
Pagi hari nya
di sebuah rumah sederhana, sepasang suami istri paruh baya tengah bersiap siap untuk pergi menjemput sang anak yang hari ini terbebas dari masa tahanan nya, siapa lagi kalau bukan Angel, model cantik yang karir nya kini redup dan telah jatuh bangkrut karena telah berani mengusik keluarga Marcello.
"sudah ma? " tanya Irfan, papa Angel
Wanda pun mengangguk "sudah pa, kita berangkat sekarang saja pa biar tidak terlalu siang" ucap nya setelah mengunci pintu rumah nya.
kedua paruh baya tersebut pun mulai melangkahkan kaki nya menuju pinggiran jalan raya guna untuk mencari dan menaiki angkot.
walaupun kebangkrutan nya sebenarnya karena ulah anak nya namun mereka tetap peduli terhadap putri semata wayang mereka, namun sayang itu sebenarnya semata mata untuk memperalat putri nya agar mau bekerja sama dengan mereka untuk melenyapkan Marcello sekeluarga
di tempat lain
"haahhh... akhirnya aku terbebas juga " ucap Angel sembari merentangkan tangan nya ketika keluar dari lapas. ia mengedarkan pandangan nya mencari kedua orang tua nya yang katanya akan menjemput dia pagi hari ini.
"ck, kemana mama sama papa, kenapa lama sekali sih. " Angel berdecak kesal sebab kedua orang tua nya tak kunjung datang.
"kalau aku ada uang buat ongkos pulang nggak akan mau aku berlama lama nungguin mereka disini" ucap Angel tambah kesal
beberapa saat kemudian kedua orang tua Angel, Irfan dan Wanda pun tiba di lapas dan langsung menghampiri putri nya.
"mama sama papa kenapa lama sekali sih" dengus Angel kepada kedua orang tua nya.
"tadi lagi nungguin angkot makanya lama, ya sudah kita pulang sekarang" ucap mama Wanda
__ADS_1
setelah menempuh perjalanan kursng lebih 45 menit, sampailah mereka di depan rumah sederhana yang tak terlalu bagus. Angel mengedarkan pandangan nya dengan tatapan jijik.
"mama sama papa serius kita tinggal di rumah jelek kayak gini" ucap Angel dengan nada tidak suka
papa Irfan yang sudah geram dengan putri nya yang sedari tadi mengomel pun angkat bicara, "jelek seperti ini sudah bisa melindungi kita dari panas dan hujan, kita seperti ini juga karena ulah kamu sendiri Angel, perusahaan papa bangkrut, rumah dan mobil kita di sita bank, semua aset yang kita punya hilang begitu saja dalam sekejap, jika kamu ingin hidup mewah, maka singkirkan Marcello dan keluarga nya lalu kuasai hartanya" ucap papa Irfan penuh penekanan.
"sekarang masuklah, hanya rumah jelek ini yang kita punya saat ini" sambungnya datar.
setelah beberapa saat akhirnya ketiga orangtersebut punmasuk ke dalam rumah sederhana itu meskipun Angel masih terus saja menggerutu kesal.
*****
Di Mansion Marcello
Siang ini Citra baru saja pulang dari kampus dan langsung bergegas menghampiri putra nya yang tengah bermain bersama dengan daddy nya.
"hari ini aku free sayang, makanya aku bisa pulang siang, kamu bersih bersih badan dulu sana, setelah itu kita makan siang" ucap Marcello kemudian melanjutkan bermain bersama putra nya.
"hm iya mas. tunggu sebentar ya aku ganti baju dulu setelah itu aku akan kesini lagi" ucap Citra kemudian bergegas ke kamarnya.
setelah kurang lebih 15 menit Citra berada di kamar, kemudian ia keluar dengan sudah berganti baju santai nya.
"sudah selesai mas, ayo kita makan siang dulu, aku udah laper banget ini" ajak Citra kepada suami nya
Marcello pun mengangguk kemudian menyerahkan Al kepada pengasuhnya.
__ADS_1
"sus tolong jaga Al dulu ya, saya tinggal sebentar"
"baik tuan"
Di ruang makan mereka tengah menunggu bibi yang sedang menyajikan masakan nya di meja.
"bagaimana kuliah mu hari ini, apakah dia rewel? " tanya Marcello sembari mengelus perut Citra.
"semua lancar kok mas, dia juga nggak rewel sama sekali, jadi aku bisa enjoy kuliahnya" jawab Citra
"syukurlah, jika ada apa apa segera hubungi aku atau yang lain nya ya"
"iya mas"
"silahkan di nikmati nyonya tuan" ucap bi Ana.
"iya terima kasih bi" ucap Citra kepada bi Ana yang baru saja selesai menyajikan masakannya. bibi Ana pun langsung kembali. ke dapur untuk membersihkan dapur yang baru saja di pakai.
"biar aku yang ambilkan" cegah marcello ketika Citra ingin menyendok kan nasi ke piring nya dan langsung saja Marcello yang menyendok kan nasi ke piring nya juga ke piring istri nya begitu juga dengan lauk pauk nya.
"terima kasih mas, " ucap Citra setelah Marcello selesai mengambilkan makanannya
Marcello pun mengangguk "makanlah.."
kedua nya pun makan dengan nikmat, sedangkan Al sedang bermain bersama pengasuh nya karena dia sudah lebih dulu makan siang.
__ADS_1
papa dan mama Citra telah kembali ke kediaman nya pagi tadi begitu juga dengan Bella dan suami nya. alhasil mansion menjadi agak sepi.