Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 56


__ADS_3

"apa tidak mengganggu pekerjaan mu kalau aku duduk di pangkuanmu dad? " tanya citra yang merasa tak enak jika harus mengganggu suaminya


"tidak sayang, diam lah sebentar aku akaj selesaikan pekerjaan ku dulu. "ucap marcello sembari berkutat dengan komputer nya.


akhirnya Citra pun diam, menurut apa yang suaminya katakan.


di ruangan berbeda, nampak Bella yang baru saja mandi dan berpakaian, tengah memain kan ponsel nya sambil senyam senyum.


'sejauh ini daddy belum mengetahui jika aku berpacaran dengan kak Gilang, bagaimana reaksi daddy ya jika mengetahui aku sudah berpacaran, terlebih berpacaran dengan rekan bisnisnya. apakah bakal semulus yang ku perkirakan, atau daddy akan menentang nya. ' gumam Bella lirih.


tak mau terlalu banyak berpikir yang membuat kepalanya pusing, ia pun memutuskan untuk menelepon kekasih nya itu.


"hallo sayang.. " ucap Gilang di seberang sana.


"hallo, kamu di mana sekarang ?" tanya Bella


"aku di rumah sekarang, ada apa hm? " tanya Gilang balik


"enggak ada apa apa sih, tapi kok kedengeran nya rame gitu" ucap Bella.


"oh itu, iya aku sekarang lagi ada di ruang keluarga, lagi ngumpul sama papa dan mama.. tumben kamu nelfon aku duluan, kangen yaa.. " goda Gilang


"ish apaan sih, enggak tuh " elak Bella


"jangan seperti itu, tinggal bilang kangen saja kok malu malu mau sih sayang" ucap Gilang yang semakin menggoda kekasihnya itu.


"jangan godain terus kenapa sih, ingat, belum halal ga boleh goda goda gitu " ucap Bella kesal, padahal yang terjadi kini pipi nya sedang merona karena malu.

__ADS_1


"oh jadi sekarang sudah siap di halalin nih" ucap Gilang


"emang kamu berani sama daddy, nggak takut kena tinju? " tanya Bella.


"kamu nantangin ya sayang, baiklah besok aku akan menemui daddy mu, kamu. tunggu saja kedatangan ku ya" ucap Gilang.


"eh, jangan dulu, aku masih belum siap" cegah Bella, yang merasa takut jika nanti daddy nya akan mengerjai nya.


"sssttt.. sudah tunggu saja kedatangan ku besok" ucap Gilang.


"baiklah terserah kamu saja lah.. " pasrah Bella.


kemudian percakapan mereka pun berlangsung hingga 1 jam lebih lama nya, mungkin karena efek tidak bertemu beberapa hari membuat mereka saling melepas rindu. Bella dengan kesibukan kampusnya sedangkan Gilang disibukkan dengan kerjaan kantor yang bahkan biasanya membuat pria itu harus ke luar kota bahkan keluar negeri. hingga membuat mereka sangat jarang bertemu.


Di ruang kerja Marcello, kini ia telah menyelesaikan pekerjaannya kemudian pandangannya teralih ke arah istrinya yang tengah terlelap mendekap nya.


"kasihan sekali istri kecil ku pasti dia sangat lelah hingga ketiduran seperti ini " ucap Marcello lirih.


di saat sedang berjalan ke arah tangga, ia berpapasan dengan putrinya.


"belum tidur sayang..? " tanya Marcello kepada Bella


"belum dad, belum ngantuk juga" jawab Bella


"tumben mommy tidur di gendong daddy, emang mommy tidur dimana dad ?" tanya Bella kepada daddy nya ketika melihat mommy nya berada dalam gendongan daddynya.


"tadi habis nemenin daddy di ruang kerja, nggak tahu nya malah ketiduran, ya sudah daddy ke kamar dulu, kamu jangan tidur malam malam, ingat, besok kuliah lo" ucap Marcello.

__ADS_1


"iya dad, ini mau ambil minum dulu, habis itu langsung tidur kok" ucap Bella.


kemudian kedua nya berpisah, Marcello dengan hati hati membawa istrinya menaiki anak tangga menuju kamarnya. setelah sampai di depan pintu kamarnya ia segera membuka dan berjalan menuju tempat tidur. di rebahkan pelan pelan istrinya agar tidak terbangun.


"selamat tidur sayang, terima kasih sudah mau menemani ku tadi " ucap marcello kemudian mengecup kening istri nya.


setelahnya Marcello bergegas untuk mencuci tangan dan mengganti pakaiannya, kemudian segera menyusul istrinya yang tengah tidur.


"mimpi indah sayang.. " ucap Marcello kemudian ikut terlelap.


Pukul 01.00 WIB


Citra perlahan membuka mata nya, ia nampak bingung sebab seingatnya ia terakhir kali berada di ruang kerja suaminya dan sekarang ia sudah berada di kamar, kemudian pandangan nya beralih ke arah suami nya yang sedang tidur terlelap.


"terima kasih dad" ucap Citra lirih.


kemudian ia membuka selimutnya dan segera turun, namun suara serak suaminya menghentikan aktifitasnya.


"kamu mau kemana malam malam seperti ini sayang" tanya Marcello yang masih memejamkan mata nya.


"aku mau ke dapur dad, perut ku sangat lapar sekali " jawab Citra jujur.


dengan segera Marcello membuka matanya kemudian langsung duduk.


"seharusnya kalau lapar, segera bangunkan aku, agar kamu tidak sendirian malam malam seperti ini" ucap Marcello


"aku hanya tidak ingin membangunkan tidur mu dad, sebab ku lihat kamu sangatlah lelah" ucap Citra.

__ADS_1


"tidak, aku tidak lelah, sekarang ayo kita ke dapur, aku akan menyiapkan makanan untukmu" ucap Marcello kemudian bergegas turun mengampiri istrinya.


Citra pun hanya mengangguk kemudian segera turun dan mengikuti suaminya.


__ADS_2