Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 116


__ADS_3

"Yoga sesuai dengan ucapan saya kemarin, bahwa hari ini saya akan berlibur dengan keluarga saya, saya percayakan perusahaan kepada kamu untuk sementara kamu handle ketika saya pergi, jika ada masalah segera kabari saya. " ucap Marcello dengan Yoga melalui sambungan telepon nya.


"baik tuan, saya akan usahakan agar tidak membuat kekeliruan dan bisa menjalankan amanat anda dengan baik " jawab Yoga di seberang sana.


sejujurnya Yoga merasa keberatan ketika Marcello menitipkan perusahaan kepada diri nya keberatan bukan karena pekerjaan nya yang semakin banyak tetapi ia takut tak dapat menjalankan amanat nya dengan baik, namun karena rasa balas budi nya pada Marcello akhir nya Yoga menerima mandat tersebut meskipun dalam hati ia juga merasa sedikit cemas.


2 minggu, bisa ia bayangkan betapa repotnya dirinya ketika bos nya cuti selama itu, dan dia harus merangkap pekerjaan nya dengan pekerjaan bos nya.


entah apa yang ada di pikiran bos nya hingga tenang tenang saja ketika perusahaan nya di handle orang lain, lagi lagi, Yoga tak dapat menolak perintah bos nya.


"ada lagi yang bisa saya bantu tuan? " tanya Yoga.


"tidak ada, itu saja cukup Yog, aku percaya sama kamu" ucap Marcello


"ya sudah itu saja, saya tutup telepon nya" sambung nya dan langsung menutup panggilan,


panggilan di putus bertepatan dengan kedatangan Citra menghampiri Marcello di ruang kerja, Marcello yang berdiri membelakangi pintu pun segera menoleh


"sudah selesai sayang? " tanya Marcello ketika istri nya menghampirinya


"sudah semua mas. seperti kata mu tadi, tak perlu membawa banyak pakaian, jadi aku hanya membawa beberapa saja" jawab Citra.


"ya sudah ayo kita turun, mereka pasti sudah menunggu kita, maaf tadi tak bisa membantu kamu berkemas" ucap Marcello.


"hm.. tak masalah, hanya mengemas pakaian tidak susah sama sekali, aku tahu kamu pasti juga sibuk mas"


"makasih ya mas, di tengah kesibukan mu kamu masih bisa menyempatkan waktu untuk keluarga kita" sambung citra kemudian memeluk suami nya.


"aku bekerja untuk kalian, jika kalian tak dapat menikmati nya maka aku akan sangat rugi sekali" ucap Marcello sambil terkekeh.


kemudian Citra mengendurkan pelu kan nya "ish.. jangan terlalu di forsir ya mas, tetap jaga kesehatan kamu" ucap Citra menatap manik mata suaminya.


"tentu sayang, ya sudah ayo kita turun, bisa khilaf aku kalau kelamaan disini berdua sama kamu" ucap Marcello kemudian segera mengajak Citra untuk berkumpul dengan keluarganya di bawah.


"dasar mesu m" ucap Citra pelan.


*****


di lantai bawah ruang keluarga semua sudah berkumpul termasuk Citra dan Marcello, setelah dirasa semua sudah selesai bersiap dan berkumpul mereka memutuskan untuk segera berangkat ke bandara.

__ADS_1


50 menit kemudian


kini seluruh keluarga besar Marcello telah memasuki jet pribadi milik Marcello dan telah duduk di kursi masing masing karena sebentar lagi mereka akan segera berangkat


"kita sebenarnya mau kemana sih mas? " tanya Citra yang masih belum di beri tahu akan tujuan nya. setelah mendapati suaminya sudah duduk dengan baik ia segera melontarkan pertanyaan untuk nya.


"kita akan berkeliling dunia, em lebih tepatnya mengunjungi beberapa negara seperti kata ku dulu" jawab Marcello.


"memangnya kapan mas bilang seperti itu, tapi tunggu. bukan nya dulu mas bilang nya Bella dan Gilang yang akan pergi berdua keliling dunia? " tanya Citra dengan keheranan.


"iya memang untuk Bella dan Gilang, tapi tidak hanya mereka berdua, tapi kita semua ikut sayang. selama kita menikah aku belum pernah sekalipun mengajak mu untuk sekedar singgah keluar negeri karena kesibukanmu dan juga anak anak masih terlalu kecil, jadi aku putuskan untuk mengajakmu pergi setelah kamu selesai wisuda saja sekalian biar kamu bisa refreshing juga" jawab Marcello


"makasih ya mas, udah selalu bisa membuat kami bahagia" ucap Citra.


"sama sama sayang, baiklah berhubung nanti kita akan di atas awan selama beberapa jam, kamu istirahat lah aku dan anak anak tidak akan mengganggu kamu" ucap Marcello.


"baiklah, kebetulan aku juga ngantuk banget ini"


sementara di kursi lain, Al nampak berceloteh dengan adik adik nya yang membuat semua orang dewasa tertawa.


setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama hingga 16 jam di atas awan, kini mereka telah tiba di tujuan pertama yaitu Perancis.


sesampainya di bandara mereka bergegas keluar menuju tempat penjemputan, disana nampak terlihat beberapa mobil berjejer rapi, sang supir dengan pakaian hitam datang menghampiri Marcello kemudian menunduk hormat.


"Ya Dav, kita berangkat sekarang saja, mereka sudah sangat kelelahan" ucap Marcello.


Dav/ David mengangguk patuh dan mulai mengambil alih koper mereka untuk di masukkan ke dalam bagasi di ikuti supir yang lain nya.


sesampainya di mansion, mereka di sambut oleh para pelayan yang berbaris rapi di samping pintu masuk.


"selamat datang kembali tuan" ucap mereka serempak.


Sedangkan Marcello hanya mengangguk kemudian berjalan lurus memasuki mansion nya.


"berhubung masih terlalu pagi, kita istirahat dulu di mansion, setelah di rasa cukup, baru nanti kita jalan jalan" ucap Marcello kepada semuanya sebelum mereka memasuki kamar nya masing masing.


"ya, mama juga sudah sangat lelah"


"ibu juga"

__ADS_1


kemudian Marcello meminta para pelayan untuk mengantarkan keluarganya menuju kamar masing masing, Marcello pun turut pergi menuju kamarnya di ikuti sang istri.


sesampainya di depan pintu kamar, ia perlahan membuka nya, kemudian masuk dengan menggandeng tangan sang istri, sejenak dirinya terdiam menelisik sekeliling. mengingatkan dirinya akan masa kecilnya, kamar masa kecil nya dulu ketika masih bersama dengan kedua orang tua nya masih terlihat rapi bahkan barang barang masa kecilnya pun masih ada disana, didalam lemari kaca yang nampak terlihat sangat jelas. 'mom, dad, Marcello pulang... ' ucap Marcello lirih.


"mas... " panggil Citra dengan mengelus lembut lengan suami nya,


"selamat datang dirumah mommy daddy sayang" ucap Marcello memandang istri nya.


Citra membalas dengan senyuman, "kamu pasti teringat masa kecilmu dulu? " tanya Citra.


"ya kamu benar. aku teringat masa masa dulu ketika masih bersama mommy daddy disini, tapi itu sudah berlalu, kini aku sudah memiliki kalian, mommy daddy pasti juga sudah bahagia disana, ya sudah kita istirahat sekarang kamu pasti kelelahan" ucap Marcello sambil menuntun sang istri mendekati kasur nya.


"tidurlah barang sebentar nanti kita jalan jalan sepuasnya" ucap Marcello kemudian merebahkan tu buh nya yang lelah.


"iya mas..." Citra hanya menjawab seperlunya, jujur dirinya juga merasa sangat lelah.


*****


Siang hari nya mereka sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan sekaligus makan siang, sebab tadi sesampainya di mansion mereka langsung tidur dan mengabaikan sarapan nya dan akhirnya sarapan pun di gabung dengan makan siang.


Al, Cia, Azzam dan Azzura pun mulai berlari larian seakan mereka tak pernah merasa lelah padahal perjalanan yang memakan waktu tak sedikit, dengan hanya istirahat mereka kembali segar bahkan tanpa rasa malas mereka mulai bermain kejar kejaran.


*****


Di tengah gemerlapnya cahaya lampu yang menyinari jalanan, kini Marcello dan Citra tengah duduk di sebuah kursi taman dengan pemandangan menara Eiffel di depan nya.


Citra duduk dengan kepala menyender di bahu sang suami sambil sesekali ia melihat ke arah dimana anak anaknya tengah bermain bersama kakek nenek nya.


"sayang... " panggil Marcello


"hm.. ya mas? " ucap Citra dengan masih mempertahankan posisi nya.


"terima kasih sudah bertahan dengan ku, memberi kan banyak warna di hidup ku.."


"berjanjilah pada ku bahwa kamu akan selalu berada di samping ku apapun dan bagaimana pun keadaan nya"


"aku tak bisa berjanji, tetapi aku akan berusaha untuk selalu ada di samping mu mas. menemani dan mendampingi mu, hingga kita tua bersama. "


dengan tangan yang saling menggenggam dan tatapan mereka yang lurus kedepan, seakan tak ingin berpisah kedua nya mengucap janji di dalam hati nya masing masing.

__ADS_1


'*Terima kasih engkau telah memberikan ku pasangan yang sangat cantik dan baik hati, semoga kami dapat meraih surga Mu bersama sama, aamiin..,'


'meskipun kita di pertemukan dengan cara yang tidak terduga, namun melalui tangan Mu lah kami bisa bersama Ya Allah, semoga kami dapat membawa cinta kami hingga ke Surga Mu nanti, Aamiin*.. '


__ADS_2