Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 67


__ADS_3

Kini Marcello sekeluarga termasuk dengan mertua nya telah sampai di mansion nya.


awal nya mama serta papa Citra ingin pulang ke mansion nya sendiri, tetapi Citra meminta kedua orang tua Citra untuk menginap di mansion nya.


terlebih mereka baru saja bertemu, Citra masih belum ikhlas jika harus berpisah lagi kengan kedua orang tua nya meskipun itu hanya sekedar pulang ke mansion nya sendiri.


dan disinilah mereka sekarang, duduk di ruang keluarga sebelum memutuskan untuk tidur.


Citra yang dulu nya selalu menempel ke suami nya, kini ia lebih dekat dengan papa nya, membuat Marcello mendengus kesal.


"sudah lah dad, muka nya jangan di tekuk gitu kenapa sih, masak sama mertua sendiri di cemburui" ucap Citra menggoda suami nya dengan memeluk papa nya posesif. ia tahu kini suami nya tengah cemburu kepada mertua nya itu.


"enggak kok, siapa yang cemburu" ucap marcello.


"ya sudah aku tinggal ke ruang kerja dulu, ada pekerjaan yang harus aku selesaikan" ucap Marcello kemudian berjalan menuju lantai 2 dimana ruang kerja nya itu berada.


"baiklah, nanti aku akan menyusul" ucap Citra.


setelah beberapa saat berbincang bincang. Bella, papa dan mama Citra pun memutuskan untuk ke kamar masing masing.


berbeda dengan Citra yang lebih dulu menyusul suami nya di ruang kerja nya.


"dad.." panggil Citra setelah masuk ke ruang kerja suami nya.


Marcello pun menoleh ke arah citra "ya sayang, kamu belum tidur? " tanya nya.


"belum dad, tadi setelah berbincang bincang aku langsung menuju ke ruangan daddy, apa masih lama dad" tanya Citra


"tinggal sebentar lagi sayang. sebentar ya" ucap Marcello kemudian melanjutkan pekerjaannya di temani ssng istri yang duduk di sofa tak jauh dari meja Marcello.


15 menit kemudian Marcello pun beranjak dari duduk nya.


"sudah selesai, sekarang ayo kita ke kamar" ucap Marcello kemudian menggandeng tangan istri nya.


kedua nya pun berjalan keluar ruangan tersebut menuju ke kamar mereka yang letak nya tak jauh dari tempat mereka saat ini.


ceklek


"silahkan masuk istri ku.. " ucap Marcello dengan membuka kan pintu kamar mereka.

__ADS_1


"terima kasih suami ku" ucap Citra dengan malu malu.


"jangan langsung tidur dad, bersih bersih dulu, cuci tangan cuci kaki dan cuci muka. kemudian ganti baju. sebentar aku ambilkan baju nya dulu" ucap Citra ketika melihat suami nya yang langsung berbaring di atas kasur setelah masuk ke kamar.


"iya sayang, makasih ya" ucap Marcello kemudian segera beranjak.


setelah bersih bersih kedua nya kini tengah duduk di atas kasur bersandar pada headboard.


"bagaimana dengan acara pernikahan nya Bella dad? " tanya Citra membuka obrolan.


"soal masalah pernikahan Bella, daddy serah kan semua pada Bella biar dia yang menentukan pilihan nya mau seperti apa nanti acara nya, tapi meski begitu aku tetap akan memantau semuanya.


kalau kamu mau membantu Bella tidak apa apa, tetapi jangan terlalu di forsir. nanti akan ada penanggung jawab nya sendiri, tinggal kalian bilang mau seperti apa nanti acara nya, biar orang orang ku yang bekerja " jawab Marcello


"oh begitu. bagus lah kalau begitu. aku tadi sempat kefikiran soal itu. karena kan waktu nya hanya tinggal 1 bulan saja. takut nanti nggak keburu nyiapin acara nya" ucap Citra.


"kamu tenang saja, aku sudah mengatur semua nya, kita tinggal mengadakan pertemuan dengan Designer dan juga WO. jadi biar Bella bisa bicara langsung dengan mareka apa yang dia inginkan" ucap Marcello.


"iya dad, jangan di ulur ulur waktu pertemuannya, takutnya nggak keburu." ucap Citra.


"iya iya, kamu tenang saja. besok aku akan meminta Yoga untuk menghubungi mereka dan mengatur jadwal pertemuan nya.


*****


Pagi hari nya.


Citra terbangun dari tidurnya kemudian menggeliat kan tubuh nya.


'ternyata sudah pagi' gumam Citra kemudian segera beranjak ke kamar mandi.


setelah membersihkan diri dan berwudhu ia pun membangun kan suami nya agar bisa sholat shubuh berjama'ah.


"dad sudah adzan ayo bangun kita sholat shubuh berjama'ah. " ucap Citra di samping suami nya.


Marcello perlahan membuka mata kemudian tersenyum, "cantik sekali istri ku" ucap Marcello ketika melihat Citra yang sudah mengenakan mukena nya.


"tunggu sebentar, aku ke kamar mandi dulu" ucap Marcello kemudian beranjak ke kamar mandi.


30 menit kemudian, setelah selesai sholat shubuh, Citra memutuskan untuk membuatkan sarapan untuk seisi rumah sebelum ia berangkat ke kampus.

__ADS_1


ia menutuni satu persatu anak tangga dengan hati hati, setelah sampai di lantai satu ia bergegas menuju ke dapur. dari kejauhan ia melihat mama nya tengah berada di dapur bersama Bella putri nya, dengan segera Citra menghampiri kedua nya yang tengah fokus memasak itu.


"wah wah, seperti nya aku terlambat nih" seloroh Citra sesampai nya ia di dapur.


"enggak apa apa mom, lagi pula udah ada aku sama oma, jadi momny ga usah khawatir, hari ini yang menyiapkan sarapan aku dan oma, benar kan oma" ucap Bella antusias.


"iya sayang, biarkan mama dan cucu mama saja yang menyiapkan sarapan, kamu temani lah suami mu, mungkin saja dia membutuhkan sesuatu " ucap mama Sonya.


"beneran nih aku nggak usah ikut bantuin" ucap Citra.


"iya mom, nggak usah biar aku sama oma aja. sekali kali belajar masak sama oma" sahut Bella.


"pergilah temani suami mu" ucap mama Sonya.


"baiklah kalau kalian memaksa, aku akan dengan senang hati menuruti nya" kelakar Citra


"ya sudah aku ke kamar dulu ma, Bell. kalau butuh bantuan tinggal panggil aku saja di kamar." ucap Citra lagi.


"iya mom. beres" ucap Bella kemudian mengacungkan jari jempol nya.


Citra yang tadi nya bersemngat untuk membuat sarapan pun terpaksa putar balik karena sudah ada yang menyiapkan sarapan, ia bergegas menuju ke lantai 2 untuk menemui suami nya yang barang kali memerlukan bantuan dari nya.


ceklek


pintu kamar di buka pelan oleh Citra, ia mengedarkan pandangan ke segala arah mencari suami nya, namun ia tak menemui suami nya. dilihat nya pintu kamar mandi yang tertutup, itu tanda nya suaminya kini tengah mandi.


ceklek.


pintu kamar mandi terbuka, keluar lah Marcello dengan bertelanjang dada dan hanya mengenakan kain handuk yang terlilit di pinggang nya.


"loh sayang, kok kamu disini? bukan nya tadi bilang nya mau dapur?" tanya Marcello


"iya dad, aku balik lagi soal nya mama sama Bella udah disana nyiapin sarapan lebih dulu, mereka juga meminta ku untuk kembali ke kamar menemani mu disini" jawab Citra.


"oh, ya sudah. sayang boleh bantu aku memilih kan pakaian ku, hari ini aku ada rapat penting pagi ini" ucap Marcello.


"boleh dad, maaf tadi aku kelupaan nyiapin baju nya, sebentar aku siapin dulu" ucap Citra kemudian berjalan ke tempat walk in closet


"terima kasih sayang" ucap Marcello kemudian mengikuti istri nya dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2