
Di kediaman Marcello
setelah Citra dan Bella pamit untuk ke salon, mama Sonya dan ibu Fatma melanjutkan obrolan nya yang sempat terjeda tadi pagi sebelum sarapan, sedangkan para laki laki kini tengah mengawasi anak anak yang mulai bermain berlari larian.
"ayok istirahat dan minum dulu anak anak " seru papa Bagas menginterupsi Al dan adik adik nya
Al dan Cia yang tengah main kejar kejar an pun menghentikan langkah kaki mereka dan menoleh ke arah papa Bagas.
"iya opa" seru Al
"iya uyut" seru Cia dengan suara gemas nya.
sedangkan si kembar sudah beberapa menit yang lalu menyudari acara lari lari nya dan memilih untuk bermain mainan nya sambil duduk di tikar.
di tengah tengah obrolan yang mengalir tak tentu arah, mama Sonya tak sengaja menoleh ke arah jam yang melekat di tangan nya. pukul 9.15 menit.
"astaga" pekik mama Sonya terperanjat kaget.
"ada apa?" tanya Bu Fatma keheranan.
bahkan para laki laki pun menoleh ke arah mama Sonya dengan tatapan mata yang menunjuk kan rasa penasaran.
"sudah jam 9 lebih, kenapa nggak ada yang sadar sih, kalau sudah siang, kita kan akan pergi ke wisuda Citra dan Bella" seru mama Sonya.
"astaga kamu benar ma, ya sudah kita bubar sekarang dan bersiap siap, nanti kita kumpul di teras" seru papa Bagas memberi instruksi dan di angguki oleh semua orang yang ada disana.
__ADS_1
dengan cepat papa bagas dan mama Sonya pergi ke kamar untuk segera berganti pakaian, begitu juga dengan bu Fatma dan yang lain nya. mereka nampak terburu buru, bahkan Gilang yang tadi di beri pesan sang istri pun menyerahkan keperluan Cia kepada pengasuh nya sebab jika dia yang mengurusnya tentu akan memakan banyak waktu, Al dan si kembar pun sama, kini mereka semua telah kembali ke kamar masing masing untuk bersiap siap.
Di tempat lain,
setelah keluar dari salon, Citra dan Bella bergegas menemui pak Ujang yang sedang menunggu nya di dalam mobil yang terparkir tak jauh dari tempat nya saat ini.
*tokk
tokk
tokk*
Citra mengetuk kaca mobil depan, membuat pak Ujang yang tertidur di mobil pun terbangun.
"astaga nyonya" seru pak Ujang kaget sebab baru sadar jika dirinya ketiduran dan bergegas keluar untuk membuka kan pintu untuk majikan nya itu.
"tidak apa apa kok pak, lagipula tadi kami juga lumayan lama di dalam. ya sudah kita langsung ke kampus saja pak" seru Citra sembari masuk ke dalam mobil.
"baik nyonya " pak ujang mengangguk kemudian menutup pintu mobil tersebut.
"Sudah siap semuanya? " tanya papa Bagas ketika semua orang telah berkumpul di teras.
"sudah pa, anak anak juga sudah sama pengasuh masing masing" jawab Marcello.
"baiklah kita berangkat sekarang sebelum acara di mulai " ajak papa Bagas.
__ADS_1
2 mobil yang membawa keluarga besar Marcello perlahan meninggalkan mansion nya menuju kampus sang istri, meski terburu buru ia tetap meminta sang supir untuk mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang, terlebih anak anak bersama pengasuh nya berada di mobil kedua di temani oleh mama Sonya dan Bu Fatma.
25 menit kemudian mobil mereka memasuki pelataran kampus, bertepatan dengan mobil yang membawa Citra juga baru saja sampai dan untung nya acara belum di mulai.
"mas... " panggil Citra yang melihat suami nya turun dari mobil, Marcello yang di panggil segera menoleh ke sumber suara.
"sayang... kamu juga baru sampai? " tanya Marcello.
"iya mas, anak anak mana? "
"tuh, lagi sama oma oma nya" tunjuk Marcello ke arah mama Sonya dan bu Fatma.
Citra dan Bella ingin melangkah kan kaki nya menghampiri mama Sonya dan Bu Fatma tetapi langkah nya terhenti ketika mendengar instruksi bahwa para wisudawan dan wisudawati di mohon untuk segera menempati kursi yang telah di sediakan karena acara akan segera di mulai.
alhasil kedua nya pun mengurungksn niatnya untuk menghampiri buah hati nya dan memilih untuk segera masuk ke aula.
"mas aku dan Bella masuk dulu ya, titip anak anak" ucap Citra
"iya sayang, kamu tenang saja aku sudah meminta panitia acara untuk memberikan tempat untuk keluarga kita" jawab Marcello.
"makasih mas" ucap Citra.
kita masuk dulu dad" pamit Bella.
"iya sayang, masuklah nanti kami menyusul" ucap Marcello.
__ADS_1
Citra dan Bella bergegas untuk. masuk ke aula sedangkan Marcello. menghampiri anak anak nya dan mengajak mereka untuk menuju salah satu tempat yang memang telah di sediakan panitia untuk dirinya dan keluarga.