Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 104


__ADS_3

Setelah hampir 2 jam berkutat di dapur kini di atas meja telah berjejer beberapa macam kue, ada juga gorengan yang di ingin kan Citra telah siap juga di meja.


"kue nya sudah selesai semua mom, tinggal gorengan nya aja ada yang belum di goreng" ucap Bella.


"iya Bell, duh lelah nya. kita istirahat saja Bell biar ini di lanjutin sama bibi, aku udah capek banget nih" kata Citra sembari duduk di kursi ruang makan


Bella pun meng iya kan kemudian segera mencuci tangan nya, dan langsung pergi meninggalkan Citra sendiri setelah mendengar putri nya menangis, mungkin karena terlalu lama di tinggal hingga sang putri mencari nya.


Citra sendiri kemudian berdiri dan menghampiri bi Ana yang masih di dapur


"bi, saya tinggal istirahat sebentar ya, bibi tolong terusin, tinggal goreng risol nya aja" ucap Citra


"iya Nya, akan bibi selesaikan semua nya, nyonya istirahat lah jangan sampai kelelahan" ucap Bi Ana


"iya bi, ya sudah saya tinggal ke kamar dulu ya, kalau sudah selesai semua tolong langsung di packing supaya nanti nggak ada yang tertinggal" pesan Citra.


"baik Nya" bi Ana menangguk patuh.


Citra yang memang sudah lelah memutuskan untuk langsung ke kamar nya dan mengistirahat kan tubuh nya yang lelah, tak beberapa lama kemudian ia terlelap.


ceklek


perlahan Marcello masuk dengan menggendong Al, niat nya hanya ingin mengajak sang istri untuk bermain bersama setelah beberapa jam mereka ditinggal Citra memasak di dapur.


"yah, mommy tidur sayang" ucap Marcello lirih di samping ranjang nya.


"kita keluar lagi saja yuk, kasihan mommy seperti nya sangat Lelah " ajak Marcello kepada Al yang meronta ingin di turun kan dari gendongan.


seolah mengerti akhirnya Al tenang kemudian Marcello memilih untuk mengajak Al pergi ke kolam ikan di samping kediaman nya.


sedangkan Bella yang tadi nya menghampiri Cia karena Cia menangis pun juga terlelap di kamar nya bersama sang putri setelah ia memberikan Asi kepada putri nya.


Sore hari nya setelah selesai sholat ashar mereka pun bersiap siap untuk berangkat menuju panti bersama sebelum akhir nya pergi ke mansion papa Bagas

__ADS_1


"semua sudah di masuk kan ke mobil bi? " tanya Citra bi Ana yang baru saja selesai meletak kan kotak kue ke mobil


"sudah Nya, itu juga tadi sudah saya pisah kan yang untuk di box putih tadi untuk panti dan di box coklat untuk nyonya Sonya sesuai keinginan Anda" jawab bi ana.


"ya sudah, kalau begitu kami berangkat ya bi, kalau ada apa apa segera hubungi saya" pesan Citra


"siap Nya" jawab bibi Ana kemudian membungkuk


Citra pun setelah memastikan semua nya sudsh di bawa segera menyusul suami nya yang sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil dengan Gilang yang menyetir.


"sudah selesai, ada yang tertinggal? " tanya Marcello memastikan


"sudah tidak ada, yang terpenting makanan yang tadi aku dan Bella buat sudah masuk semua itu saja sih, pakaian ganti juga sudah, sudah semua kok" jawab Citra sembari mengecek barang barang nya.


"ya sudah kalau begitu, jalan sekarang saja Lang" ucap Marcello kepada menantu nya.


Gilang segera melajukan mobil nya menuju panti untuk menjemput bu Fatma yang kebetulan sudah menunggu sesaat setelah menerima pesan dari Citra jika dirinya yang sudah dalam perjalanan ke panti.


"ini tadi Citra bikin kue bu, katanya untuk anak anak panti langsung saya taruh di dalam saja ya bu" ucap Marcello kemudian segera masuk ek dalam panti di ikuti olrh gilang.


"iya tuan, terima kasih"


setelah itu bu Fatma memanggil mbak Ayu yang kebetulan belajar bersama anak anak.


"ayu, sini sebentar nak" panggil bu Fatma kepada mbak Ayu.


"iya ada apa bu? "tanya mbak Ayu yang baru saja tiba di hadapan bu Fatma.


"itu tadi Citra bawakan makanan, nanti kamu bagiin ke anak anak ya" ucap bu Fatma.


"iya bu, nanti setelah selesai belajar akan aku bagikan ke anak anak" ucap mbak Ayu.


"ya sudah ibu pamit, kamu hati hati di rumah ya" pamit bu Fatma, bersamaan dengan Marcello dan Gilang yang baru saja kembali dari dalam.

__ADS_1


"ayo kita berangkat sekarang bu" ajak Marcello


"baik tuan" ucap bu Fatma mengangguk.


mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kediaman papa Bagas setelah selesai menurun kan barang bawaan nya yang memang di berikan untuk panti.


Gilang memacu mobil nya dengan kecepatan sedang mengingat ia membawa keluarga besar nya, ia juga memilih jalan utama di banding jalan alternatif untuk menuju ke kediaman papa Bagas sebab ia merasa masih sedikit trauma akan kejadian beberapa waktu lalu.


sementara Cia tertidur di pangkuan mama nya, Al justru tengah berceloteh tak jelas di kursi belakang bersama daddy nya. sesekali ia juga ingin di pangku mommy nya, kemudian oma Fatma.


"kamu itu ngomong apa sih Al" Citra yang sejak tadi diam pun mulai mengomentari tingkah Al yang lucu itu.


"dia lagi seneng seneng nya di ajakin main, tuh lihat, sampai segitu nya ngelihatin mobil yang lewat" ucap Bu Fatma sembari terkekeh.


"iya bu, saking jarang sekali ku ajak keluar naik mobil, jadi sekali nya di ajak keluar senang nya bukan main" ucap Citra.


sedangkan Marcello yang tengah memangku putra nya nampak kuwalahan sebab Al yang menengok ke kanan dan ke kiri melihat sekeliling nya.


setelah hampir 30 menit berkendara, sampailah mereka di kediaman papa Bagas.


papa Bagas dan mama Sonya sudah sedari tadi menunggu kedatangan rombongan Putri nya dengan duduk berdua di teras pun beranjak kemudian segera menghampiri putri nya, tidak, papa Bagas tidak menghampiri Citra ia justru melewati putri nya kemudian mengulurkan tangan nya di depan Al yang di gendong daddy nya.


"ayo ikut opa sayang" ajak papa Bagas kepada Al.


dengan senang hati Al mengulur kan tangan nya juga agar sang opa dapat menjangkau tubuh nya untuk di gendong membuat Citra mendengus


sedangkan mama Sonya juga tak mau kalah, ia segera menghampiri Bella kemudian meminta Cia yang sedang dalam gendongan Bella untuk dia gendong.


"sini biar oma yang gendong, kamu pasti capek dari tadi pangku Cia" ucap mama Sonya.


setelah mengambil masing masing anak, papa Bagas akhir nya mempersilahkan mereka untuk masuk.


"oh iya sampai lupa, ayo masuk dulu " ajak papa Bagas kemudian melangkah masuk ke dalam rumah dan membawa nya duduk di ruang keluarga.

__ADS_1


__ADS_2