Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 92


__ADS_3

Di rumah sakit


kini Marcello telah di pindah kan ke ruang perawatan setelah menjalani operasi nya. Citra, Bella dan juga Gilang dengan setia menunggu dan menanti Marcello membuka mata nya.


permasalahan tadi Citra serahkan semua nya pada menantu nya karena dirinya hanya ingin fokus mendampingi suami nya yang masih belum sadarkan diri.


tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 wib.


Citra masih menunggu suami nya sambil duduk di sebelah brangkarnya sedangkan Bella dan juga Gilang memilik untuk duduk di sofa menemani Al dan juga Cia, tiba tiba ponsel milik Citra berdering tanda ada panggilan masuk ke ponsel nya. dengan segera ia mengambil ponsel nya dari dalam tas yang ia letak kan di atas nakas, "mama" gumam Citra ketika mendapati mama nya tengah menelepon, "astaga aku lupa memberi tahu mama sama papa" ucap Citra sambil menepuk kening nya, Bella dan Gilang yang mendengar Citra kaget pun menoleh


"ada apa mom? " tanya Bella, mereka semua lupa untuk memberi tahu mama sonya dan papa Bagas akan insiden hari ini sebab keadaan waktu itu sangat mencemaskan, Bella yang sedang menenangkan mommy dan menjaga Al, sedangkan Gilang tengah mengurus administrasi dan juga menemui polisi yang mengantar mereka. sehingga tak ada yang memberi tahu mama Sonya dan papa Bagas jika mereka tak bisa datang.


"aku lupa mengabari mama sama papa Bell, sebentar aku angkat dulu telepon nya" ucap Citra.


"iya mom" ucap Bella kemudian melanjutkan main nya di sofa bersama Al.


Citra memilih mengangkat telepon mama nya di luar ruangan sebab tak ingin mengganggu yang lain.


"assalamualaikum ma" salam Citra ketika mengangkat sambungan telepon nya.


"wa'alaikumussallam sayang, kamu jadi berangkat kesini jam berapa nak, bukan kah tadi bilang nya sore mau kesini kok sampai sekarang mama sama papa tunggu belum ada yang datang? " tanya mama Sonya di sebersng sana yang belum mengetahui jika anak menantu nya terkena musibah.


"ma... " panggil Citra dengan nada bergetar, rasanya sangat berat memberi tahu mama nya akan insiden tadi sore yang mrmbuat Citra kembali teringat kejadian itu.


"iya nak, kamu kenapa menangis? " tanya mama sonya yang mendengar suara Citra berubah lirih dan bergetar


"kami sedang berada di rumah sakit ma"


"rumah sakit? siapa yang sakit nak? "


"mas Marcell ma, tadi waktu kami dalam perjalanan ke rumah mama, mobil kami di hentikan oleh para preman, dan mereka menghajar mas Marcell dan juga Gilang ma, akibat penyerangan itu mas Marcell mendapati satu luka tusuk di perut nya ma" ucap Citra sambil menyeka air mata nya yang kini mulai berlinang.


"astaga, lalu bagaimana sekarang keadaan suami mu nak? kalian semua bagaimana? " tanya mama di seberang sana yang nampak terkejut juga khawatir.


"kami semua baik baik saja ma, mas Marcell baru daja selsai operasi, dan untung saja luka nya tidak terlalu dalam" jawab Citra.

__ADS_1


"syukurlah, sekarang kamu kirim alamat rumah sakit nya mama dan papa akan segera kesana" ucap mama Sonya


"iya ma"


*****


Mama Sonya yang baru saja mendapatkan kabar buruk itu pun bergegas menghampiri suami nya yang berada di ruang tamu, ia tadi berencana untuk menunggu anak cucu mantu nya datang, namun karena tak kunjung datang papa Bagas meminta mama Sonya untuk menghubungi putri nya.


"pa.. papaaa... " dari ruang tengah mama Sonya berteriak memanggil suami nya.


papa Bagas yang sedang di ruang tamu mendengar istri nya memanggil nya pun langsung beranjak dan menghampiri mama Sonya "ada apa sih ma malem malem kok teriak teriak " tanya Papa Bagas


"menantu kita, menantu kita terkena musibah pa, sekarang papa nggak usah banyak tanya, sekarang siapin mobil kita ke rumah sakit sekarang" ucap mama Sonya dengan mata yang berkaca kaca


papa Bagas pun tak berani meneruskan niatnya untuk bertanya meskipun ia juga bingung dan penasaran. kemudian ia bergegas menyiapkan mobil sedangkan mama sonya kembali ke belakang untuk mengambil sesuatu.


setelah beberapa saat, mama Sonya telah kembali dan menghampiri papa Bagas yang menunggu nya di dalam mobil.


"sudah ma, tidak ada yang tertinggal? " tanya papa Bagas ketika istri nya telah masuk ke dalam mobil.


"sudah semua pa, mama hanya membawakan makan malam untuk mereka, mama yakin mereka pasti lupa kalau mereka belum makan" ucap mama Sonya


papa Bagas pun mengangguk dan melajukan mobil nya menuju rumah sakit yang sebelum nya di beri tahu kan oleh Citra.


*****


Di rumah sakit


Marcello perlahan membuka mata nya, ia menoleh ke arah samping dimana tangan nya sedang di genggam sang istri sambil menunduk, mungkin istri nya tengah Tertidur pikirnya, kemudian Marcello berniat membangun kan istri nya sebab ia tak tega jika istri nya yang kini tengah hamil harus tidur dengan kondisi yang kurang nyaman.


"sayang" panggil Marcelli lirih sambil menggerak kan jemari nya agar istri nya bangun


Citra yang memang tertidur pun merasakan ada yang memanggil diri nya, ia segera membuka mata dan mengangkat kepala nya, pandangan nya bertemu dengan netra suami nya yang menatap dirinya.


"mas, kamu sudah Sadar? " tanya Citra.

__ADS_1


Marcello pun mengangguk "iya sayang "


"sebentar aku panggilkan dokter dulu" ucap Citra segera memanggil dokter


setelah beberapa saat dokter pun datang kemudian mengecek kondisi Marcello. "kondisi tuan Marcello kini sudah jauh lebih baik" ucap sang dokter kepada Marcello dan Citra.


"syukurlah"


"lalu kapan saya bisa pulang dokter? " tanya Marcello


"dalam satu atau dua hari kedepan seperti nya sudah bisa pulang tuan, hanya tinggal menunggu keadaan anda saja, jika semakin membaik maka besar kemungkinan anda segera pulang" jawab sang dokter.


"ada lagi yang ingin di tanyakan tuan? " sambungnya


"tidak ada dokter, itu saja" ucap Marcello.


"baiklah, kami pamit undur diri, jika ada perlu panggil saya saja" ucap sang dokter kemudian segera undur diri.


"terima kasih dok" ucap Marcello dan citra bersamaan.


setelah kepergian sang Dokter, Marcello yang ingin duduk namun di cegah oleh Citra.


"mau kemana mas? " tanya Citra


"aku hanya ingin duduk saja sayang"


"no, jangan macam macam, lebih baik mas tiduran saja" ucap Citra tegas.


"hm, baiklah. lalu dimana anak anak, kenapa sepi disini? " tanya Marcello yang mrngingat ketika ia bangun hanya ada dirinya dan juga istri nya.


"tadi Al rewel, jadi Bella dan Gilang ajak Al keluar, mereka meminta aku untuk tetap disini istirahat sambil menunggui mas" jawab Citra.


terdengar pintu ruang rawat Marcello di ketuk dari luar


"sebentar aku lihat dulu, mungkin mama dan papa yang datang" ucap Citra kepada Marcello dan langsung beranjak

__ADS_1


ceklek


Citra pun membuka pintu kamar tersebut, "Selamat malam" ucap para pria itu kemudian tersenyum.


__ADS_2