleh suaminya.
"iya iya sayang ini aku bangun, sudah jangan ngambek lagi. kita langsung mandi saja berdua biar bisa menghemat waktu juga" ucap Marcello kemudian lekas bangun dan menggendong istri nya menuju kamar mandi
"eh, aku bisa jalan sendiri dad.. " pekik Citra kaget
"udah kamu diem aja sayang" ucap Marcello kemudian menurun kan Citra setelah mereka sampai di dalam kamar mandi.
"sebentar aku siapkan air mandi nya dulu" sambungnya.
40 menit kemudian.
Di ruang keluarga
Bella, papa dan mama Citra sedang menunggu Citra dan Marcello yang tak kunjung datang padahal di awal mereka merencakan berangkat jam 4 sore agar tidak terlalu malam tiba di panti.
tetapi pasutri itu tak kunjung menampakan dirinya,
dengan terpaksa Bella yang sudah turun ke bawah harus naik lagi ke lantai dua guna memanggil daddy serta mommy nya.
"Bella panggil daddy dan mommy dulu oma" pamit Bella kemudian bergegas menuju lantai dua.
tok tok tok
"mom.. dad.. kalian sudah bangun apa belum sih, udah jam berapa ini. oma dan opa sudah dari tadi menunggu kalian turun tapi tak kunjung datang" teriak Bella dari luar
__ADS_1
sedangkan di dalam kamar Citra yang tengah berpakaian pun dengan terburu buru mengenakan dress nya kemudian ingin segera membuka pintu kamarnya.
"pelan pelan saja, biar aku yang membuka pintu nya" ucap Marcello kemudian berlalu