
"terima kasih atas waktu nya hari ini Tuan Marcello" ucap tuan Reyhan kemudian mengulurkan tangan nya.
"sama sama tuan, semoga ini menjadi awal yang baik untuk bisnis kita" ucap Marcello membalas uluran tangan tuan Reyhan.
setelah selesai melakukan pertemuan dengan kolega nya, Marcello kemudian meminta Yoga yang sedari tadi menemani nya untuk kembali ke kantor, sedangkan diri nya memutuskan untuk langsung menjemput istri nya di kampus.
"kamu kembali lah ke kantor dan handle pekerjaan ku disana, dan pergi lah menggunakan taksi karena mobil nya akan aku bawa untuk menjemput istri ku" ucap Marcello kepada Yoga kemudian ia memberikan beberapa lembar seratusan pada nya " ini untuk mengganti ongkos mu kembali ke kantor" ucap nya kembali.
"anda tidak repot repot tuan" ucap Yoga namun tangan nya tetap menerima uang tersebut.
Yoga pun tak mau kehilangan kesempatan itu dan ia langsung menerima uang tersebut sembari tersenyum. "tapi terima kasih atas uang transport nya tuan" ucap Yoga kemudia segera berlalu.
"ada ada saja tingkah asisten ku yang satu ini" gumam Marcello menggeleng gelengkan kepala nya.
Marcello berjalan ke arah parkiran dan mengambil mobil nya kemudian segera melaju kan mobil nya menuju kampus istri nya.
beberapa saat kemudian ia telah sampai di pelataran kampus. ia kemudian segera menghubungi sang istri untuk memberi tahu nya bahwa diri nya sudah menunggu nya di depan kampus.
tuutt tuutt..
"hallo mas" ucap Citra di seberang sana
"halo sayang, kamu dimana sekarang, apa sudah keluar kelas? " tanya Marcello kepada istri nya melalui sambungan telepon nya.
"aku baru saja selesai kelas nya mas, sekarang lagi perjalanan ke depan buat nungguin kamu" ucap Citra.
"hm ya sudah aku tutup dulu panggilan nya" ucap marcello
"iya mas"
beberapa menit berjalan kini Citra sudah berada di dekat pintu keluar kampus, ia mengedarkan pandangan nya mencari suami nya yang tadi pagi bilang ingin menjemput nya.
"lagi cari siapa sayang? " tanya marcello sambil menepuk pundak istri nya dari belakang.
"astaga mas, kaget aku.. aku lagi nyariin kamu, katanya tadi mau di jemput, kirain tadi nggak jadi." ucap Citra
__ADS_1
"jadi lah masak aku tega ngebiarin istri ku sendirian disini, yaudh yuk kita ke mobil dulu " ucap Marcello kemudian menggandeng tangan Citra dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam mobil nya.
"terima kasih mas.. " ucap Citra.
Marcello hanya mengangguk dan terus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
30 menit kemudian Marcello menghentikan mobil nya. ia berlari mengitari mobil nya dari depan kemudian ia membuka pintu mobil si samping istri nya.
"kita sudah sampai, ayo kita turun sekarang" ucap Marcello kemudian mengulurkan tangan nya.
"kita makan siang disini mas? " tanya Citra sambil terus melihat sekeliling nya.
"iya sayang, apa kamu suka? " tanya Marcello di angguki oleh Citra "citra suka mas, apa lagi melihat lingkungan nya hijau bikin Citra relax. " ucap nya.
Marcello mengajak istri nya untuk makan siang di sebuah restoran dengan nuasansa garden tersebut.
Marcello yakin bahwa keputusan dirinya membawa istri nya pergi ke restoran tersebut adalah benar, sebab ia melihat raut wajah istri nya yang sumringah melihat sekeliling sesaat setelah mereka turun dari mobil.
Marcello segera menghampiri pelayan kemudian mengatakan jika ia telah memboking 1 tempat vip sebelum nya. palayan tersebut mengangguk kemudian mengajak marcello dan Citra menuju ke ruangan nya.
Ya, sebelum itu Marcello juga sudah memesan beberapa menu kesukaan istri nya jadi ia tak perlu lagi memilih menu makanan apa yang hendak mereka makan.
sekitar 10 menit satu persatu pesanan nya datang, dengan mata yang berbinar binar Citra segera melahap makanan di depan nya.
"mas setelah dari sini kita mampir ke panti dulu yuk, udah lama aku nggak ngumpul sama adik adik panti" ucap Citra di sela makan siang nya.
"iya sayang, kita sampai sore disana pun boleh sebab hari ini aku sudah mengosongkan jadwal ku dan aku juga sudah meminta Yoga untuk menghandle pekerjaan di kantor" terang Marcello panjang lebar.
"baiklah, makasih ya mas" ucap Citra sembari tersenyum
kini kedua nya tengah menikmati makan siang nya dengan tenang, terlebih adanya pemandangan taman indah yang membuat mata mereka segar.
30 menit kemudian Citra dan Marcello selesai makan siang dan melaju kan mobil nya menuju panti.
"mas berhenti sekarang" ucap Citra secara tiba tiba membuat Marcello segera menginjak rem nya agar mobil nya berhenti.
__ADS_1
"ada apa sayang? " tanya Marcello memandang istri nya.
"pengen makan itu" tunjuk Citra kepada tukang cilok yang kebetulan berhenti di pinggir jalan.
"tapi bukan kah kamu baru saja makan sayang, apa perut mu akan baik baik saja? " tanya Marcello yang sedikit khawatir.
"iya mas, tapi sekarang aku laper lagi dan pengen banget makan cilok" ucap Citra penuh permohonan.
"baiklah kamu tunggu disini saja, aku akan membeli kan nya untuk mu" ucap Marcello kemudian bergegas keluar dari mobil menghampiri bapak penjual Cilok.
"pak tolong bungkus semua cilok nya ya. taruh di wadah plastik dijadikan beberapa porsi" ucap Marcello kepada penjual cilok tersebut.
penjual cilok itu pun awal nya terkejut tapi beberapa detik kemudian ia segera menyiapkan pesanan marcello.
10 menit kemudian pesanan marcello telah di tangan nya kemudian ia segera pergi setelah melakukan pembayaran.
"ini sayang " ucap Marcello memberikan 1 buah kantong kresek berisi kan Cilok yang sangat banyak.
"banyak sekali mas cilok nya " gumam Citra membuka kresek tersebut.
"iya tadi sekalian di borong biar bapak penjual cilok nya lekas pulang dan ini juga buat mereka yang ada di panti" ucap Marcello.
beberapa saat kemudian Citra dan Marcello telah sampai di halaman rumah panti kemudian bergegas turun. Citra membantu suami nya yang terlihat kerepotan membawa barang belanjaan pun berinisiatif untuk membantu suami nya.
"Assalamualaikum bu.. " salam Citra dan Marcello memasuki rumah panti.
"waalaikumusaallam, Citra, tuan Marcello, kalian datang.. " pekik bu Fatma senang kemudian memeluk putri angkat nya itu.
"ibu Citra kangen sama ibu, maaf ya kemarin di nikahan Bella, Citra tak sempat menemui ibu sebab Citra ketiduran" ucap Citra setelah melepas pelukan nya.
"tidak apa apa nak, ya sudah kita duduk dulu, mari tuan duduk sebelah sini" ucap Bu Fatma kemudian mempersilakan tamu nya untuk duduk.
Citra dan Marcello pun mendudukan diri nya di sofa ruang tamu sembari berbincang ringan.
hari ini Citra dan Marcello benar benar hingga sore berada di panti, mereka berdua menemani anak anak panti yang tengah bermain, dan sesekali mengajak mereka untuk sekedar bernyanyi sambil belajar, dan hal itu tentu membuat anak anak panti begitu sangat bahagia dengan kehadiran mereka.
__ADS_1
hingga waktu menunjuk kan pukul 16.30 WIB, Citra dan Marcello pun menutuskan untuk undur diri sebab waktu sudah sore.