Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 41


__ADS_3

Setelah selesai sarapan kemudian Citra meminta suaminya untuk mengantarkan nya ke suatu tempat.


"dad, kita kesana yuk, sepertinya seru kalau kita berjalan jalan di kebun teh itu" ucap Citra sembari menunjuk kebun teh yang sangat luas yang letaknya tak jauh dari tempat ia makan yang sempat ia lihat sebelum ia masuk ke dalam restoran.


"apa kau tidak lelah sayang? " tanya Marcello yang sedikit khawatir terhadap istrinya karena kemarin selepas resepsi ia menggempur istrinya meskipun hanya satu ronde tetapi membuat dirinya langsung tertidur.


"tidak dad.. " jawab Citra singkat kemudian menatap Marcello penuh harap


"ayolah kita kesana, lagipula ini masih pagi udaranya sangat bagus buat baby dad, aku janji nanti kalau udah ngerasa capek aku langsung bilang sama daddy" ucap Citra merayu Marcello


"oke, bailah kita kesana. tapi beneran ya kalau capek harus bilang gausah takut" ucap Marcello kemudian menggandeng tangan istrinya menuju ke perkebunan tersebut.


"iya dad.. " ucap citra.


*****


Bella merasa bete Karena hari ini begitu sangat lama karena tidak ada Citra yang menemaninya.

__ADS_1


di tengah rasa bete nya tiba tiba ia di kejutkan oleh teleponnya yang berdering. di lihatnya nama pemanggil itu kemudian segera mengangkatnya.


'Citra ' gumam Bella bahagia sebab Citra menghubunginya.


"hallo mom, isshh kenapa nggak ngabarin aku sama sekali sih, aku kangen tau, tau nggak kalau aku benar benar merasa suntuk hari ini tanpa dirimu" cerocos Bella panjang lebar setelah ia menerima panggilan tersebut


"***maafin aku ya bell, aku janji setelah ini aku bakalan pulang kok, lagipula mana bisa aku cuti kuliah lama lama, nanti malah semakin menumpuk tugas ku. "


"mungkin lusa aku sama daddy akan pulang***" sambungnya lagi.


"baiklah, kamu sekarang di culik daddy dibawa kemana memangnya mom? " tanya Bella yang penasaran, sebab daddy nya membawa Citra secara mendadak, bahkan tidak memberi tahunya sama sekali.


"tidak tidak, daddy tidak mengizinkan kamu kesini, bisa bisa kalau acara bulan madu daddy kalau kamu kesini" ucap Marcello setelah merampas hp milik Citra.


"ishh daddy, ayolah, bolehkan aku kesana, dirumah sangat sepi " ucap Bella menggoda daddy nya.


"no, daddy bilang tidak ya tidak sayang, kamu tenang saja lusa kita akan aegera pulang " ucap Marcello

__ADS_1


"baiklah, aku menyerah. Bella titip mommy ya dad, ingat jangan buat Citra dan adikku kelelahan" ucap Bella berpesan.


"siap sayang" jawab Marcello kemudian menutup teleponnya sepihak.


"isshh daddy apa apa an sih, aku kan belum selesai bicara sama mommy, kenapa langsung di matikan sih " gumam Bella kesal.


ia ingin menelepon balik Citra tetapi ia urungkan sebab mata kuliah selanjutnya akan segera di mulai.


*****


"kok di matikan sih dad, kan aku belum selesai bicara sama Bella " ucap Citra.


"hmm sudahlah mending kita nikmatin hari ini, kalau kamu teleponan terus sama Bella bisa bisa aku di anggurin disini sendiri" ucap Marcello memanyunkan bibirnya.


"astaga daddy, sama anak sendiri cemburu" ucap Citra tak menyangka.


"biarlah, sekarang kamu fokus saja sama aku, lagipula kita disini juga nggak lama, lusa kita pulang. pasti bakalan sedikit waktu kita untuk berduaan begini" ucap Marcello sembari memeluk Citra dari belakang.

__ADS_1


"iya dad, yasudah kita lanjutkan jalannya ya dad, aku ingin kesana. sepertinya bagus disana" ucap Citra menunjuk kedepan yang melihat beberapa warga tengah memetik daun teh.


Marcello hanya mengangguk kan kepala dan mengikuti kemana langkah kaki Citra melangkah.


__ADS_2