
Setelah menjelang pagi, mama Sonya dan papa Bagas pun memilih untuk pulang terlebih dahulu dan akan kembali di siang hari nya.
di perjalanan ke parkiran mama Sonya membuka obrolan dengan suami nya.
"Pa, kita jangan dulu, kita mampir ke panti nya Citra. kurasa Marcello lupa tak memberi tahu mertua nya di panti" ucap mama Sonya
"baiklah, sekalian kita ajak bu Fatma untuk membantu kita menyiapkan acara cucu kita" ucap papa Bagas.
tak berselang lama kemudian kedua paruh baya itu pun sampai di parkiran kemudian bergegas untuk masuk ke mobil nya dan segera pergi.
45 menit kemudian mobil papa Bagas pun sampai dan berhenti di halaman panti. papa Bagas dan mama Sonya pun keluar dari mobil dan langsung berjalan menuju rumah panti.
"assalamualaikum " salam kedua paruh baya itu.
"wa'alaikumussallam... " jawab wanita paruh baya dari dalam yang tak lain adalah bu Fatma.
"wah, ada nyonya Sonya dan tuan Bagas.. " seru bu Fatma kemudian mempersilahkan tamu nya untuk masuk.
"silahkan duduk tuan, nyonya.. " ucap bu Fatma.
"terima kasih bu" ucap mama sonya kemudian segera duduk di ikuti oleh papa Bagas yang duduk di sebelah nya.
"sebentar saya tinggal kebelakang dulu" ucap bu Fatma kemudian undur diri karena ingin mengambilkan minum untuk tamu nya.
5 menit kemudian, bu Fatma datang sembari membawa nampan dengan 2 gelas teh hangat kemudia meletak kan di meja.
"maaf lama, silahkan di minum tuan, nyonya" ucap bu Fatma.
"tidak apa apa, terima kasih bu. maaf kami merepotkan" ucap papa Bagas.
"tidak merepotkan sama sekali. oh iya seperti nya ada yang ingin anda sampaikan tuan, sebab melihat anda pagi pagi sekali sudah kemari bersama nyonya Sonya pasti ada yang ingin di sampai kan?" tanya Bu Fatma.
"oh iya saya sampai lupa, saya ingin memberi kan kapan kepada bu Fatma kalai Citra batu saja melahirkan tadi malam, " ucap papa Bagas.
"apa, benarkah? " tanya bu Fatma
"iya benar bu"
"lalu bagaimana sekarang keadaan nya, bagaimana dengan anak nya? " tanya Bu Fatma.
"alhamdulillah keadaan Citra baik baik saja sekarang, dia wanita yang kuat. bayi nya pun sama, dia berjenis ke lamin laki laki, tampan sekali bu" ucap nyonya Sonya.
lalu dirumah sakit mama dia berada, dan kapan boleh pulang? " tanya Bu Fatma
"dia sekarang di rawat di rumah sakit kasih bunda dan untuk perihal keluar mungkin nanti kalau tidak besok, menunggu keputusan dari dokter bu" jawab Mama Sonya
__ADS_1
"barangkali jika ibu mau, bisa nanti berangkat ke rumah sakit bersama saya" ajak mama Sonya.
"tak perlu nyonya, nanti saya akan berangkat bersama para pengurus panti saja untuk menengok Citra " ucap bu Fatma.
"baiklah kalau itu mau bu Fatma. oh iya kemarin marcello meminta kami untuk menghandle perihal akikah putra nya, dapatkan bu Fatma membantu kami? " tanya nyonya Sonya.
"tentu, apa yang bisa saya bantu nyonya" tanya Bu Fatma.
mama Sonya pun menjelaskan perihal anak anak panti yang di undang Marcello untuk acara akikahan putra nya, mama Sonya juga meminta bu Fatma untuk. menghandle anak anak panti..
setelah kurang lebih 1 jam di panti, akhirnya mama sonya dan papa Bagas pun pamit untuk pulang mengingat ada hal penting yang ingin papa Bagas kerjakan di kantor.
"baiklah bu, itu saja yang ingin saya sampaikan, kami mohon undur diri" pamit mama Sonya.
"iya nyonya, terima kasih atas kunjungan nya" ucap bu Fatma.
*****
Di Rumah Sakit
Citra dan Marcello yang baru saja menghabiskan sarapan nya pun menoleh kearah pintu yang baru saja di buka. disana terdapat suster yang membawa putra mereka di dalam box bayi kemudian perlahan berjalan kearah nya.
"nyonya, bayi nya sudah selesai di bersihkan, jika anda ingin menyu sui nya silahkan, saya pamit, permisi" ucap suster tersebut
"terima kasih sus" ucap Marcello dan Citra bersama an
"hai boy.."
"tampan nya... "
"sebentar ya, aku kasih asi dia dulu" ucap Citra kemudian membalik kan badan nya agar yang lain tak dapat melihat nya
"iya mom"
Siang hari nya bu Fatma datang menjenguk Citra bersama dengan mbak Ayu.
"bagaimana keadaanmu sekarang nak? " tanya bu Fatma
"alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik bu, "
"syukurlah." ucap bu Fatma sambil menitik kan air mata nya
"bu, kenapa menangis? "
"ibu hanya masih tak menyangka, jika putri kecil ibu kini sudah dewasa dan sudah menjadi seorang ibu "
__ADS_1
Citra pun menghapus air mata Bu Fatma kemudian tersenyum, "jangan menangis lagi bu, "
*****
Sore hari nya Citra tengah bersiap siap untuk pulang setelah dokter mengizinkan nya pulang. ia segera mengganti pakaian di bantu oleh suami nya, sedangkan bayi nya ia titipkan kepada Bella dan Gilang.
hingga beberapa saat kemudian Citra telah selesai berganti pakaian kemudian menghampiri Bella yang sedang memangku adiknya, "aku sudah selesai mengganti baju, kita pulang sekarang saja ya biar tidak kemalaman sampai rumah"
"iya mom " Ucap Bella kemudian segera berdiri.
"biar daddy saja yang menggendong, kamu berjalan saja sama mommy" ucap Marcello
mereka berempat keluar dari rumah sakit itu kemudian marcello dan Citra memasuki mobilnya yang di dalam nya sudah ada pak Ujang duduk di belakang kemudi.
sedsngkan Bella bersama suaminya menaiki. mobil nya sendiri namun nanti akan ikut mansion daddy nya.
"kita berangkat sekarang tuan? " tanya pak Ujang
"iya pak, tapi jangan pelan saja ya" ucap Marcello
"baik tuan" kemudian mobil nya pun melaju dengan kecepatan sedang cenderung pelan.
30 menit kemudian tibalah mereka di halaman mansion nya, dengan segera pak Ujang membukakan pintu untuk majikan nya itu.
"terima kasih pak" ucap Marcello setelah keluar dari mobil sambil menggendong bayi nya
"sama sama tuan"
"ayo sayang" ucap Marcello mengajak istri nya untuk segera masuk
Citra pun berjalan pelan menuju pintu mansion nya bersama dengan suami serta anak dan menantu nya, ketika pintu itu di buka oleh Citra
"SELAMAT DATANG TUAN MUDA KECIL" ucap semua asisten rumah tangga nya. disana juga ada mama, papa, bu Fatma dan mbak Ayu.
Citra yang melihat nya pun kerkejut karena tak menyangka jika penghuni mansion nya akan menyambut kedatangannya juga putra nya apalagi melihat orang tua nya juga ada disana.
tak hanya itu saja, mereka juga sudah mendekor ruang tamu dengan banyaknya balon dan juga beberapa ucapan selamat untuknya dan juga ada beberapa makanan yang tersaji disana
Citra pun teringat ketika siang tadi bu Fatma dan mbak ayu pamit untuk pulang, juga dengan orang tua nya yang baru saja datang, namun terburu buru pulang setelah dokter memberikan izin untuk pulang. ternyata mereka ingin memberikan kejutan untuknya.
"terima kasih atas sambutan nya, aku tidak menyangka jika kalian akam memberikan kami kejutan ini" ucap Citra
"sama sama nyonya, selamat atas kelahiran tuan muda kecil, semoga menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada kedua orang tua nya" ucap salah satu asisten nya.
"aamiin, terima kasih"
__ADS_1
kemudian Citra dan yang lainnya pun duduk di ruang tamu sembari menikmati sajian yang telah mereka siapkan. tak lupa juga ia meminta semua pegawai dirumah nya untuk ikut menikmati hidangan tersebut.
'sungguh indahnya kebersamaan' ucap Citra dalam hati sembari tersenyum ketika melihat semua nya tengah tertawa bahagia disana.